TULUNGAGUNG - Air Terjun Jurang Senggani terletak di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dengan jarak sekitar 30‑33 km atau perjalanan sekitar 45 menit dari pusat kota Tulungagung.
Kawasan ini berada di lereng Gunung Wilis, dikelilingi hutan pinus asri dan udara pegunungan yang sejuk.
Keindahan Alam dan Pesona Air Terjun.
Air terjun utama memiliki ketinggian sekitar 50–80 meter dengan debit air jernih yang mengalir langsung dari tebing vertikal ke kolam alami di bawahnya.
Lingkungan hutan cemara menciptakan suasana sangat menenangkan dan penuh nuansa alami. Kolam airnya relatif aman untuk berenang dan bersantai, cocok bagi keluarga termasuk area anak-anak.
Harga tiket air terjun jurang senggani Tulungagung termasuk sangat ekonomis, hanya dengan Rp 3.000 hingga Rp 8.000 per orang, tergantung sumber yang dilaporkan.
Biaya parkir sekitar Rp 5.000 per kendaraan. Tempat ini buka sepanjang hari, ada laporan buka 24 jam, meski idealnya datang antara pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB agar fasilitas lebih optimal.
Jurang Senggani awalnya dikembangkan sebagai Bumi Perkemahan (Buper) seluas 6,2 hektar, dengan area camping, api unggun, dan wahana outbound seperti flying fox (panjang sekitar 100 m), jembatan gantung, dan tangga jaring.
Pengunjung juga dapat menikmati berbagai spot foto Instagramable: payung gantung, rumah pohon, frame love, ayunan, dan gardu pandang untuk menikmati pemandangan hutan pinus.
Ada pula kantin kecil yang menyediakan makanan dan minuman lokal khas Tulungagung seperti sayur pare dan kopi hangat dengan harga sekitar Rp 10.000 .
Tips Wisata
Datang pagi atau sore saat cuaca sejuk dan pengalaman lebih tenang.
Gunakan alas kaki nyaman karena trekking menuju air terjun bisa mencapai 4 km melewati jalur menurun dan berbatu .
Jika ingin camping atau ikut wahana outbound, siapkan uang tunai beberapa fasilitas hanya bisa bayar langsung di lokasi.
Waktu terbaik mengunjungi air terjun adalah saat debit air tidak sedang rendah, misalnya bukan musim kemarau panjang.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz