TRENGGALEK - Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Trenggalek, Jawa Timur, menawarkan wisata alam yang unik dan edukatif.
Dengan jalur kayu yang dikenal sebagai "Jembatan Galau", pengunjung dapat menikmati keindahan ekosistem bakau, menjelajahi sungai, dan belajar tentang keanekaragaman hayati Trenggalek.
Cocok untuk liburan keluarga, pecinta alam, hingga pemburu foto Instagramable saat mampir ke Trenggalek.
Lokasi dan Jadwal Buka
- Lokasi: Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur – dekat Pantai Cengkrong, sekitar 4 km dari Pantai Prigi
- Jam Operasional: Setiap hari, pukul 06.00 – 17.00 WIB
Keanekaragaman dan Daya Tarik
-
Terdapat lebih dari 25 jenis tumbuhan bakau, seperti Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Avicennia alba, dan lainnya
-
Habitat berbagai biota laut, termasuk sekitar 80 jenis ikan, 30 jenis udang, dan 50 jenis burung sebagai tempat berkembang biak dan berlindung
-
Jembatan Galau, jalur kayu unik yang melintasi hutan bakau, menawarkan spot foto menawan lengkap gazebo untuk berteduh
-
Pengunjung bisa menyewa perahu kecil untuk menyusuri alur Sungai Kalisongo dan memotret suasana “Venesia ala Trenggalek”
-
Cocok sebagai wisata edukasi untuk mempelajari ekosistem mangrove sambil menikmati keindahan alam
Tips Berlibur ke Hutan Mangrove Pancer Cengkrong
-
Datang saat pagi atau sore hari agar cuaca tidak terlalu panas.
-
Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman karena jalur bisa licin.
-
Bawa kamera atau ponsel untuk mengabdikan pemandangan unik.
-
Sediakan air minum dan camilan ringan, terutama jika datang bersama keluarga.
-
Jangan membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kelestarian alam sekitar.
Hutan Mangrove Pancer Cengkrong bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang belajar yang terbuka untuk semua.
Pemandangannya indah, tiket masuk terjangkau, dan nuansa alamnya benar-benar menyegarkan.
Baik untuk liburan, foto-foto, maupun edukasi, tempat ini cocok untuk semua kalangan yang ingin bersantai penat di tengah alam yang asri. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah