Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Danau Kakaban di Kalimantan Timur: Ekosistem Langka, Surga Dunia di Pulau Derawan

Savina Ayu Wardani • Minggu, 5 Oktober 2025 | 03:09 WIB
Kalimantan Timur tidak hanya terkenal dengan hutan tropis dan kekayaan lautnya, tetapi juga menyimpan sebuah danau yang sangat unik bernama Danau Kakaban.
Kalimantan Timur tidak hanya terkenal dengan hutan tropis dan kekayaan lautnya, tetapi juga menyimpan sebuah danau yang sangat unik bernama Danau Kakaban.

TULUNGAGUNG - Kalimantan Timur tidak hanya terkenal dengan hutan tropis dan kekayaan lautnya, tetapi juga menyimpan sebuah danau yang sangat unik bernama Danau Kakaban.

Danau ini terletak di Pulau Kakaban, bagian dari Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau.

Keunikan Danau Kakaban membuatnya dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata alam yang langka di dunia karena memiliki ekosistem yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Danau Air Payau di Tengah Laut

Danau Kakaban terbentuk akibat proses geologis ribuan tahun yang lalu.

Pada masa itu, Pulau Kakaban terangkat dari dasar laut sehingga terbentuk sebuah cekungan besar.

Air laut yang terperangkap di dalam cekungan bercampur dengan air hujan, menciptakan sebuah danau air payau yang sangat luas di tengah pulau.

Fenomena alam ini sangat jarang terjadi sehingga menjadikan Danau Kakaban sebagai salah satu danau paling unik di dunia.

Habitat Ubur-Ubur yang Tidak Menyengat

Daya tarik utama Danau Kakaban adalah keberadaan ribuan ubur-ubur tidak menyengat.

Ada empat jenis ubur-ubur yang hidup di danau ini, di antaranya adalah Aurelia aurita dan Mastigias papua.

Karena hidup terisolasi selama ribuan tahun tanpa predator, ubur-ubur di Danau Kakaban beradaptasi hingga kehilangan kemampuan menyengat.

Fenomena ini hanya ditemukan di beberapa lokasi di dunia, dan Danau Kakaban merupakan salah satu yang terbesar.

Ekosistem Unik dan Endemik

Selain ubur-ubur, Danau Kakaban juga menjadi rumah bagi berbagai organisme air yang langka.

Di dalamnya terdapat spons laut, kerang air payau, alga hijau, serta berbagai mikroorganisme yang hanya bisa ditemukan di habitat khusus seperti ini.

Ekosistem Danau Kakaban adalah kombinasi yang sangat jarang terjadi, karena mengandung unsur ekologi laut dan air tawar sekaligus, sehingga menjadikannya laboratorium alam yang berharga untuk penelitian.

Salah Satu Danau Ubur-Ubur Terbesar di Dunia

Luas Danau Kakaban mencapai sekitar 5 kilometer persegi dan dikelilingi oleh tebing kapur serta hutan tropis yang masih alami.

Ukurannya yang besar menjadikan Danau Kakaban sebagai salah satu danau ubur-ubur terbesar di dunia, bahkan lebih luas dibandingkan danau ubur-ubur yang ada di Palau, Mikronesia.

Destinasi Wisata dengan Aturan Konservasi

Meskipun menjadi tujuan wisata favorit, Danau Kakaban tetap dijaga dengan ketat untuk melindungi ekosistemnya.

Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan alat selam seperti sirip panjang atau tabung oksigen agar tidak merusak habitat ubur-ubur.

Aktivitas wisata yang diperbolehkan biasanya hanya berupa berenang santai dan snorkeling dengan peralatan sederhana.

Hal ini dilakukan agar wisatawan bisa menikmati pengalaman unik sekaligus menjaga kelestarian danau.

Danau Kakaban di Kalimantan Timur adalah salah satu permata tersembunyi Indonesia yang menawarkan keindahan sekaligus keunikan ekosistem langka.

Dengan habitat ubur-ubur tidak menyengat, ekosistem endemik, dan ukuran yang luas, Danau Kakaban tidak hanya menjadi destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga menjadi simbol pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Mengunjungi Danau Kakaban berarti menikmati pesona alam sekaligus belajar tentang betapa rapuh dan berharganya ekosistem unik di bumi ini.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#danau #kakaban #kalimantan timur