Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jelajahi Solo: 15 Destinasi yang Wajib Dikunjungi untuk Liburan Tak Terlupakan

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Senin, 8 Desember 2025 | 05:33 WIB

Ini dia 15 wisata yang wajib kalian kunjungi.(Pinterest)
Ini dia 15 wisata yang wajib kalian kunjungi.(Pinterest)

RADAR TULUNGAGUNG - Solo, kota yang terkenal dengan julukan Kota Budaya adalah permata Jawa Tengah yang memadukan tradisi, sejarah, dan modernitas.

Dari megahnya keraton dan warisan batik yang mendunia, hingga pemandangan alam yang sejuk dan pasar malam yang meriah, Solo menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Setiap sudut kota ini menyimpan cerita unik tentang kehidupan, seni, dan budaya masyarakat Jawa.

Bagi wisatawan yang ingin menyelami kekayaan budaya sekaligus bersantai dan berfoto, Solo adalah destinasi yang sempurna. 

1. Keraton Surakarta Hadiningrat 

Photo
Photo

Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan pusat kebudayaan Jawa di kota Solo.

Didirikan pada awal abad ke-18, keraton ini menjadi saksi sejarah pemerintahan Kesunanan Surakarta.

Bangunan keraton menampilkan arsitektur tradisional Jawa yang megah, lengkap dengan pendopo, bangsal, dan taman.

Di sini pengunjung bisa melihat koleksi pusaka keraton, gamelan kuno, kereta kencana, hingga pakaian adat kerajaan.

Selain wisata sejarah, keraton juga sering menjadi tempat pertunjukan seni tradisional seperti tari Jawa klasik.

Kunjungan ke keraton memberikan pengalaman mendalam tentang kehidupan kerajaan Jawa dan nilai-nilai budaya lokal.

2. Pura Mangkunegaran

Photo
Photo

Pura Mangkunegaran adalah istana kedua yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan di Solo.

Dibangun pada abad ke-18, istana ini memiliki kombinasi arsitektur Jawa dan Eropa yang unik.

Di dalamnya terdapat ruang-ruang kerajaan yang memamerkan koleksi artefak, lukisan, peralatan upacara, dan dokumen sejarah penting.

Pura Mangkunegaran juga menjadi lokasi pertunjukan seni tradisional, termasuk gamelan dan tari klasik Jawa.

Wisata di sini tidak hanya memuaskan mata, tetapi juga memberi wawasan tentang kehidupan para bangsawan dan tradisi Jawa yang masih dijaga hingga sekarang.

3. Museum Batik Danar Hadi

Photo
Photo

Museum Batik Danar Hadi menampilkan koleksi batik yang luar biasa dari berbagai era dan daerah di Indonesia.

Selain batik tradisional, museum ini juga memamerkan batik modern dan inovatif.

Pengunjung bisa melihat secara langsung proses pembuatan batik tulis dan cap melalui workshop yang diadakan secara berkala.

Selain sebagai destinasi wisata, museum ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pelestarian budaya batik.

Atmosfer di museum ini memadukan keindahan seni dan nilai sejarah, cocok untuk pecinta seni, pelajar, dan wisatawan yang ingin mengenal budaya Indonesia lebih dalam.

4. Taman Balekambang

Photo
Photo

Taman Balekambang merupakan salah satu taman kota terbesar dan terindah di Solo.

Taman ini memiliki danau buatan, pepohonan rindang, jembatan, dan area bermain anak.

Taman Balekambang sering digunakan sebagai lokasi acara publik, festival, dan kegiatan rekreasi keluarga.

Selain bersantai, pengunjung bisa memberi makan angsa, berjalan-jalan di tepi danau, atau menikmati udara segar yang menenangkan.

Suasana yang hijau dan asri membuatnya menjadi tempat favorit untuk olahraga ringan, piknik, dan foto-foto Instagramable.

5. Taman Sriwedari

Photo
Photo

Taman Sriwedari memiliki kombinasi taman kota, arena hiburan, dan pusat kebudayaan.

Taman ini dibangun pada era kolonial Belanda dan hingga kini menjadi ikon wisata budaya di Solo.

Di sini, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan wayang orang, konser musik, dan berbagai acara budaya lokal.

Selain itu, taman ini juga dilengkapi area bermain anak, tempat duduk, dan ruang hijau yang luas.

Taman Sriwedari menjadi tempat yang ideal untuk menghabiskan sore hari sambil menikmati seni dan budaya Jawa secara langsung.

6. Kampung Batik Laweyan

Photo
Photo

Kampung Batik Laweyan adalah salah satu kawasan batik tertua dan paling bersejarah di Solo.

Berdiri sejak abad ke-19, kampung ini menjadi pusat aktivitas para saudagar batik kaya yang pada masanya sangat berpengaruh dalam perekonomian kota.

Hal itu terlihat dari bangunan-bangunan kuno di Laweyan, yang banyak mengadopsi gaya arsitektur campuran Jawa, Eropa, dan Tiongkok.

Gang-gangnya sempit namun artistik, menciptakan suasana era kolonial yang masih melekat hingga kini.

Saat berkeliling, pengunjung akan menemukan toko-toko batik tradisional, galeri seni, hingga workshop yang membuka kesempatan bagi wisatawan untuk belajar membuat batik tulis dan batik cap.

Proses membatik yang sabar dan detail memberi pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang ingin memahami seni batik secara mendalam.

Laweyan juga terkenal sebagai tempat belanja batik dengan berbagai pilihan motif, mulai dari klasik, modern, hingga premium kualitas ekspor.

Alamat: Jl. Dr. Rajiman, Laweyan, Surakarta
Waktu buka: 09.00–17.00 WIB
Harga tiket: Gratis

7. Kampung Batik Kauman

Photo
Photo

Kampung Batik Kauman merupakan pusat batik halus khas Keraton Surakarta.

Jika Laweyan identik dengan batik saudagar, maka Kauman identik dengan batik-batik motif klasik bernilai tinggi yang dulu digunakan kalangan bangsawan Jawa.

Motif seperti parang, sidomukti, dan truntum banyak dijumpai di sini karena merupakan motif warisan keraton.

Suasananya cenderung lebih tenang, dengan rumah-rumah tradisional khas Jawa dan bengkel batik rumahan yang tetap mempertahankan cara pembuatan batik tulis secara tradisional.

Wisatawan dapat melihat langsung proses pewarnaan, pencantingan, dan pelorodan yang dilakukan dengan penuh kesabaran.

Selain itu, Kauman juga cocok untuk wisata belanja karena banyak toko menyediakan batik premium dengan kualitas terbaik.

Alamat: Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta
Waktu buka: 09.00–17.00 WIB
Harga tiket: Gratis

8. Pasar Klewer

Photo
Photo

Pasar Klewer adalah ikon perdagangan batik terbesar di Solo dan menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin berburu kain dan pakaian tradisional.

Pasar ini selalu ramai karena menawarkan ribuan jenis batik dari berbagai daerah di Indonesia, dengan harga mulai dari yang terjangkau hingga yang eksklusif.

Banyak pedagang grosir maupun eceran yang melayani pembeli dalam jumlah besar.

Selain batik, Pasar Klewer juga menjual aneka tekstil, kebaya, sarung, perlengkapan jahit, hingga oleh-oleh khas Solo.

Suasananya sangat hidup, mencerminkan aktivitas ekonomi yang penuh dinamika.

Pengunjung juga bisa merasakan keramahan para pedagang Solo yang dikenal ramah dan komunikatif.

Tak heran, banyak wisatawan memilih Pasar Klewer sebagai tempat belanja utama sebelum pulang.

Alamat: Jl. Dr. Radjiman, Gajahan, Surakarta
Waktu buka: 08.00–17.00 WIB
Harga tiket: Gratis

9. Ngarsopuro Night Market

Photo
Photo

Ngarsopuro Night Market merupakan pasar malam modern yang menjadi salah satu ikon hiburan rakyat di Solo.

Pasar ini digelar setiap Sabtu malam di kawasan Ngarsopuro yang ditata dengan sangat rapi dan bersih, sehingga cocok untuk wisata keluarga.

Begitu malam tiba, area ini dipenuhi pedagang kuliner, seniman jalanan, hingga penjual kerajinan tangan khas Solo.

Pengunjung bisa mencicipi jajanan seperti cabuk rambak, serabi notosuman, tengkleng, hingga makanan kekinian yang digemari anak muda.

Selain kuliner, suasana meriah dengan musik live, pertunjukan seni, dan lampu-lampu jalan yang indah menjadikan pasar malam ini seperti festival mingguan.

Banyak spot foto menarik yang menjadikannya favorit wisatawan lokal maupun luar kota.

Alamat: Jl. Diponegoro, Keprabon, Surakarta
Waktu buka: Sabtu malam, 18.00–22.00 WIB
Harga tiket: Gratis

10. Museum Radya Pustaka

 

Photo
Photo

Museum Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia, berdiri sejak tahun 1890.

Museum ini memiliki koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan kebudayaan Jawa, seperti arca kuno, keris pusaka, naskah-naskah klasik, serta gamelan tradisional.

Koleksi naskah kunonya memiliki nilai sejarah tinggi karena ditulis pada daun lontar dan kertas kuno dengan aksara Jawa dan Sanskerta.

Bangunannya memancarkan nuansa klasik dengan halaman yang teduh, menjadikannya tempat yang nyaman untuk wisata edukatif.

Di dalam museum, pengunjung bisa belajar tentang perkembangan budaya Jawa dari masa ke masa, termasuk tradisi, tata krama, dan seni kerajaan.

Museum Radya Pustaka sangat cocok bagi pelajar, pecinta sejarah, dan wisatawan yang ingin memahami akar budaya Solo.

Alamat: Taman Sriwedari, Jl. Slamet Riyadi, Surakarta
Waktu buka: 08.00–16.00 WIB
Harga tiket: ± Rp 5.000/orang

11. Museum Keris Nusantara

Photo
Photo

Museum Keris Nusantara merupakan destinasi wisata modern yang menampilkan ratusan koleksi keris dari seluruh penjuru Nusantara.

Keris tidak hanya dipandang sebagai senjata, tetapi juga simbol budaya dan spiritual yang sarat makna filosofis.

Di museum ini, pengunjung bisa melihat keris dengan ragam bentuk bilah, pamor, dan ukiran hulu yang unik serta teknik pembuatannya yang rumit.

Setiap ruang pamer dilengkapi informasi detail dan teknologi multimedia interaktif, sehingga wisatawan dapat memahami sejarah keris secara lebih mendalam.

Museum ini juga memamerkan proses pembuatan keris oleh empu Jawa yang terkenal akan keahliannya.

Selain menambah wawasan, desain interior museum yang elegan menjadikannya tempat yang menyenangkan untuk dijelajahi.

Alamat: Jl. Bhayangkara No. 2, Sriwedari, Surakarta
Waktu buka: 09.00–15.00 WIB
Harga tiket: ± Rp 7.500/orang

12. De’ Tjolomadoe

Photo
Photo

De’ Tjolomadoe merupakan bekas pabrik gula peninggalan kolonial yang telah direvitalisasi menjadi pusat wisata budaya dan gaya hidup modern.

Bangunan industri dengan mesin-mesin raksasa dari abad ke-19 masih dipertahankan, memberikan nuansa sejarah yang kuat.

Selain itu, renovasi interior dilakukan dengan sentuhan modern sehingga menciptakan perpaduan antara sejarah dan estetika kontemporer.

Di kawasan ini terdapat museum gula, galeri seni, ruang konser, café, hingga area pameran yang sering dipakai untuk acara nasional.

Pengunjung dapat berfoto dengan latar mesin pabrik bersejarah yang megah dan unik menjadikannya salah satu spot Instagramable terbaik di Solo dan Karanganyar.

De’ Tjolomadoe juga sering digunakan untuk event musik dan pameran besar.

Alamat: Jl. Adi Sucipto, Colomadu, Karanganyar
Waktu buka: 10.00–17.00 WIB
Harga tiket: ± Rp 25.000/orang

13. The Heritage Palace

Photo
Photo

The Heritage Palace menawarkan pengalaman wisata ala kastil Eropa klasik.

Kawasan ini dulunya merupakan pabrik gula Gembong milik kolonial Belanda.

Setelah direstorasi, bangunan tersebut berubah menjadi destinasi wisata bertema arsitektur Eropa dengan façade megah menyerupai istana tua.

Kompleks wisata ini memiliki museum transportasi, museum 3D, spot foto tematik, dan area outdoor yang luas.

Banyak wisatawan datang untuk berfoto dengan latar bangunan batu besar yang terlihat dramatis.

Di dalamnya juga terdapat koleksi mobil-mobil antik, termasuk mobil pemadam kebakaran tua yang menarik untuk dilihat anak-anak.

Alamat: Pabelan, Kartasura, Sukoharjo
Waktu buka: 09.00–17.00 WIB
Harga tiket: ± Rp 55.000/orang

14. Pandawa Water World

Ini dia 15 wisata yang wajib kalian kunjungi.(Pinterest)
Ini dia 15 wisata yang wajib kalian kunjungi.(Pinterest)

Pandawa Water World merupakan taman rekreasi air terbesar dan paling lengkap di kawasan Solo Raya.

Tempat ini mengusung tema pewayangan, sehingga banyak patung tokoh Mahabharata seperti Yudhistira, Arjuna, dan Bima yang menghiasi area kolam.

Suasana fun dan edukatif berpadu menjadi satu.

Fasilitasnya meliputi kolam ombak besar, seluncuran ekstrem, lazy river, kolam anak, hingga wahana air dengan tema unik yang cocok untuk segala usia.

Tempat ini sangat populer bagi keluarga, khususnya saat akhir pekan atau liburan sekolah.

Pandawa Water World juga menyediakan area food court dan gazebo untuk bersantai.

Alamat: Solo Baru, Sukoharjo
Waktu buka: 10.00–17.00 WIB
Harga tiket: ± Rp 80.000–100.000/orang

15. Bendungan Colo (Colo Dam)

Photo
Photo

Bendungan Colo merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan sungai Bengawan Solo yang tenang.

Area bendungan ini sering menjadi tempat favorit untuk menikmati angin sore, memotret lanskap, hingga menyaksikan matahari terbenam yang indah.

Suasananya sangat cocok untuk bersantai dan melepas penat, jauh dari hiruk pikuk kota.

Banyak warga lokal datang untuk memancing atau sekadar duduk menikmati aliran air yang jernih.

Dengan latar bukit dan sungai yang membentang, Bendungan Colo memberikan nuansa wisata alam yang sederhana namun menenangkan.

Alamat: Desa Pengkol, Nguter, Sukoharjo
Waktu buka: 24 jam
Harga tiket: Gratis

Solo bukan hanya sebuah kota, tetapi ruang hidup yang kaya akan cerita, tradisi, dan kehangatan masyarakatnya.

Dari istana megah peninggalan kerajaan Jawa, kampung batik yang penuh warna, museum yang sarat sejarah, hingga taman kota dan wisata modern yang menawan semuanya menawarkan pengalaman yang berbeda namun tetap menyatu dalam harmoni budaya.

Mengunjungi 15 destinasi wisata ini akan membuat siapa pun semakin jatuh cinta pada pesona Solo.

Setiap sudutnya memberikan kenangan baru, aroma budaya yang kuat, dan nuansa yang membuat rindu untuk kembali.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kota yang ramah, indah, dan kaya nilai sejarah, Solo adalah pilihan yang tak pernah mengecewakan.***

Editor : Dharaka R. Perdana
#kota budaya #jawa tengah #wisata solo