Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Libur Nataru Sudah di Depan Mata, Pengelola Pantai Gemah Tulungagung Masa Liburan Akhir Tahun Bisa Menggeret Wisatawan

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 10 Desember 2025 | 06:52 WIB

Pengunjung Pantai Gemah bermain ATV sewaan untuk mengeliling pesisir. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Pengunjung Pantai Gemah bermain ATV sewaan untuk mengeliling pesisir. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Suasana Pantai Gemah di Kecamatan Besuki, Tulungagung, tampak mulai ramai pada Sabtu (6/12). Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, ratusan pengunjung terlihat memadati kawasan wisata pantai yang cukup populer tersebut sejak pagi hingga sore hari.

Pantai yang berada di pesisir selatan Tulungagung itu memang menjadi destinasi favorit masyarakat, terutama sejak akses jalur lintas selatan (JLS) semakin memudahkan wisatawan untuk menjangkaunya.

Pantauan di lokasi, para pengunjung memadati area hamparan pasir, deretan warung, hingga spot-spot foto yang menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Baca Juga: Ala Bali, Menikmati Sunset di Pantai Gemah Tulungagung yang Romantis, Tips dan Waktu Terbaik

Suara debur ombak bercampur riuh anak-anak yang bermain pasir dan wisatawan yang menjajal berbagai wahana.

Beberapa wahana mulai dioperasikan untuk menyambut liburan panjang, termasuk ATV, trail adventure, perahu wisata, banana boat, hingga flying fox yang menjadi salah satu favorit wisatawan muda.

Humas Pantai Gemah, Purnomo, mengatakan bahwa telah menyiapkan berbagai fasilitas dan wahana untuk menghadapi momen libur Nataru tahun ini.

Baca Juga: Spot Instagramable yang Lagi Viral, Ini Pesona Gemah Sky View di JLS Tulungagung

Dia menjelaskan tidak hanya menyiapkan wahana wisata pantai, tetapi juga panggung hiburan. “Ya yang jelas untuk panggung ada, kemudian untuk wahana ada flying fox, ATV, trail, perahu wisata, ada banana boat. Itu yang tersedia di Pantai Gemah,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, pada puncak kunjungan tahun lalu, tepat pada 1 Januari, pantai tersebut dipadati ribuan wisatawan.

Namun, dia mencatat adanya sedikit penurunan setelah jalur JLS terbuka. Pilihan wisata pantai menjadi lebih beragam.

Baca Juga: Sederet Nilai Filosofis Grebeg Sura di Pantai Gemah Tulungagung

“Tahun ini ya diprediksi hampir sama dengan tahun lalu. Karena banyak pilihan wisata, memang ada penurunan, tapi harapannya tetap ramai,” ujarnya.

Purnomo menyebut lonjakan wisatawan umumnya mulai terjadi dua hingga tiga hari sebelum Natal, bukan seminggu sebelumnya. Puncaknya tetap pada malam pergantian tahun.

“Biasanya 2-3 hari sebelum Natal sudah mulai ramai. Puncaknya ya malam tahun baru, banyak keluarga dan anak-anak muda yang datang,” tuturnya.

Untuk pengamanan, pihak pengelola masih menunggu koordinasi dari Polres Tulungagung bersama para pelaku wisata lain. “Biasanya kami dikumpulkan polres untuk membahas pos pengamanan dan mekanisme bersama,” tambahnya.

Sekadar diketahui, Pantai Gemah berlokasi di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, dan bisa ditempuh sekitar 40-45 menit dari pusat kota.

Baca Juga: 4 Alasan Wajib Berkunjung ke Pantai Gemah, Akses Mudah hingga Wahana Lengkap

Rute perjalanannya, dari Kota Tulungagung, ambil arah selatan menuju Kecamatan Campurdarat. Melanjutkan perjalanan mengikuti jalur menuju JLS.

Setelah mencapai persimpangan Pantai Gemah, wisatawan tinggal mengikuti papan petunjuk menuju area parkir utama.

Perjalanan dilakukan melalui jalur berliku naik-turun khas pegunungan selatan, tetapi kondisi jalan sudah halus dan lebar sehingga aman untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sesampainya di kawasan pantai, pengunjung disuguhi pemandangan gumuk pasir, deretan pohon cemara laut, serta garis pantai panjang yang menjadi salah satu ikon wisata Tulungagung. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#JLS #tulungagung #jalur lintas selatan #pantai gemah #nataru