YOGYAKARTA - Pantai Parangkusumo di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikenal sebagai salah satu kawasan Pantai Selatan yang sarat nilai spiritual dan sejarah. Pantai ini kerap dikaitkan dengan legenda pertemuan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dengan penguasa Laut Selatan, Nyi Roro Kidul. Berbeda dengan Pantai Parangtritis yang ramai wisata hiburan, Pantai Parangkusumo menawarkan suasana yang lebih tenang, khusyuk, dan sakral, sehingga sering menjadi tujuan wisata religi dan budaya.
Daya Tarik Utama Pantai Parangkusumo
Salah satu daya tarik utama Pantai Parangkusumo adalah keberadaan Cepuri Parangkusumo, sebuah situs keramat berupa dua batu besar yang dikenal sebagai Selo Gilang. Tempat ini dipercaya sebagai lokasi Panembahan Senopati bertapa sebelum mendirikan Kerajaan Mataram Islam. Hingga kini, kawasan tersebut masih sering diziarahi masyarakat yang melakukan laku spiritual.
Selain itu, Pantai Parangkusumo menjadi lokasi utama pelaksanaan upacara adat Labuhan Keraton Yogyakarta. Ritual tahunan ini rutin menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Pada 19 Januari 2026 lalu, kawasan pantai dipadati warga yang mengikuti prosesi adat sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian tradisi Keraton.
Daya tarik lainnya adalah keberadaan Gumuk Pasir Barchan yang terletak di sebelah utara pantai. Fenomena alam berupa gundukan pasir berbentuk bulan sabit ini tergolong langka dan menjadi spot favorit untuk sandboarding serta fotografi dengan nuansa estetik.
Lokasi dan Informasi Kunjungan 2026
Pantai Parangkusumo berada berdampingan dengan Pantai Parangtritis, sekitar 28 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta. Akses menuju lokasi cukup mudah dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Harga tiket masuk kawasan Pantai Parangkusumo terintegrasi dengan kawasan Parangtritis, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. Untuk biaya parkir, sepeda motor dikenakan tarif mulai Rp5.000 dan mobil mulai Rp10.000. Di sekitar pantai tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti toilet, area parkir, penginapan terjangkau, penyewaan jeep wisata dengan tarif mulai Rp140.000, serta delman yang dapat digunakan untuk menyusuri kawasan pantai.
Baca Juga: Pantai Bajulmati Malang 2026: Lokasi, Tiket, Konservasi Penyu & Aktivitas Wisata
Saran Berkunjung ke Pantai Parangkusumo
Pengunjung disarankan datang pada sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB, untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang menjadi salah satu momen terbaik di Pantai Parangkusumo. Namun, pengunjung perlu memperhatikan keselamatan karena ombak Samudera Hindia di kawasan ini tergolong besar dan berbahaya. Aktivitas berenang di Pantai Parangkusumo tidak dianjurkan demi keamanan.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya