Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Menyelami Kekayaan Budaya Yogyakarta: Pasar Beringharjo, Surga Batik dan Kuliner Tradisional

Dara Shauqy Hadiwijaya • Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:10 WIB

Suasana Pasar Beringharjo yang ramai dengan pedagang batik, jajanan tradisional, dan barang antik.
Suasana Pasar Beringharjo yang ramai dengan pedagang batik, jajanan tradisional, dan barang antik.

YOGYAKATA - Pasar Beringharjo merupakan pasar tradisional tertua dan terbesar di Yogyakarta, menjadi pusat belanja oleh-oleh, kuliner khas, dan barang antik. Terletak di Jalan Margo Mulyo No.16, Ngupasan, Kec. Gondomanan, pasar ini buka setiap hari dengan jam operasional yang bervariasi tergantung pedagang. Sebagai ikon perdagangan lokal, Pasar Beringharjo tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata budaya yang autentik.

Pakaian dan Batik: Surga Pecinta Kain Tradisional

Batik dan Pakaian Adat

Di lantai satu, pengunjung akan menemukan berbagai pilihan batik dari yang sederhana hingga kemeja formal. Anda dapat menawar harga agar mendapat penawaran terbaik. Selain batik, tersedia juga pakaian adat seperti surjan, blangkon, dan sarung tenun yang mewakili kekayaan budaya Yogyakarta.

Souvenir dan Aksesori

Lantai dua Pasar Beringharjo menjadi pusat berbagai aksesori dan kaos khas Jogja, tas, sandal, dan perhiasan. Semua produk ditawarkan dengan harga terjangkau sehingga cocok untuk oleh-oleh maupun koleksi pribadi.

 

Baca Juga: Pantai Parangkusumo, Wisata Spiritual Penuh Sejarah di Bantul Yogyakarta

 

Kuliner Tradisional: Menikmati Kelezatan Khas Jogja

Jajanan Pasar

Pasar Beringharjo menyajikan aneka jajanan tradisional seperti jenang, pecel, sate kere, dan gudeg. Wisatawan bisa menjelajahi lorong-lorong pasar untuk menemukan cita rasa autentik Yogyakarta.

Oleh-oleh Makanan dan Minuman Legendaris

Selain jajanan, pengunjung dapat membeli abon sapi atau ayam, emping, gula jawa, mete, dan kerupuk mentah. Minuman legendaris seperti es dawet Mbah Hari yang sudah berjualan sejak 1960 juga wajib dicoba.

Barang Antik dan Jejamuan

Bagi pencinta barang unik, lantai tiga bagian timur menyediakan koleksi barang antik seperti mesin ketik tua atau helm vintage. Di lantai dua bagian timur, aroma jamu tradisional memenuhi pasar karena banyak pedagang menjual bahan jamu untuk kesehatan.

 

Baca Juga: 10 Wisata Pantai Jogja Paling Wajib Dikunjungi, Cukup Satu Tiket Rp15 Ribu Bisa Keliling Baron hingga Indrayanti

 

Informasi Praktis untuk Pengunjung

Jam buka pasar umumnya dimulai pukul 04.00 atau 08.30 WIB hingga 17.00–21.00 WIB tergantung area dan pedagang. Fasilitas parkir tersedia, meskipun saat ramai bisa sulit ditemukan. Alternatif lain adalah berjalan kaki atau menggunakan becak. Pasar kini lebih rapi, bersih, dan modern, dilengkapi eskalator dan menerima pembayaran non-tunai melalui kartu debit atau NFC. Beberapa pedagang juga memasarkan produknya secara online melalui Toko Beringharjo Official Store di Tokopedia.

Kesimpulan

Pasar Beringharjo bukan hanya tempat belanja, tetapi juga pusat pengalaman budaya yang kaya. Dari batik, pakaian adat, jajanan tradisional, hingga barang antik, semua tersaji lengkap. Mengunjungi pasar ini memungkinkan wisatawan merasakan denyut tradisi Yogyakarta secara langsung sambil membawa pulang kenangan autentik.

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#yogyakarta #wisata jogja #rekomendasi wisata yogyakarta #wisata #rekomendasi wisata