TULUNGAGUNG - Pemerintah terus menggenjot pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai alternatif selain Jalur Pantai Utara dan Jalan Tol Trans-Jawa. Proyek ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Pulau Jawa, meski realisasinya membutuhkan waktu panjang.
Jalur Lintas Selatan membentang dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur dengan total panjang mencapai 1.546,78 kilometer. Dari perencanaan awal, ruas JLS terdiri atas jalur yang sebelumnya masih berupa hutan sepanjang 255,16 km, tanah 48,85 km, agregat 9,97 km, serta perkerasan aspal sepanjang 1.232,8 km.
JLS Lot 6A Tulungagung–Blitar, Proyek Bernilai Ratusan Miliar
Salah satu ruas penting JLS berada di Kabupaten Tulungagung, yakni Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 6A Pantai Sine–Batas Kabupaten Blitar. Proyek ini berlokasi di kawasan Sine–Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Baca Juga: Lesehan Warung JLS Tulungagung, Menikmati Panorama Samudra Hindia dari Jalur Lintas Selatan
Pengerjaan ruas tersebut dilaksanakan oleh BUMN PT PP yang bekerja sama dengan Gorip Nanda Guna (GNG). JLS Lot 6A memiliki panjang 6,55 kilometer dengan nilai proyek mencapai Rp313 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2023 dan menjadi salah satu jalur vital penghubung Tulungagung dan Blitar melalui pesisir selatan.
Panorama Laut Selatan dan Pegunungan Jadi Daya Tarik Utama
Jalur Lintas Selatan Lot 6A Tulungagung menawarkan panorama alam yang menawan, memadukan birunya laut selatan Jawa dengan hamparan pegunungan hijau. Pemandangan ini menjadikan JLS bukan sekadar jalur transportasi, tetapi juga daya tarik wisata baru di wilayah selatan Tulungagung.
Keindahan alam di sepanjang jalur ini diprediksi akan menarik banyak pengguna jalan, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah hingga luar pulau.
Baca Juga: Ramai Lancar, JLS Tulungagung - Trenggalek Dipenuhi Berbagai Jenis Kendaraan saat Libur Tahun Baru
Pantai Sine dan Pantai Dlodo, Wisata Unggulan Sepanjang JLS
Di sepanjang JLS Lot 6A Tulungagung, terdapat dua pantai yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit, yakni Pantai Sine dan Pantai Dlodo. Kedua pantai ini cocok dijadikan tempat rekreasi keluarga sekaligus persinggahan wisatawan yang melintasi Jalur Lintas Selatan.
Keberadaan pantai-pantai tersebut memperkuat peran JLS sebagai jalur strategis yang tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung
Pembangunan Jalur Lintas Selatan diharapkan mampu memperlancar arus distribusi barang dan jasa di wilayah selatan Tulungagung. Selain itu, proyek ini diyakini dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata, seiring terbukanya akses menuju kawasan pesisir yang sebelumnya sulit dijangkau.
Dengan infrastruktur yang semakin baik dan panorama alam yang memikat, JLS Tulungagung berpotensi menjadi salah satu jalur wisata unggulan di Jawa Timur.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya