BANYUWANGI – Pulau Bedil Banyuwangi mendadak jadi pembicaraan wisatawan pecinta alam. Pulau terpencil yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi ini kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” karena memiliki panorama laut jernih, gugusan pulau kecil, hingga laguna yang menawan. Menariknya, destinasi ini masih tergolong hidden gem karena belum banyak wisatawan yang mengetahui akses dan cara menuju lokasinya.
Pulau Bedil Banyuwangi mulai viral karena menawarkan pengalaman wisata yang lengkap: bisa foto-foto dengan latar pulau-pulau kecil, bermain di pasir putih, mandi di laguna, hingga eksplorasi spot gua. Bagi yang hobi aktivitas air, Pulau Bedil juga punya potensi snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut, meski sebagian wisatawan memilih paket santai tanpa snorkeling.
Salah satu akses tercepat menuju Pulau Bedil adalah melalui Pantai Mustika yang berada di kawasan Pancer. Dalam perjalanan wisata ini, wisatawan disarankan menggunakan jasa open trip agar lebih praktis karena rute menuju pulau dilakukan lewat jalur laut menggunakan perahu.
Perjalanan dimulai sekitar pukul 10.00 pagi saat rombongan tiba di Pantai Mustika. Lokasi ini mudah ditemukan karena sudah tersedia di Google Maps. Untuk masuk kawasan pantai, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp10.000 per orang, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan biaya parkir sekitar Rp5.000.
Setelah melewati loket, wisatawan diarahkan belok kiri menuju salah satu titik keberangkatan yang populer, yakni area Bella Cafe. Di lokasi inilah banyak wisatawan mengambil paket open trip menuju Pulau Bedil. Salah satu pemandu perjalanan menjelaskan bahwa paket wisata umumnya sudah mencakup beberapa destinasi sekaligus.
“Kalau bawa grup itu enaknya paket satu. Isinya Pulau Kemuning, Pulau Bedil, spot gua, sama spot tebing ikon Pulau Bedil. Harganya Rp150.000 per paket,” jelas pemandu setempat saat ditemui.
Selain paket wisata santai, tersedia juga paket yang mengombinasikan wisata pulau dan snorkeling. Namun untuk perjalanan kali ini, wisatawan memilih menikmati wisata santai di Pulau Bedil tanpa aktivitas snorkeling.
Pantai Mustika sendiri memiliki suasana yang tak kalah menarik. Pasir putihnya disebut mirip Pantai Pulau Merah, tetapi kawasan ini terasa lebih teduh karena banyak pepohonan dan area bersantai. Bahkan, beberapa wisatawan menilai suasana Pantai Mustika cocok untuk menikmati malam hari karena terdapat kafe-kafe dan lampu gantung yang memberi nuansa seperti pantai di Bali.
Sebelum berangkat, wisatawan disarankan memakai pelampung atau life jacket. Jarak menuju dermaga juga tidak terlalu jauh dari titik berkumpul. Bagi yang ingin sensasi private trip, disarankan datang minimal berlima. Dengan jumlah tersebut, satu kapal bisa digunakan khusus tanpa dicampur dengan rombongan lain.
Perjalanan laut menuju Pulau Bedil berlangsung dalam kondisi yang cukup bersahabat. Meski masuk musim hujan, ombak disebut tidak ekstrem dan perjalanan dinilai aman untuk keluarga. Bahkan, pemandu menyebut perjalanan kali ini “kids friendly” karena cuaca mendukung.
Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat melihat gugusan pulau kecil yang berderet di perairan sekitar. Nama Pulau Bedil sendiri memiliki cerita menarik. Disebutkan, gugusan pulau itu jika dilihat dari jauh menyerupai senjata laras panjang atau “bedil” dalam bahasa Jawa. Ada pula versi cerita lain yang menyebut bahwa saat memasuki laguna, suara ombak yang menghantam gua menimbulkan bunyi keras seperti ledakan senjata, sehingga pulau tersebut dinamai Bedil.
Spot pertama yang dikunjungi adalah Laguna Pulau Bedil. Airnya sangat jernih, dan area bermainnya relatif aman untuk anak-anak karena bisa bermain pasir dan berendam di tepian. Dari laguna, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju spot gua dengan menaiki tangga akses yang sudah tersedia. Di dalam gua, wisatawan menemukan banyak kelelawar yang menambah sensasi petualangan.
Setelah puas bermain air di laguna, rombongan melanjutkan ke spot foto yang sering disebut mirip Raja Ampat. Di sinilah banyak wisatawan mengabadikan momen karena pemandangan pulau-pulau kecil, laut biru kehijauan, dan garis pantai terlihat sangat eksotis.
Destinasi berikutnya adalah Pulau Kemuning, yang dikenal dengan pasir putih bersih dan cocok untuk foto-foto. Setelah rangkaian wisata laut selesai, wisatawan kembali ke Bella Cafe untuk bilas dan makan. Di tempat ini tersedia aneka seafood dengan harga terjangkau, bahan segar, porsi besar, dan disebut memuaskan untuk mengisi energi setelah seharian beraktivitas.
Dengan akses yang mudah, biaya masuk terjangkau, serta paket wisata lengkap, Pulau Bedil Banyuwangi semakin layak masuk daftar liburan, terutama bagi wisatawan yang mencari suasana alam yang masih alami.
Editor : Natasha Eka Safrina