Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Menelusuri Jalur Lintas Selatan Tulungagung–Trenggalek: Jalan Mulus, View Laut Epik, dan Deretan Pantai Favorit Wisatawan

Cholifatun Nisak • Sabtu, 7 Maret 2026 | 01:00 WIB

Jalur Lintas Selatan Tulungagung–Trenggalek menawarkan jalan mulus, panorama laut selatan, dan akses mudah ke pantai populer seperti Gemah.
Jalur Lintas Selatan Tulungagung–Trenggalek menawarkan jalan mulus, panorama laut selatan, dan akses mudah ke pantai populer seperti Gemah.

 

RADAR TULUNGAGUNG– Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung–Trenggalek semakin menjadi magnet wisata baru di pesisir selatan Jawa Timur. Jalan nasional yang menghubungkan berbagai kawasan pantai ini bukan hanya menawarkan akses transportasi yang lebih mudah, tetapi juga menyuguhkan panorama laut selatan yang dramatis dan memanjakan mata.

Perjalanan menyusuri Jalur Lintas Selatan Tulungagung–Trenggalek dimulai dari kawasan pertigaan JLS Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Dari titik ini, pengendara langsung disambut jalan aspal lebar dua arah dengan marka yang jelas. Kondisi jalan relatif mulus, meskipun di beberapa titik terlihat tambalan akibat usia jalan yang sudah cukup lama.

Kontur jalannya juga tidak monoton. Jalan naik-turun dengan tikungan panjang membuat perjalanan terasa lebih dinamis. Di sisi kiri kanan jalan tampak vegetasi khas pesisir selatan berupa semak-semak dan pepohonan pantai yang tumbuh di tanah berbukit.

Bagi para pengendara motor, jalur ini kerap dijadikan rute touring santai karena pemandangannya yang indah dan jalurnya yang relatif nyaman dilalui.

Akses Wisata Pesisir Selatan Semakin Terbuka

Keberadaan Jalur Lintas Selatan membawa perubahan besar bagi wilayah pesisir selatan Jawa Timur. Jika sebelumnya akses menuju pantai-pantai selatan dikenal sulit karena jalan sempit dan rusak, kini kondisinya jauh lebih baik.

Dengan jalur baru ini, mobilitas wisatawan meningkat drastis. Tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga rombongan bus pariwisata yang datang dari berbagai daerah.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat sekitar. Banyak warga yang mulai membuka usaha kecil seperti warung makan, tempat parkir, hingga spot foto sederhana di tepi jalan.

“Dulu akses ke pantai selatan itu ribet. Sekarang jauh lebih mudah. Wisata juga mulai ramai dan UMKM ikut hidup,” kata seorang pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Namun demikian, pengendara tetap diimbau berhati-hati. Jalur yang berliku dengan banyak tikungan panjang membuat pengemudi harus tetap menjaga kecepatan.

Deretan Pantai Populer Sepanjang JLS

Sepanjang JLS Tulungagung terdapat banyak pantai yang kini semakin mudah diakses wisatawan.

Salah satu yang paling ramai adalah Pantai Gemah. Pantai ini dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan karena lokasinya berada tepat di tepi jalur JLS. Setiap akhir pekan, area parkirnya dipadati kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga bus wisata.

Pantai Gemah memiliki karakter pasir gelap khas pantai selatan dengan ombak yang cukup besar. Meski begitu, fasilitas wisata di kawasan ini cukup lengkap, mulai dari warung makan, wahana ATV, hingga berbagai spot foto menarik.

Tidak jauh dari sana terdapat Pantai Klatak, yang memiliki ciri khas batu-batu bulat besar di sepanjang bibir pantai. Nama “Klatak” sendiri diyakini berasal dari suara benturan batu yang terdengar ketika ombak menghantamnya.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih tenang, terdapat Pantai Ngelap yang masih relatif sepi pengunjung. Pantai ini menawarkan kombinasi pasir dan karang dengan tebing-tebing alami yang memperindah lanskapnya.

Panorama Laut Selatan yang Dramatis

Salah satu daya tarik utama Jalur Lintas Selatan Tulungagung–Trenggalek adalah panorama lautnya yang spektakuler.

Di beberapa titik, pengendara bisa melihat langsung hamparan laut selatan dari atas tebing. Warna air laut yang cenderung biru tua menjadi ciri khas pantai selatan yang memiliki kedalaman laut cukup tajam hanya beberapa meter dari bibir pantai.

Pada musim hujan, terkadang terlihat gradasi warna biru kecokelatan akibat percampuran air laut dengan aliran sungai dari daratan.

Selain itu, jalur ini juga melewati kawasan tebing batu kapur yang menjulang tinggi. Struktur batuan berlapis-lapis yang tampak di sepanjang jalan menunjukkan bahwa kawasan ini merupakan bekas dasar laut purba jutaan tahun lalu.

Potensi Wisata dan Tantangan Keselamatan

Meski menawarkan panorama yang luar biasa, JLS juga memiliki sejumlah tantangan.

Di beberapa titik terdapat kendaraan wisata yang parkir di pinggir jalan, terutama di lokasi populer seperti Gemah Skyview. Hal ini kerap membuat pengendara harus lebih waspada karena ada pejalan kaki atau kendaraan yang berhenti mendadak.

Selain itu, kondisi cuaca di kawasan pesisir selatan juga bisa berubah cepat. Saat hujan, permukaan jalan berbatu kapur menjadi lebih licin sehingga pengendara harus menjaga jarak dan mengurangi kecepatan.

Meski begitu, keberadaan Jalur Lintas Selatan tetap membawa dampak positif besar bagi kawasan pesisir selatan.

Selain membuka akses wisata, jalur ini juga mempermudah distribusi hasil laut dan pertanian warga. Banyak anak muda di desa pesisir kini mulai mengembangkan usaha wisata tanpa harus merantau ke kota besar.

Perjalanan dari Besuki hingga pertigaan Karanggongso di Trenggalek pun terasa cepat karena pemandangan sepanjang jalan tidak pernah membosankan.

Jalur ini seakan menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur mampu mengubah wajah wilayah selatan Jawa menjadi kawasan wisata yang semakin hidup.

 

Editor : Cholifatun Nisak
#jalur lintas selatan #JLS Tulungagung Trenggalek #pantai gemah #wisata pantai selatan #wisata tulungagung