Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pesona Dataran Tinggi Dieng: Dari Telaga Warna hingga Candi Arjuna, Surga Wisata Alam dan Sejarah di Jawa Tengah

Cholifatun Nisak • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:00 WIB

Dataran Tinggi Dieng menyimpan pesona Telaga Warna, Candi Arjuna, hingga Kawah Sikidang yang unik dan menjadi magnet wisata alam di Jawa Tengah.
Dataran Tinggi Dieng menyimpan pesona Telaga Warna, Candi Arjuna, hingga Kawah Sikidang yang unik dan menjadi magnet wisata alam di Jawa Tengah.

RADAR TULUNGAGUNG- Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah kembali mencuri perhatian sebagai destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan fenomena geologi unik. Terletak sekitar 26 kilometer dari Kota Wonosobo, kawasan ini dikenal dengan udara dingin yang menusuk serta panorama alam yang memukau wisatawan lokal maupun mancanegara.

Salah satu ikon wisata di Dataran Tinggi Dieng adalah Telaga Warna. Danau yang terbentuk dari cekungan kawah ini terkenal karena airnya yang dapat berubah warna. Fenomena tersebut bukan berasal dari warna air, melainkan dari endapan belerang di dasar telaga dengan ketebalan berbeda-beda.

Ketika sinar matahari memantul di permukaan air, warna yang muncul bisa berubah-ubah, mulai dari hijau, kuning, ungu, hingga merah dan keperakan. Keunikan Telaga Warna menjadikannya salah satu destinasi paling populer di Dataran Tinggi Dieng dan kerap dikunjungi wisatawan asing yang penasaran dengan fenomena alam tersebut.

Keindahan Telaga Warna yang Mendunia

Telaga Warna tidak hanya menjadi magnet wisatawan domestik. Banyak turis mancanegara datang untuk menyaksikan langsung perubahan warna air telaga yang dianggap langka di dunia.

Selain keindahan visual, kawasan sekitar telaga juga menyimpan nilai sejarah dan spiritual. Beberapa gua di sekitar wilayah Dieng diyakini sebagai tempat para raja pada masa lampau melakukan meditasi.

Panorama alam yang indah berpadu dengan nuansa mistis dan sejarah membuat pengalaman wisata di Dieng terasa berbeda dibandingkan destinasi pegunungan lainnya di Indonesia.

Kompleks Candi Dieng, Jejak Kerajaan Hindu Kuno

Tak jauh dari Telaga Warna, wisatawan juga dapat menemukan kompleks Candi Dieng yang merupakan peninggalan kerajaan Hindu kuno. Keberadaan candi-candi ini sering disebut sebagai salah satu bukti perkembangan peradaban Hindu di Pulau Jawa pada masa lampau.

Menurut pemandu wisata setempat, kompleks ini terdiri dari lima candi utama yang masing-masing memiliki makna dan filosofi tersendiri.

Salah satu yang paling terkenal adalah Candi Arjuna. Bangunan yang diperkirakan berdiri pada abad ke-7 ini dibangun oleh Dinasti Sanjaya. Pada masa lalu, konon terdapat sumber air yang mengalir terus-menerus di sekitar candi tersebut.

Ada pula kepercayaan masyarakat bahwa siapa pun yang mencuci muka di sumber air tersebut akan memperoleh aura positif.

Selain Candi Arjuna, terdapat juga Candi Srikandi yang pada dindingnya terdapat relief Dewa Siwa serta tokoh-tokoh yang dianggap sebagai pelindung dan pahlawan dalam kepercayaan Hindu.

Tak kalah menarik adalah Candi Sembadra. Candi ini melambangkan sosok Sembadra yang dikenal sebagai simbol kelembutan dan kesetiaan. Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, seseorang yang berdoa di dalam candi tersebut diyakini akan mendapatkan sifat lembut seperti tokoh yang dilambangkannya.

Keberadaan candi-candi tersebut menjadikan kawasan Dieng tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga wisata sejarah dan budaya yang penting di Jawa Tengah.

Kawah Sikidang yang Aktif dan Unik

Perjalanan wisata di Dieng belum lengkap tanpa mengunjungi Kawah Sikidang. Kawah ini dikenal sebagai salah satu kawah aktif yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Nama Sikidang sendiri berasal dari kata “kijang”. Hal ini merujuk pada fenomena semburan air panas di kawah yang seolah meloncat dan berpindah-pindah seperti gerakan kijang.

Suhu air di kawah ini hampir mencapai titik didih, sekitar 90 derajat Celsius. Asap tebal yang muncul akibat pertemuan udara panas dari kawah dengan suhu dingin pegunungan menciptakan pemandangan dramatis yang unik.

Aroma belerang yang kuat langsung terasa ketika pengunjung berada di area kawah. Meski demikian, justru kondisi inilah yang membuat Kawah Sikidang menjadi salah satu spot favorit wisatawan yang ingin melihat fenomena geologi secara langsung.

Destinasi Wisata Lengkap di Pegunungan Jawa Tengah

Dengan kombinasi antara keindahan alam, situs sejarah, dan fenomena geologi, Dataran Tinggi Dieng menjadi salah satu destinasi wisata paling lengkap di Indonesia.

Mulai dari Telaga Warna yang memukau, kompleks Candi Dieng yang sarat sejarah, hingga Kawah Sikidang yang masih aktif, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dalam satu kawasan.

Tak heran jika banyak wisatawan yang merasa kunjungannya ke Dieng begitu berkesan dan ingin kembali lagi suatu saat nanti.

 

Editor : Cholifatun Nisak
#Dataran Tinggi Dieng #Wisata Dieng #Candi Arjuna #Kawah Sikidang #Telaga Warna