RADAR TULUNGAGUNG - Review wisata Air Terjun Tumpak Sewu menjadi topik menarik bagi para pecinta wisata alam yang ingin menjelajahi keindahan alam Jawa Timur. Air terjun yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang ini dikenal sebagai salah satu air terjun paling indah di Indonesia.
Melalui berbagai review wisata Air Terjun Tumpak Sewu, destinasi ini sering disebut sebagai “Niagara-nya Indonesia”. Julukan tersebut muncul karena bentuk air terjun yang melebar seperti tirai raksasa.
Review wisata Air Terjun Tumpak Sewu menunjukkan bahwa panorama yang ditawarkan tidak hanya indah dari kejauhan, tetapi juga sangat memukau saat dilihat dari dasar lembah.
Air Terjun Setinggi 120 Meter
Air Terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian sekitar 120 meter. Airnya berasal dari Sungai Glidik yang berhulu dari kawasan Gunung Semeru.
Air terjun ini berada di sebuah lembah curam dengan ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis tersebut membuat panorama alam di kawasan ini terlihat sangat dramatis.
Dari kejauhan, aliran air tampak menyebar dari tebing membentuk pola setengah lingkaran yang sangat indah.
Akses Menuju Lokasi Wisata
Pengunjung dapat menuju Air Terjun Tumpak Sewu melalui dua jalur utama, yakni jalur Malang dan jalur Lumajang.
Jika melalui Lumajang, pengunjung hanya perlu berjalan sekitar 200 meter dari jalan raya menuju area parkir.
Area parkir di lokasi wisata ini cukup luas dan dapat menampung kendaraan roda dua maupun roda empat.
Di sekitar area parkir juga terdapat sejumlah warung kecil yang menyediakan makanan ringan dan minuman bagi wisatawan.
Tiket Masuk yang Terjangkau
Harga tiket masuk Air Terjun Tumpak Sewu relatif murah.
Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp10.000 per orang. Sementara biaya parkir kendaraan Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 15.00.
Waktu terbaik untuk berkunjung biasanya pada pagi hari karena udara masih segar dan pemandangan terlihat lebih jelas.
Spot Panorama Tumpak Sewu
Dari pintu masuk, wisatawan dapat berjalan sekitar 400 meter menuju spot panorama utama.
Perjalanan menuju lokasi ini hanya memakan waktu sekitar 10 hingga 15 menit.
Dari spot ini, pengunjung dapat melihat Air Terjun Tumpak Sewu dari ketinggian tanpa harus turun ke dasar lembah.
Pemandangan yang terlihat sangat spektakuler, terutama saat aliran air jatuh dari tebing dan membentuk tirai air raksasa.
Tantangan Turun ke Dasar Lembah
Bagi wisatawan yang menyukai petualangan, perjalanan menuju dasar air terjun menjadi pengalaman tersendiri.
Jalur yang harus dilalui cukup menantang. Pengunjung harus melewati jalan tanah yang licin serta beberapa jalur tebing yang curam.
Perjalanan menuju dasar air terjun biasanya memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam.
Karena medan yang cukup sulit, pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang kuat seperti sepatu trekking atau sandal gunung.
Menyusuri Sungai hingga Air Terjun
Setelah melewati jalur curam, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi aliran sungai.
Wisatawan juga harus menyusuri aliran air sebelum akhirnya tiba di titik utama Air Terjun Tumpak Sewu.
Di beberapa titik perjalanan terdapat warung kecil yang menjual makanan ringan seperti mi instan, kopi, dan teh.
Tempat tersebut biasanya menjadi lokasi istirahat bagi pengunjung yang lelah setelah perjalanan panjang.
Keindahan Air Terjun dari Dekat
Sesampainya di dasar lembah, pengunjung dapat melihat langsung kemegahan Air Terjun Tumpak Sewu.
Dari jarak dekat, deretan air terjun yang jatuh dari tebing terlihat jauh lebih besar dan dramatis.
Suara gemuruh air serta percikan kabut dari aliran air menciptakan suasana alam yang sangat menenangkan.
Perjalanan panjang yang melelahkan pun terasa terbayar setelah menyaksikan panorama luar biasa tersebut.
Air Terjun Tumpak Sewu hingga kini tetap menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur dan selalu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula