Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Wisata Air Terjun Tumpak Sewu: Keindahan “Niagara-nya Jawa Timur” di Kaki Semeru yang Bikin Wisatawan Rela Trekking Curam

Muhammad Rusdian Nuzula • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:40 WIB

Review wisata air terjun tumpak sewu: panorama “Niagara Jawa Timur”, jalur trekking menantang, dan spot foto spektakuler.
Review wisata air terjun tumpak sewu: panorama “Niagara Jawa Timur”, jalur trekking menantang, dan spot foto spektakuler.

RADAR TULUNGAGUNG - Review wisata air terjun tumpak sewu menjadi topik yang banyak dicari wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi alam spektakuler di Jawa Timur. Air terjun yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang ini dikenal sebagai salah satu air terjun terindah di Indonesia.

Dalam berbagai review wisata air terjun tumpak sewu, destinasi ini sering disebut sebagai “Niagara-nya Jawa Timur”. Julukan tersebut muncul karena bentuk aliran airnya yang sangat unik. Tidak seperti air terjun pada umumnya yang memiliki satu aliran utama, Tumpak Sewu memiliki banyak aliran air yang jatuh dari tebing tinggi sehingga terlihat seperti tirai raksasa.

Keindahan panorama tersebut menjadikan air terjun ini sebagai salah satu tujuan favorit wisata alam di Jawa Timur, baik bagi wisatawan lokal maupun turis dari luar daerah.

Baca Juga: Menyusuri Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung: Panorama Pantai Karanggongso Indah, Pengendara Diminta Waspada Jalan Ambles

Keunikan Air Terjun Tumpak Sewu

Air Terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian sekitar 120 meter dan berada di lembah besar yang dikelilingi tebing curam. Air yang mengalir berasal dari Sungai Glidih yang berhulu dari Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Nama “Tumpak Sewu” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “seribu tumpahan air”. Nama ini menggambarkan banyaknya aliran air yang jatuh dari dinding tebing sehingga menciptakan pemandangan yang sangat dramatis.

Jika dilihat dari kejauhan, aliran air tersebut tampak seperti tirai raksasa yang mengelilingi lembah. Pemandangan inilah yang membuat banyak fotografer dan pecinta alam tertarik mengunjungi tempat ini.

Spot Panorama dari Atas Tebing

Salah satu daya tarik utama dalam review wisata air terjun tumpak sewu adalah panorama dari atas tebing. Dari titik pandang ini, pengunjung dapat melihat seluruh air terjun secara langsung.

Pemandangan yang terlihat sangat memukau. Lembah hijau yang luas berpadu dengan aliran air yang jatuh dari berbagai sisi tebing menciptakan lanskap alam yang sangat fotogenik.

Tidak heran jika area ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto. Banyak konten kreator dan fotografer alam memanfaatkan titik pandang tersebut untuk menghasilkan gambar yang dramatis.

Baca Juga: Perempatan Mekah di Jalur Lintas Selatan Tulungagung Viral, Jadi Spot Nongkrong Baru dengan Panorama Tebing dan Laut

Sensasi Trekking Menuju Dasar Lembah

Bagi wisatawan yang menyukai petualangan, perjalanan menuju dasar lembah menjadi pengalaman yang tidak kalah menarik.

Pengunjung harus melewati jalur trekking berupa tangga bambu, jalan setapak yang curam, serta beberapa aliran sungai kecil. Medan yang cukup menantang ini membuat perjalanan terasa seperti ekspedisi kecil di alam terbuka.

Namun ketika berhasil mencapai bagian bawah air terjun, rasa lelah akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa.

Suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian, kabut air yang menyelimuti area sekitar, serta dinding tebing yang menjulang tinggi menciptakan suasana alam yang sangat megah.

Spot Wisata Menarik di Sekitar Tumpak Sewu

Selain air terjun utama, kawasan wisata ini juga memiliki beberapa destinasi menarik lainnya.

Beberapa spot populer di antaranya adalah Goa Tetes yang memiliki stalaktit alami dari tetesan air, Telaga Biru yang terkenal dengan warna airnya yang jernih, serta Tebing Nirwana yang menawarkan panorama lembah yang luas.

Tempat-tempat tersebut sering dijadikan lokasi fotografi karena memiliki latar alam yang unik dan indah.

Harga Tiket dan Akses Menuju Lokasi

Untuk menikmati keindahan destinasi ini, wisatawan tidak perlu mengeluarkan biaya besar.

Harga tiket masuk kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu relatif terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang. Biaya parkir kendaraan biasanya berkisar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Lokasi wisata ini dapat diakses dari Kota Malang maupun Kota Lumajang. Dari Malang, perjalanan menuju lokasi biasanya memakan waktu sekitar dua jam melalui rute Bululawang, Dampit, hingga Pronojiwo.

Setelah tiba di area parkir, wisatawan masih harus berjalan kaki menuju titik panorama utama sebelum melanjutkan perjalanan ke dasar lembah.

Baca Juga: Menikmati Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung: Panorama Pantai Karanggongso hingga Pantai Gemah

Tips Aman Berkunjung

Meski memiliki panorama yang sangat indah, pengunjung tetap harus memperhatikan faktor keselamatan saat berkunjung ke air terjun ini.

Jalur menuju dasar lembah cukup licin, terutama ketika musim hujan. Karena itu wisatawan disarankan menggunakan sepatu trekking yang kuat dan membawa air minum yang cukup.

Selain itu, pengunjung juga dianjurkan berhati-hati saat melewati jalur curam agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Dengan keindahan alam yang luar biasa serta pengalaman petualangan yang menantang, Air Terjun Tumpak Sewu menjadi salah satu destinasi wisata alam terbaik di Indonesia yang wajib dikunjungi.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Review wisata Air Terjun Tumpak Sewu #wisata lumajang #Air Terjun Tumpak Sewu