Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Wisata Pantai Klayar Pacitan 2026: Pantai Ikonik dengan Seruling Samudra, Tebing Karst dan Sunset Laut Selatan yang Menawan

Muhammad Rusdian Nuzula • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:55 WIB

Review wisata Pantai Klayar Pacitan 2026 dengan fenomena Seruling Samudra, batu karang unik, dan panorama Laut Selatan yang memukau.
Review wisata Pantai Klayar Pacitan 2026 dengan fenomena Seruling Samudra, batu karang unik, dan panorama Laut Selatan yang memukau.

RADAR TULUNGAGUNG - Review wisata Pantai Klayar Pacitan menunjukkan bahwa destinasi ini masih menjadi salah satu pantai paling populer di Jawa Timur. Pantai yang berada di wilayah Pacitan ini dikenal dengan panorama alamnya yang dramatis serta fenomena alam yang tidak banyak dimiliki pantai lain.

Melalui berbagai review wisata Pantai Klayar Pacitan, wisatawan dapat menemukan keunikan berupa semburan air laut yang menghasilkan suara seperti seruling. Fenomena ini membuat Pantai Klayar menjadi destinasi yang berbeda dibanding pantai lain di pesisir selatan.

Review wisata Pantai Klayar Pacitan juga menyoroti keindahan formasi batu karang raksasa yang menghiasi garis pantai. Bentuknya yang unik bahkan sering disamakan dengan patung Sphinx di Mesir.

Baca Juga: Menyusuri Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung: Panorama Pantai Karanggongso Indah, Pengendara Diminta Waspada Jalan Ambles

Panorama Alam Khas Pesisir Selatan

Pantai Klayar memiliki karakter ombak besar khas Samudra Hindia. Ombaknya terlihat kuat namun tetap memancarkan panorama yang indah jika dinikmati dari jarak aman.

Garis pantainya cukup panjang dengan hamparan pasir yang lapang. Kondisi ini membuat pantai terasa luas dan nyaman untuk berjalan santai menyusuri tepi laut.

Di kejauhan, tebing karst menjulang dengan warna batu kapur yang dominan putih.

Bagian dari Geopark Gunung Sewu

Secara geologi, Pantai Klayar merupakan bagian dari kawasan karst Gunung Sewu.

Kawasan ini telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark karena memiliki nilai geologi yang sangat penting.

Batu kapur yang ada di kawasan ini terbentuk dari proses alam yang berlangsung selama jutaan tahun.

Erosi air laut kemudian membentuk berbagai celah dan ceruk batu yang unik, termasuk celah yang menghasilkan fenomena Seruling Samudra.

Seruling Samudra yang Ikonik

Fenomena Seruling Samudra menjadi ikon utama Pantai Klayar.

Ketika ombak menghantam celah batu karang, air laut akan menyembur ke atas dan menghasilkan suara yang menyerupai tiupan seruling.

Semburan air tersebut dapat terlihat cukup tinggi, terutama saat ombak besar datang dari arah laut selatan.

Fenomena ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang ke Pantai Klayar.

Baca Juga: Perempatan Mekah di Jalur Lintas Selatan Tulungagung Viral, Jadi Spot Nongkrong Baru dengan Panorama Tebing dan Laut

Batu Karang Ikonik Pantai Klayar

Selain fenomena Seruling Samudra, wisatawan juga sering berburu foto di area batu karang raksasa.

Batu karang tersebut memiliki bentuk unik yang menyerupai patung Sphinx.

Lokasinya berada di sisi timur pantai dan sering dijadikan latar belakang foto oleh pengunjung.

Keindahan formasi batu karang tersebut membuat Pantai Klayar terlihat sangat eksotis.

Fasilitas dan Aktivitas Wisata

Pantai Klayar memiliki fasilitas wisata yang cukup lengkap.

Wisatawan dapat menemukan berbagai warung makan yang menjual makanan ringan hingga hidangan laut.

Tersedia juga musala, toilet, gazebo, serta beberapa wahana wisata seperti ATV.

Di sekitar kawasan pantai terdapat banyak homestay yang bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menginap.

Baca Juga: Menikmati Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung: Panorama Pantai Karanggongso hingga Pantai Gemah

Destinasi Wisata Sekitar Pantai Klayar

Banyak wisatawan yang menjadikan Pantai Klayar sebagai titik awal untuk menjelajahi pantai lain di Pacitan.

Beberapa pantai yang sering dikunjungi setelah dari Klayar antara lain Pantai Buyutan, Pantai Banyu Tibo, dan Pantai Srau.

Karena lokasinya yang strategis, Pantai Klayar sering menjadi destinasi utama sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan ke pantai lain.

Waktu Favorit Berkunjung

Banyak wisatawan datang ke Pantai Klayar pada sore hari untuk menikmati suasana pantai yang romantis.

Sunset di pantai ini sering menjadi momen yang dinantikan pengunjung.

Namun pengunjung tetap diingatkan untuk tidak berenang di laut karena arus balik Samudra Hindia bisa sangat kuat.

Dengan lanskap alam yang dramatis, fenomena Seruling Samudra yang unik, serta panorama batu karang yang eksotis, Pantai Klayar Pacitan tetap menjadi salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Jawa Timur.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Pantai Pacitan #Review wisata Pantai Klayar Pacitan