Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wisata Georgia Viral di YouTube: Dari Tbilisi hingga Batumi, Traveler Ungkap Surga Tersembunyi Eropa yang Jarang Diketahui

Ingge Nayla Ayu Karina • Sabtu, 7 Maret 2026 | 15:25 WIB

Wisata Georgia viral di YouTube. Dari Tbilisi, Kazbegi hingga Batumi, negara ini menyimpan panorama alam dan sejarah menakjubkan.
Wisata Georgia viral di YouTube. Dari Tbilisi, Kazbegi hingga Batumi, negara ini menyimpan panorama alam dan sejarah menakjubkan.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Wisata Georgia kembali menjadi sorotan setelah sebuah video perjalanan di YouTube memperlihatkan keindahan negara kecil di kawasan Kaukasus tersebut. Dalam video tersebut, seorang traveler asal Indonesia membagikan pengalaman menjelajahi berbagai destinasi populer mulai dari Tbilisi, Kazbegi, hingga kota pantai Batumi.

Baca Juga: Review Wisata Air Terjun Tumpak Sewu 2026: Pesona “Niagara-nya Jawa Timur”, Jalur Ekstrem dan Panorama Alam yang Memukau

Perjalanan ini memperlihatkan bahwa wisata Georgia memiliki daya tarik luar biasa, mulai dari arsitektur kota tua yang unik, pegunungan dramatis, sejarah ribuan tahun, hingga kuliner khas yang menggugah selera.

 

Untuk mencapai negara ini, perjalanan dari Jakarta biasanya harus transit terlebih dahulu di Turki sebelum melanjutkan penerbangan menuju Tbilisi, ibu kota Georgia. Setibanya di sana, wisatawan langsung disambut udara dingin dan suasana kota yang memadukan budaya Asia dan Eropa.

 

Menariknya, meskipun secara geografis Georgia berada di antara dua benua, masyarakat setempat lebih bangga menyebut negaranya sebagai bagian dari Eropa.

 

Menjelajahi Ikon Kota Tbilisi

 

Destinasi pertama dalam perjalanan wisata Georgia ini adalah Clock Tower Tbilisi, salah satu ikon kota yang memiliki bentuk unik dan terlihat sedikit miring.

 

Menara ini sebenarnya merupakan bagian dari kompleks teater boneka terkenal di kota tersebut. Arsitekturnya yang artistik membuat banyak wisatawan menjadikannya spot foto favorit saat berkunjung ke Tbilisi.

 

Tak jauh dari sana, traveler juga mencoba kuliner lokal berupa sup ayam khas Georgia yang dimasak dengan tomat serta rempah-rempah khas. Hidangan tersebut biasanya disajikan bersama roti hangat dan memiliki rasa segar yang berbeda dari sup ayam pada umumnya.

 

Selain itu, wisatawan juga mengunjungi Bridge of Peace, jembatan modern yang melintasi Sungai Kura dan menghubungkan dua sisi kota Tbilisi. Jembatan kaca ini dibangun pada tahun 2010 dan menjadi simbol persatuan masyarakat Georgia.

 

Menikmati Panorama dari Mother of Georgia

 

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menaiki cable car dari Rike Park menuju patung ikonik Mother of Georgia.

 

Patung raksasa ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Tangan kirinya memegang mangkuk anggur sebagai simbol keramahan warga Georgia terhadap tamu, sedangkan tangan kanan memegang pedang yang melambangkan perlindungan dari musuh.

 

Dari puncak bukit tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama kota Tbilisi yang memukau, termasuk kawasan Old Town yang dipenuhi bangunan bersejarah.

 

Berburu Barang Antik di Dry Bridge Market

 

Destinasi lain yang menarik adalah Dry Bridge Market, pasar loak yang menjual berbagai barang antik dan vintage.

 

Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1990-an dan hingga kini masih aktif menjadi pusat perdagangan barang koleksi. Di tempat ini, pengunjung bisa menemukan lukisan, perhiasan lama, buku klasik, hingga berbagai karya seni dari seniman lokal.

 

Bagi pecinta barang unik dan bersejarah, pasar ini menjadi salah satu tempat wajib dalam agenda wisata Georgia.

 

Pesona Pegunungan Kazbegi

 

Setelah menjelajahi Tbilisi, perjalanan berlanjut ke kawasan Kazbegi yang terkenal dengan panorama Pegunungan Kaukasus.

 

Di kawasan ini terdapat Gergeti Trinity Church, gereja bersejarah yang berdiri di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Lokasinya yang berada di puncak bukit membuat gereja ini terlihat dramatis dengan latar belakang pegunungan bersalju.

 

Selain menjadi destinasi wisata populer, tempat ini juga memiliki filosofi spiritual, yakni bahwa perjalanan menuju tempat suci membutuhkan usaha dan perjuangan.

 

Sighnaghi, Kota Romantis Georgia

 

Perjalanan berikutnya membawa wisatawan ke Sighnaghi, kota kecil yang dijuluki City of Love.

 

Julukan tersebut berasal dari legenda seorang pelukis bernama Niko Pirosmani yang menjual seluruh hartanya demi membeli jutaan bunga untuk wanita yang ia cintai.

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Bali yang Paling Diburu Wisatawan 2026, Panorama Alam hingga Pura Ikonik

Meski kisah cintanya berakhir tragis, cerita tersebut menjadi legenda romantis yang membuat kota ini dikenal sebagai kota cinta di Georgia.

 

Selain romantisme, kawasan ini juga terkenal sebagai pusat produksi wine Georgia, yang diyakini sebagai salah satu tradisi pembuatan anggur tertua di dunia.

 

Batumi, Kota Pantai Modern di Laut Hitam

 

Destinasi terakhir dalam perjalanan wisata Georgia ini adalah Batumi, kota terbesar kedua di negara tersebut yang terletak di tepi Laut Hitam.

 

Batumi dikenal sebagai kota wisata pantai dengan arsitektur modern serta kehidupan malam yang ramai. Karena banyaknya kasino dan hotel mewah, kota ini bahkan dijuluki “Las Vegas of the Black Sea.”

 

Salah satu landmark terkenal di Batumi adalah patung Ali and Nino, instalasi seni kinetik yang menggambarkan kisah cinta dua tokoh dari latar budaya berbeda.

 

Patung tersebut bergerak setiap beberapa menit hingga kedua figur saling mendekat, bertemu, lalu kembali terpisah, melambangkan kisah cinta tragis yang tidak bisa bersatu.

 

Dengan kombinasi panorama alam spektakuler, sejarah panjang, serta budaya unik, wisata Georgia kini semakin menarik perhatian wisatawan dunia.

 

Negara ini perlahan mulai dikenal sebagai destinasi alternatif di Eropa Timur yang menawarkan pengalaman perjalanan berbeda dibanding negara wisata populer lainnya.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Sighnaghi City of Love #Kazbegi Georgia #Wisata Georgia #Batumi Georgia #Tsibilisi Georgia