RADAR TULUNGAGUNG - Liburan ke Glasgow Skotlandia menjadi pengalaman menarik bagi banyak wisatawan yang ingin menjelajahi kota terbesar di Skotlandia selain Edinburgh. Kota ini menawarkan berbagai destinasi wisata, transportasi yang mudah, hingga pilihan kuliner internasional yang beragam.
Dalam sebuah perjalanan wisata yang dibagikan melalui video perjalanan, pengalaman liburan ke Glasgow Skotlandia dimulai dengan perjalanan menggunakan kereta antar kota. Transportasi kereta memang menjadi salah satu pilihan utama wisatawan yang bepergian di Inggris dan Skotlandia karena relatif cepat dan nyaman.
Namun, perjalanan kali ini sempat mengalami kendala. Kereta yang sebelumnya dipesan ternyata dibatalkan sehingga penumpang harus menunggu sekitar satu jam untuk jadwal keberangkatan berikutnya. Meski begitu, perjalanan tetap dilanjutkan menuju Glasgow yang dikenal sebagai pusat budaya dan hiburan di Skotlandia.
Setibanya di kota tersebut, wisatawan langsung memulai aktivitas dengan mencari tempat makan yang cukup familiar bagi mereka.
Mencari Restoran Jepang yang Pernah Dicoba di Liverpool
Setelah tiba di Glasgow, rencana awal sebenarnya adalah berbelanja bahan makanan dan memasak di tempat penginapan. Namun karena perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya diputuskan untuk mencari tempat makan terlebih dahulu.
Pilihan jatuh pada sebuah restoran Jepang yang sebelumnya sering mereka kunjungi ketika berada di Liverpool. Restoran tersebut dikenal memiliki menu yang cukup variatif serta harga yang relatif terjangkau.
Menu makanan di restoran tersebut berkisar sekitar 8,25 poundsterling. Harga ini sedikit lebih mahal dibandingkan di kota lain, tetapi masih dianggap wajar untuk restoran di kota besar seperti Glasgow.
Salah satu alasan memilih restoran tersebut adalah karena di Liverpool restoran itu menyediakan makanan halal. Meski belum dipastikan apakah cabang di Glasgow juga halal, pengalaman sebelumnya membuat mereka cukup yakin untuk mencoba kembali menu yang tersedia.
Kuliner internasional memang cukup mudah ditemukan di Glasgow. Kota ini memiliki banyak restoran dari berbagai negara seperti Jepang, India, Turki, hingga Timur Tengah.
Menginap di Airbnb untuk Menghemat Biaya Perjalanan
Selama liburan ke Glasgow Skotlandia, wisatawan tersebut memutuskan untuk menginap di sebuah Airbnb selama tiga hari. Pilihan ini diambil karena dinilai lebih hemat dibandingkan hotel, terutama jika ingin memasak sendiri.
Menginap di apartemen sewaan memungkinkan wisatawan membeli bahan makanan di supermarket dan memasaknya di dapur penginapan. Cara ini menjadi strategi umum bagi pelancong yang ingin menghemat pengeluaran selama perjalanan di Eropa.
Selain lebih ekonomis, tinggal di Airbnb juga memberikan suasana yang lebih nyaman seperti berada di rumah sendiri. Wisatawan bisa lebih fleksibel mengatur waktu makan maupun aktivitas selama berada di kota tersebut.
Setelah beristirahat sejenak di tempat penginapan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan-jalan santai untuk menikmati suasana kota Glasgow di hari pertama.
Menjelajahi Transportasi dan Terminal Bus Kota Glasgow
Saat menjelajahi kota, mereka juga sempat mengunjungi sebuah terminal transportasi yang menjadi pusat bus dalam kota. Terminal seperti ini sangat penting bagi mobilitas warga maupun wisatawan di Glasgow.
Transportasi umum di kota ini memang cukup lengkap. Selain kereta antar kota, terdapat juga jaringan bus yang menghubungkan berbagai wilayah di dalam kota maupun kawasan sekitarnya.
Dengan sistem transportasi yang terintegrasi, wisatawan dapat dengan mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Bagi pelancong yang baru pertama kali datang, transportasi umum di Glasgow relatif mudah digunakan karena informasi rute dan jadwal cukup jelas.
Mengunjungi Stadion Ikonik Rangers FC
Di akhir perjalanan hari pertama, mereka memutuskan untuk mengunjungi salah satu stadion sepak bola terkenal di Glasgow, yaitu markas klub Rangers FC.
Stadion ini dikenal sebagai salah satu stadion paling ikonik di Skotlandia. Sayangnya, saat kunjungan dilakukan stadion sedang tidak dibuka untuk umum sehingga wisatawan hanya dapat melihat bagian eksteriornya saja.
Meski begitu, bangunan stadion tetap terlihat sangat menarik dari luar. Arsitekturnya memiliki desain klasik yang berbeda dengan stadion modern yang banyak menggunakan material kaca.
Stadion tersebut juga memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi rumah bagi salah satu klub sepak bola terbesar di Skotlandia.
Bagi para penggemar sepak bola, mengunjungi stadion Rangers FC tentu menjadi pengalaman yang menarik meskipun hanya bisa melihatnya dari luar.
Perjalanan hari pertama di Glasgow pun ditutup dengan suasana santai setelah seharian menjelajahi kota, mencoba kuliner, hingga melihat salah satu ikon olahraga Skotlandia.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Skotlandia, Glasgow bisa menjadi destinasi yang menarik dengan kombinasi budaya, kuliner, dan sejarah olahraga yang kuat.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina