Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wisata Makam Bung Karno Blitar Selalu Ramai, Ada Museum Gratis, Perpustakaan Modern hingga Pusat Oleh-Oleh Khas Blitar

Gita Dwi Nuraini • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB
Wisata Makam Bung Karno Blitar menawarkan museum gratis, perpustakaan modern, ziarah sejarah, dan oleh-oleh khas Blitar.(Gemini AI)
Wisata Makam Bung Karno Blitar menawarkan museum gratis, perpustakaan modern, ziarah sejarah, dan oleh-oleh khas Blitar.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNGWisata Makam Bung Karno Blitar terus menjadi salah satu destinasi unggulan yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat berada di Kota Blitar, Jawa Timur. Kompleks pemakaman Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, ini tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga pusat edukasi sejarah dan wisata keluarga yang lengkap.

Setiap harinya, Wisata Makam Bung Karno Blitar dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Mulai dari pelajar, mahasiswa, rombongan wisata hingga peziarah datang untuk mengenang perjuangan sang Proklamator sekaligus mempelajari sejarah bangsa Indonesia.

Selain menjadi lokasi peristirahatan terakhir Bung Karno, kawasan ini juga memiliki berbagai fasilitas menarik seperti Museum Bung Karno, Perpustakaan Bung Karno, area kuliner, hingga pusat oleh-oleh khas Blitar yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca Juga: Wisata Malang 5 Hari 4 Malam, Jelajahi Bromo, Tumpak Sewu hingga Teluk Asmara yang Dijuluki Raja Ampatnya Jawa Timur

Museum Bung Karno Gratis untuk Pengunjung

Salah satu destinasi favorit di dalam kompleks ini adalah Museum Bung Karno yang dapat dikunjungi secara gratis. Sebelum masuk, pengunjung diwajibkan mengisi buku tamu sebagai data kunjungan.

Di dalam museum, wisatawan dapat melihat berbagai koleksi foto bersejarah yang menggambarkan perjalanan hidup Soekarno sejak masa kecil hingga menjadi Presiden pertama Indonesia. Tersedia pula dokumentasi tentang masa-masa perjuangan kemerdekaan, pengasingan Bung Karno, serta perjalanan politiknya.

Museum ini juga menyimpan sejumlah benda bersejarah seperti pakaian yang pernah digunakan Bung Karno, paspor lama, koleksi uang kuno, keris pusaka, hingga berbagai arsip penting yang berkaitan dengan perjalanan hidup sang Proklamator.

Menariknya, pengelola museum menghadirkan teknologi digital untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sejarah. Pengunjung dapat mengakses informasi biografi dan dokumentasi Bung Karno melalui layar interaktif yang lebih modern dan mudah dipahami.

Baca Juga: Dari Efisiensi 2025 ke Efisiensi 2026: Sinyal Apa yang Pasar Beri?

Perpustakaan Modern yang Nyaman untuk Belajar

Tak jauh dari museum, terdapat Perpustakaan Bung Karno yang juga menjadi salah satu fasilitas unggulan di kawasan wisata ini.

Perpustakaan tersebut memiliki koleksi buku yang cukup lengkap dan tertata rapi. Pengunjung dapat membaca berbagai referensi sejarah, politik, kebudayaan, hingga literatur umum dalam suasana yang tenang dan nyaman.

Selain ruang baca utama, tersedia pula layanan literatur Bung Karno yang sering dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk mengerjakan tugas maupun melakukan penelitian.

Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis setelah pengunjung mengisi buku tamu. Kehadiran perpustakaan modern tersebut menjadikan kawasan Makam Bung Karno bukan hanya sebagai lokasi wisata religi, tetapi juga pusat edukasi sejarah nasional.

Baca Juga: DPRD Tulungagung Kawal Tuntutan GEMPAR, Optimalisasi PAD dari PPJ dan PJU hingga Reforma Agraria Jadi Prioritas

Ribuan Peziarah Datang Setiap Hari

Daya tarik utama kawasan ini tentu berada di area makam Bung Karno. Pengunjung yang ingin masuk ke area pemakaman harus mengikuti antrean dan mengisi buku tamu terlebih dahulu.

Di dalam kompleks makam, suasana terlihat khusyuk. Banyak peziarah yang datang untuk berdoa bersama maupun secara pribadi. Menurut keterangan pemandu wisata dalam video, kunjungan peziarah berlangsung hampir setiap hari dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Keramaian tersebut menunjukkan bahwa sosok Bung Karno masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia sebagai tokoh proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia.

Surga Oleh-Oleh Khas Blitar

Setelah berziarah dan berkeliling museum, wisatawan akan disambut deretan pedagang yang menjual berbagai cendera mata khas Blitar.

Pilihan oleh-oleh yang tersedia sangat beragam, mulai dari gantungan kunci, gelang, tas, miniatur Bung Karno, patung, gelas bergambar Bung Karno, hingga berbagai kerajinan tangan buatan pelaku UMKM lokal.

Tak hanya kerajinan, pengunjung juga dapat membeli aneka makanan khas Blitar seperti dodol, tape, wajik, brem, jenang, sambal pecel, serta berbagai produk olahan lainnya.

Buah khas daerah seperti nanas dan belimbing Karangsari juga banyak dijajakan di sepanjang jalur keluar kawasan wisata. Harga produk yang ditawarkan cukup terjangkau sehingga cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah.

Dengan kombinasi wisata sejarah, wisata religi, edukasi, serta pusat oleh-oleh yang lengkap, Makam Bung Karno tetap menjadi destinasi favorit yang wajib dikunjungi saat berada di Blitar. Kehadiran museum gratis dan perpustakaan modern semakin menambah nilai edukatif sekaligus memperkuat posisi kawasan ini sebagai salah satu ikon wisata paling terkenal di Jawa Timur.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Wisata Makam Bung Karno Blitar #Museum Bung Karno #perpustakaan bung karno #oleh-oleh khas blitar #makam bung karno