RADAR TULUNGAGUNG - Wisata Banyuwangi 2026 terus menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten yang dikenal dengan julukan The Sunrise of Java ini memiliki beragam destinasi wisata unggulan, mulai dari pegunungan, pantai eksotis, kawasan konservasi, hingga wisata sejarah yang tersebar di berbagai kecamatan.
Popularitas wisata Banyuwangi 2026 tidak lepas dari kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut. Lokasinya yang berbatasan langsung dengan Bali membuat Banyuwangi menjadi pintu gerbang wisata sekaligus destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berbagai objek wisata di Banyuwangi menawarkan pengalaman berbeda. Mulai dari menikmati fenomena alam langka, menjelajahi pulau-pulau kecil yang indah, hingga menikmati suasana hutan yang unik dan menenangkan.
Kawah Ijen Tetap Jadi Primadona
Salah satu ikon wisata Banyuwangi yang paling terkenal adalah Kawah Ijen. Destinasi ini menjadi tujuan utama wisatawan karena memiliki fenomena blue fire atau api biru yang langka dan menjadi daya tarik kelas dunia.
Kawah Ijen selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Wisatawan biasanya memulai pendakian pada dini hari untuk menyaksikan keindahan blue fire sekaligus menikmati panorama matahari terbit dari puncak gunung.
Selain itu, kawasan Paltuding yang menjadi titik awal pendakian memiliki area parkir luas dan fasilitas pendukung yang semakin memadai. Wisatawan juga dapat menginap di sejumlah penginapan maupun glamping yang berada di sekitar kawasan Ijen.
Pulau Bedil, Raja Ampatnya Banyuwangi
Di kawasan Pesanggaran, terdapat destinasi yang mulai banyak dibicarakan wisatawan, yakni Pulau Bedil. Tempat ini sering dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi karena memiliki gugusan pulau-pulau kecil yang tersebar di tengah laut.
Keindahan panorama laut berpadu dengan perbukitan hijau menjadikan Pulau Bedil sebagai lokasi favorit untuk berburu foto dan menikmati suasana alam yang masih asri. Selain Pulau Bedil, wilayah Pesanggaran juga memiliki Teluk Hijau, Sukamade, Muara Baduk, dan Pantai Pulau Merah yang menjadi tujuan wisata unggulan.
De Djawatan dan Jejak Sejarah Banyuwangi
Destinasi lain yang tak kalah populer adalah De Djawatan yang berada di Kecamatan Cluring. Tempat ini terkenal karena deretan pohon trembesi raksasa yang berusia ratusan tahun.
Suasana kawasan tersebut sering dibandingkan dengan latar film fantasi Lord of The Rings. Tidak heran jika De Djawatan menjadi lokasi favorit untuk foto prewedding, pembuatan film, hingga konten media sosial.
Sementara itu, kawasan Glenmore juga menyimpan banyak peninggalan sejarah era kolonial Belanda. Bangunan tua, rumah peninggalan Belanda, hingga bekas fasilitas perkebunan masih dapat ditemukan di wilayah tersebut.
Alas Purwo dan Pantai Plengkung Tetap Ramai
Taman Nasional Alas Purwo masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Kawasan konservasi ini menawarkan kombinasi wisata alam, pantai, dan hutan yang masih terjaga keasriannya.
Di dalam kawasan Alas Purwo terdapat Pantai Plengkung atau G-Land yang dikenal sebagai salah satu spot selancar terbaik di dunia. Ombaknya yang panjang menjadi daya tarik utama para peselancar internasional.
Kini, kawasan Alas Purwo juga telah dilengkapi sejumlah fasilitas penginapan yang memudahkan wisatawan untuk menikmati suasana alam lebih lama.
Baca Juga: Viral! Borong Jajanan Sepanjang Jalan di Bintaro, Modal Rp216 Ribu Nyaris Habis Sebelum Sampai Ujung
Bangsring Underwater dan Pulau Tabuhan
Bagi pencinta wisata bahari, Bangsring Underwater di Kecamatan Wongsorejo menjadi pilihan menarik. Destinasi ini menawarkan pengalaman snorkeling dan menikmati keindahan bawah laut Banyuwangi.
Di kawasan tersebut terdapat rumah apung yang menjadi ikon wisata sekaligus pusat konservasi laut. Dari Bangsring Underwater, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Tabuhan yang terkenal dengan pasir putih dan panorama laut yang memukau.
Destinasi Baru yang Mulai Diminati
Selain destinasi populer, Banyuwangi juga memiliki sejumlah tempat wisata yang mulai berkembang. Salah satunya adalah Ijen Sky Lake yang berada di jalur menuju Kawah Ijen.
Tempat ini menawarkan konsep wisata alam dengan fasilitas glamping, camping ground, restoran, serta pemandangan Kota Banyuwangi dari ketinggian. Saat cuaca berkabut, panorama yang tersaji menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Tak hanya itu, kawasan Licin juga memiliki Sendang Seruni, sebuah pemandian alami dengan udara sejuk pegunungan yang cocok untuk wisata keluarga.
Dengan puluhan destinasi yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan, Banyuwangi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah wisata terbaik di Indonesia. Keindahan alam, biaya wisata yang relatif terjangkau, serta akses yang semakin mudah membuat Banyuwangi terus menjadi tujuan favorit wisatawan pada 2026.
Editor : Fadhilah Salsa Bella