Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pantai Tulungagung Ini Tanpa Tiket Masuk, Punya Batu Karang Ikonik dan Sunset Memukau di Jalur Lintas Selatan

Davina Ar Raafika • Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB
Pantai Tulungagung di Jalur Lintas Selatan menawarkan panorama batu karang, tanpa tiket masuk, cocok untuk berburu sunset dan fotografi. (Pinterest)
Pantai Tulungagung di Jalur Lintas Selatan menawarkan panorama batu karang, tanpa tiket masuk, cocok untuk berburu sunset dan fotografi. (Pinterest)

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pantai Tulungagung yang berada di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS), Jawa Timur, menawarkan panorama alam dengan batu karang raksasa sebagai ikon utamanya. Destinasi ini tidak memberlakukan tiket masuk sehingga pengunjung hanya dikenakan biaya parkir untuk menikmati keindahan pantai.

Pantai Tulungagung tersebut menjadi salah satu pilihan wisata alam bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai selatan. Selain panorama laut lepas, kawasan ini juga memiliki fasilitas pendukung di area parkir serta menyuguhkan pemandangan matahari terbenam yang menjadi daya tarik utama.

Meski demikian, pengunjung diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan menuju lokasi maupun saat berada di kawasan pantai.

Berada di Jalur Lintas Selatan

Pantai ini berada di wilayah Tulungagung, Jawa Timur, tepatnya di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Akses menuju lokasi sudah tergolong baik karena kondisi jalan disebut telah rata. Namun, permukaan jalan belum beraspal dan masih dipenuhi kerikil sehingga pengendara perlu mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati selama perjalanan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua.

Tidak Dipungut Tiket Masuk

Salah satu daya tarik pantai ini adalah tidak adanya biaya tiket masuk.

Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan, yakni Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Dengan sistem tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama pantai tanpa perlu membayar tiket retribusi.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Jadi Tercepat di Practice Moto3 Jerman 2026, Honda Team Asia Puas dengan Adaptasinya

Fasilitas Tersedia di Area Parkir

Meski tidak ada tiket masuk, kawasan wisata ini telah dilengkapi sejumlah fasilitas dasar.

Di area parkir tersedia pelindung berupa paranet untuk mengurangi paparan sinar matahari terhadap kendaraan.

Selain itu, terdapat warung makan, musala, dan toilet yang dapat dimanfaatkan pengunjung sebelum menuju bibir pantai.

Seluruh fasilitas tersebut berada di kawasan parkir bagian atas.

Pengunjung Harus Tracking Menuju Pantai

Untuk mencapai area pantai, wisatawan harus berjalan kaki.

Perjalanan dilakukan dengan menuruni anak tangga kayu yang disebut cukup tegak dan memiliki tingkat kemiringan yang ekstrem.

Karena itu, pengunjung disarankan berhati-hati saat turun maupun kembali menuju area parkir.

Jalur tracking tersebut menjadi bagian dari pengalaman sebelum menikmati panorama pantai secara langsung.

Batu Karang Besar Jadi Ikon Pantai

Sesampainya di bibir pantai, pengunjung akan disambut panorama laut selatan dengan ikon utama berupa batu karang berukuran besar yang menjulang tinggi.

Keberadaan batu karang tersebut menjadi ciri khas yang membedakan pantai ini dari sejumlah destinasi lain di Tulungagung.

Pemandangan alam yang masih alami menjadikan kawasan pantai cocok untuk menikmati suasana tenang maupun mengabadikan momen melalui fotografi.

Baca Juga: Hp 2 Jutaan RAM 8 256 GB Terbaik 2026: Intip 7 Rekomendasi Ponsel Android Berperforma Badak dan Baterai Raksasa

Cocok untuk Foto hingga Menikmati Sunset

Pantai ini direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin berburu foto.

Video menyebut kawasan tersebut kerap dimanfaatkan sebagai lokasi foto, termasuk untuk kebutuhan pre-wedding.

Selain itu, wisatawan juga dapat memancing, berjemur, atau sekadar menikmati panorama laut.

Waktu yang dianggap paling menarik untuk berkunjung adalah menjelang matahari terbenam, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00, ketika langit mulai berubah warna dan panorama pantai terlihat semakin indah.

Pengunjung Dilarang Berenang

Meski memiliki panorama yang menarik, pengunjung tidak diperbolehkan berenang di kawasan pantai ini.

Larangan tersebut disebabkan oleh kondisi ombak yang besar serta arus bawah laut yang kuat karena pantai menghadap langsung ke Samudra Hindia.

Oleh sebab itu, wisatawan diimbau menikmati keindahan pantai dari bibir pantai tanpa memasuki area laut.

Disarankan Membawa Bekal

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tidak adanya warung makan di area bibir pantai.

Seluruh fasilitas kuliner hanya tersedia di kawasan parkir bagian atas.

Karena itu, pengunjung disarankan membeli makanan maupun minuman sebelum turun menuju pantai atau membawa bekal sendiri.

Dengan demikian, wisatawan tidak perlu kembali naik ke area parkir apabila membutuhkan makanan atau minuman selama berada di tepi pantai.

Panorama Alam Jadi Daya Tarik Utama

Pantai di kawasan Jalur Lintas Selatan ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui perpaduan jalur tracking, panorama batu karang, dan pemandangan laut selatan.

Meski akses menuju pantai memerlukan usaha lebih karena harus menuruni tangga kayu, keindahan alam yang disuguhkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Ditambah dengan tidak adanya tiket masuk, destinasi ini menjadi salah satu pilihan wisata alam di Tulungagung bagi masyarakat yang ingin menikmati panorama pantai, mengabadikan momen melalui fotografi, atau sekadar menyaksikan matahari terbenam dari pesisir selatan.

Editor : Davina Ar Raafika
Sumber : Yt Kampung Series
Sunset Pantai Tulungagung Pantai tanpa tiket masuk Tulungagung Wisata Pantai Tulungagung jalur lintas selatan pantai tulungagung