Liburan ke Labuan Bajo, Ini Rincian Biaya dan 6 Destinasi yang Wajib Masuk Bucket List

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:40 WIB
Liburan ke Labuan Bajo menawarkan pengalaman melihat komodo, menikmati Pink Beach hingga snorkeling di Kanawa Island lengkap dengan rincian biaya.
Liburan ke Labuan Bajo menawarkan pengalaman melihat komodo, menikmati Pink Beach hingga snorkeling di Kanawa Island lengkap dengan rincian biaya.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Liburan ke Labuan Bajo masih menjadi salah satu pilihan favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia bagian timur. Kawasan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menawarkan kombinasi wisata bahari, panorama perbukitan, hingga habitat asli komodo yang menjadi daya tarik dunia.

 

Sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas yang dikembangkan pemerintah, Labuan Bajo kini semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Perjalanan menuju Labuan Bajo dari Jakarta memerlukan waktu penerbangan sekitar dua jam. Dalam perjalanan yang dibagikan melalui video tersebut, biaya tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Labuan Bajo disebut berada di kisaran Rp 2,5 juta per orang.

 

Setibanya di Bandara Komodo, wisatawan akan langsung disambut pemandangan perbukitan dan laut khas Flores. Perbedaan waktu juga perlu diperhatikan karena wilayah ini memiliki waktu satu jam lebih cepat dibanding Jakarta.

 

Akses Menuju Pusat Wisata Labuan Bajo

 

Tidak seperti kota besar lainnya, Labuan Bajo belum memiliki layanan taksi konvensional maupun transportasi online berbasis mobil.

 

Wisatawan biasanya memanfaatkan jasa antar hotel, sopir lokal, atau menyewa kendaraan selama berada di kawasan tersebut.

 

Jarak dari Bandara Komodo menuju kawasan pelabuhan terbilang dekat, yakni sekitar 15 menit perjalanan.

 

Dalam perjalanan menuju penginapan, wisatawan juga dapat singgah di Puncak Waringin. Dari lokasi ini, pengunjung bisa menikmati panorama Pelabuhan Labuan Bajo yang dipenuhi kapal-kapal wisata.

 

Kawasan kota juga disebut memiliki tata ruang yang cukup rapi dengan kondisi jalan yang mulus sehingga memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

 

Menginap Dekat Pelabuhan

 

Untuk menghemat waktu perjalanan, wisatawan memilih menginap di hotel yang berlokasi tidak jauh dari pelabuhan.

 

Biaya penginapan yang disebutkan dalam perjalanan tersebut sekitar Rp 400 ribu per malam dengan fasilitas yang cukup memadai.

 

Hotel tersebut memiliki pemandangan langsung ke arah laut dan pelabuhan. Selain itu, lokasinya juga dekat dengan kafe, minimarket, serta layanan pesan makanan secara daring.

 

Karena aktivitas wisata biasanya dimulai sejak pagi hari, wisatawan disarankan tiba di Labuan Bajo sehari sebelum mengikuti perjalanan wisata.

 

Paket Open Trip dan Private Trip

 

Hari kedua dimulai sejak pukul 06.15 WITA dengan mengikuti paket wisata menggunakan speed boat.

 

Wisatawan dapat memilih dua jenis perjalanan, yakni open trip dan private trip.

 

Untuk open trip, biaya yang disebutkan sekitar Rp 1,45 juta per orang. Dalam paket ini, satu kapal akan diisi beberapa wisatawan dari berbagai daerah.

 

Sementara private trip diperuntukkan bagi rombongan keluarga atau teman sehingga jadwal perjalanan lebih fleksibel.

 

Speed boat yang digunakan juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti kabin berpendingin udara, kamar mandi, makanan ringan, minuman, hingga makan siang.

 

Menaklukkan Pulau Padar

 

Destinasi pertama adalah Pulau Padar, salah satu ikon wisata Labuan Bajo.

 

Untuk mencapai titik terbaik, wisatawan harus melakukan trekking sekitar 800 anak tangga.

 

Jalur pendakian dibagi menjadi lima pos yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat.

 

Meski cukup melelahkan, perjuangan tersebut terbayar lunas ketika tiba di puncak.

 

Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama tiga teluk dengan bentuk dan warna laut yang berbeda.

 

Wisatawan yang ingin menerbangkan drone di kawasan ini juga diwajibkan mengurus izin khusus dengan biaya sekitar Rp 1 juta.

 

Sementara total tiket masuk seluruh destinasi wisata dalam perjalanan tersebut diperkirakan mencapai Rp 200 ribu per orang.

 

Pink Beach dan Pasir Berwarna Merah Muda

 

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pink Beach yang berada tidak jauh dari Pulau Padar.

 

Pantai ini terkenal karena memiliki pasir berwarna merah muda yang terbentuk dari campuran pasir putih dengan pecahan organisme laut berwarna merah.

 

Keunikan tersebut membuat Pink Beach menjadi salah satu destinasi yang paling banyak diburu wisatawan.

 

Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat berenang atau bersantai di tepi pantai.

 

Melihat Komodo di Habitat Aslinya

 

Setelah dari Pink Beach, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Komodo.

 

Di kawasan ini, seluruh aktivitas trekking didampingi ranger demi menjaga keselamatan pengunjung.

 

Komodo dikenal sebagai satwa liar yang berbahaya sehingga wisatawan diimbau selalu mengikuti arahan petugas.

 

Dalam perjalanan tersebut, rombongan berhasil melihat tiga ekor komodo di area pantai.

 

Selain komodo, pulau ini juga menjadi habitat rusa, kambing, dan kerbau yang merupakan bagian dari ekosistem alami.

 

Menikmati Taka Makassar dan Kanawa Island

 

Destinasi berikutnya adalah Taka Makassar, sebuah pulau pasir kecil di tengah laut dengan air yang sangat jernih.

 

Lokasi ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto dan bermain air.

 

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Manta Point yang terkenal sebagai lokasi melihat ikan pari manta.

 

Wisata ditutup di Kanawa Island yang menawarkan keindahan bawah laut berupa terumbu karang dan berbagai jenis ikan.

Baca Juga: Wisata Labuan Bajo 2026: Biaya Liburan dan Pesona 6 Destinasi Ikonik yang Mendunia

Snorkeling menjadi aktivitas utama di pulau ini karena kondisi perairannya yang masih sangat jernih.

 

Menariknya, selama perjalanan tersebut jumlah wisatawan asing terlihat lebih mendominasi dibanding wisatawan domestik.

 

Hal itu menunjukkan bahwa Labuan Bajo kini telah menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia yang dikenal hingga mancanegara.

 

Di sisi lain, pembangunan hotel dan berbagai fasilitas pariwisata juga terus berlangsung sehingga kawasan ini diperkirakan akan berkembang semakin pesat dalam beberapa tahun mendatang.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Haviz Amrizal, You Tube, DIOLAH
Biaya Wisata Labuan Bajo Liburan ke Labuan Bajo Paket Open Trip Labuan Bajo Wisata NTT Terbaru 2026 pulau komodo