LAMONGAN - Maharani Zoo Lamongan menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang menawarkan pengalaman berbeda dengan menggabungkan kebun binatang dan wisata Goa Maharani dalam satu kawasan. Berdasarkan ulasan kanal YouTube Dewi Novala, kawasan wisata di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan ini menghadirkan koleksi satwa, wahana edukasi, hingga gua bawah tanah yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Maharani Zoo Lamongan buka setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Pengunjung dapat memilih tiket reguler Maharani Zoo & Goa maupun tiket bundling bersama Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Dalam penelusuran tersebut, kreator memperlihatkan berbagai fasilitas, koleksi satwa, area interaktif, hingga keindahan Goa Maharani yang dikenal memiliki stalaktit dan stalagmit aktif.
Harga Tiket dan Jam Operasional Maharani Zoo Lamongan
Sebelum memasuki kawasan wisata, pengunjung akan menemukan area parkir yang berada di depan pintu masuk.
Tarif parkir kendaraan terdiri dari motor Rp5.000, mobil Rp10.000, elf Rp15.000, dan bus Rp20.000. Di sekitar lokasi juga terdapat deretan kios oleh-oleh serta pasar ikan yang ramai dikunjungi wisatawan.
Untuk jam operasional, Maharani Zoo Lamongan melayani pengunjung setiap hari mulai 08.30 sampai 16.30 WIB.
Harga tiket masuk dibedakan berdasarkan hari kunjungan.
Tiket Maharani Zoo dan Goa dipatok Rp40.000 pada hari kerja (weekday) dan Rp50.000 saat akhir pekan (weekend).
Sementara itu, tersedia pula tiket bundling bersama Wisata Bahari Lamongan dengan tarif Rp115.000 pada weekday dan Rp145.000 saat weekend.
Koleksi Satwa dari Burung Makau hingga Zebra
Perjalanan dimulai dari kawasan Taman Satwa.
Zona pertama memperlihatkan berbagai jenis burung seperti burung makau dan kakatua raja.
Pengunjung kemudian diajak melihat beragam satwa herbivora, mulai dari zebra, wildebeest, hingga rusa tutul.
Salah satu aktivitas yang cukup menarik adalah feeding kuda nil.
Pengunjung dapat memberi makan kuda nil dengan biaya Rp25.000.
Baca Juga: 8 Wisata di Mojokerto Terbaru 2025, Ada Pantai di Atas Awan hingga Camping di Hutan Pinus
Galeri Satwa Hadirkan Diorama dan Fosil Purba
Setelah melewati area satwa, perjalanan berlanjut menuju Galeri Satwa.
Di dalam galeri terdapat berbagai diorama hewan serta replika fosil purba.
Beberapa koleksi yang ditampilkan antara lain fosil mamut, dinosaurus, dan paus.
Galeri ini juga menyimpan koleksi taksidermi, yaitu hewan yang diawetkan sebagai sarana edukasi.
Mayan Village Jadi Area Bermain Anak
Salah satu ikon yang dilewati sebelum memasuki area berikutnya adalah patung kepala ular kobra berukuran besar.
Tak jauh dari lokasi tersebut terdapat kandang mini donkey.
Perjalanan kemudian menuju kawasan Mayan Village.
Area seluas sekitar satu hektare ini mengusung nuansa suku Maya dan Inca.
Di dalamnya tersedia berbagai fasilitas bermain anak seperti karosel dan Kids Pool yang berada di dalam bangunan berbentuk piramida.
Gemstone Gallery dan Maharani Adventure
Kawasan wisata juga dilengkapi Gemstone Gallery.
Galeri ini menampilkan koleksi batu mulia, fosil, hingga topeng purba.
Tidak jauh dari sana terdapat area Maharani Adventure.
Zona tersebut menyediakan wahana outbound dan sepeda udara yang dapat dicoba oleh pengunjung.
Pengalaman Berinteraksi dengan Gajah Sumatera
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah saat kreator mengunjungi kandang Gajah Sumatera.
Pengunjung dapat mengikuti aktivitas memberi makan gajah sesuai jadwal yang tersedia.
Biaya feeding gajah dipatok Rp10.000.
Selain gajah, terdapat pula berbagai satwa lain seperti pelikan, flamingo, rusa Bawean, kasuari, emu, hingga kura-kura.
Petting Zoo hingga Koleksi Singa Putih
Perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Petting Zoo, Lion and Tiger.
Di area ini pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan beberapa satwa jinak seperti kambing kerdil dan kelinci.
Sementara itu, koleksi satwa predator meliputi Harimau Benggala, Harimau Sumatera, serta Singa Putih asal Afrika.
Goa Maharani Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu tujuan utama kunjungan adalah Goa Maharani.
Gua bawah tanah ini berada pada kedalaman sekitar 25 meter dengan luas mencapai 2.500 meter persegi.
Dalam video dijelaskan bahwa Goa Maharani ditemukan secara tidak sengaja pada 6 Agustus 1992.
Keunikan gua terletak pada keberadaan stalaktit dan stalagmit aktif yang dihiasi pencahayaan warna-warni sehingga menghadirkan suasana yang berbeda selama penelusuran.
Koleksi Primata hingga Bird Park
Setelah keluar dari Goa Maharani, perjalanan kembali berlanjut ke kawasan kebun binatang.
Pengunjung dapat melihat binturong, tapir, serta berbagai koleksi satwa primata.
Beberapa di antaranya adalah marmoset, babun, owa, dan monyet Jepang atau monyet salju.
Selain itu terdapat merkat dan kawasan bird park.
Di area ini pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan burung parkit.
Zona Exotic Albino Menampilkan Satwa Langka
Maharani Zoo juga memiliki kawasan Exotic Albino.
Zona ini menampilkan berbagai satwa dengan kelainan genetik yang membuat warna tubuhnya menjadi putih.
Koleksi yang diperlihatkan meliputi piton albino, landak albino, rakun albino, hingga merak putih.
Keberadaan zona ini menjadi salah satu daya tarik edukasi karena memperkenalkan pengunjung pada karakteristik satwa albino.
Area Amfiteater dan Pusat Oleh-Oleh
Menjelang akhir perjalanan, kreator mengunjungi area amfiteater yang disebut akan dibuka untuk pertunjukan khusus.
Perjalanan kemudian melewati kandang jalak Bali, salah satu koleksi burung yang ada di kawasan tersebut.
Sebelum meninggalkan lokasi, pengunjung akan melewati pusat oleh-oleh khas Lamongan yang berada di sekitar pintu keluar.
Keberadaan deretan toko tersebut memudahkan wisatawan membawa buah tangan setelah menikmati seluruh rangkaian wisata.
Wisata Edukasi dan Rekreasi dalam Satu Kawasan
Berdasarkan penelusuran dalam video, Maharani Zoo Lamongan menawarkan konsep wisata yang menggabungkan rekreasi, edukasi, dan eksplorasi alam.
Pengunjung dapat menikmati koleksi satwa, mencoba aktivitas memberi makan hewan, menjelajahi Goa Maharani, hingga memanfaatkan berbagai fasilitas pendukung dalam satu kawasan.
Perpaduan kebun binatang dan gua bawah tanah menjadikan destinasi ini sebagai salah satu pilihan wisata keluarga di Kabupaten Lamongan yang menghadirkan pengalaman beragam dalam sekali kunjungan.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : YT DEWI NOVALA