Pantai Suluban Bali Jadi Buruan Wisatawan Saat Lebaran, Ombak Besar Bikin Pengunjung Hanya Bisa Menikmati dari Tebing

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 14:13 WIB
Pantai Suluban Bali dipadati wisatawan saat libur Lebaran. Tiket masuk Rp5.000, namun ombak besar membuat akses menuju bibir pantai sementara ditutup.
Pantai Suluban Bali dipadati wisatawan saat libur Lebaran. Tiket masuk Rp5.000, namun ombak besar membuat akses menuju bibir pantai sementara ditutup.

 

TULUNGAGUNG - Pantai Suluban Bali kembali menunjukkan pesonanya sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Pulau Dewata. Memasuki masa libur Hari Raya Lebaran, kawasan pantai yang berada di Pecatu, Uluwatu, Kabupaten Badung ini dipenuhi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menikmati panorama laut dan tebing karang yang ikonik.

 

Sejak siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke Pantai Suluban Bali. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai surga bagi peselancar dunia tersebut tampak hidup dengan aktivitas wisatawan yang berjalan kaki, berburu foto, hingga bersantai di berbagai kafe yang berjejer di sepanjang jalur menuju pantai.

 

Namun, suasana liburan kali ini sedikit berbeda. Ombak laut yang sedang pasang membuat sebagian besar area pantai tertutup air sehingga pengunjung tidak dapat turun hingga ke bibir pantai seperti pada kondisi air surut.

 

Tiket Masuk Hanya Rp5.000

 

Pantai Suluban masih menjadi salah satu objek wisata dengan harga tiket yang sangat terjangkau. Pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000 per orang untuk menikmati kawasan wisata tersebut.

 

Akses menuju pantai juga relatif mudah. Wisatawan dapat datang menggunakan sepeda motor maupun mobil karena area parkir tersedia cukup luas. Selain itu, tersedia pula layanan ojek lokal maupun ojek online yang siap mengantar wisatawan hingga pintu masuk kawasan wisata.

 

Jalur menuju Pantai Suluban kini terlihat semakin tertata. Jalan setapak sudah diperbaiki, kebersihan kawasan tetap terjaga, sementara deretan minimarket, restoran, toko oleh-oleh, hingga coffee shop membuat kawasan wisata ini semakin nyaman dikunjungi.

 

Pemandangan Eksotis Jadi Daya Tarik

 

Keunggulan utama Pantai Suluban terletak pada bentang alamnya yang unik. Pantai ini berada di bawah tebing batu kapur dengan lorong-lorong sempit yang menjadi akses menuju bibir pantai.

 

Saat kondisi air laut surut, wisatawan biasanya dapat berjalan melewati sela-sela karang menuju hamparan pasir putih yang tersembunyi. Spot tersebut menjadi lokasi favorit untuk berfoto karena menawarkan latar tebing tinggi dan ombak Samudra Hindia yang memukau.

 

Tak hanya itu, kawasan ini juga dikenal memiliki sunset yang indah. Menjelang sore, suasana Pantai Suluban berubah semakin ramai karena banyak wisatawan datang untuk menikmati matahari terbenam sambil bersantai di kafe maupun beach club.

 

Ombak Tinggi Tutup Akses Pantai

 

Pada kunjungan kali ini, ombak besar menjadi perhatian utama para pengunjung. Air laut yang sedang pasang bahkan sudah mencapai area yang biasanya digunakan wisatawan untuk berjalan menuju pantai.

 

Akibatnya, aktivitas bermain pasir maupun menyusuri lorong karang tidak dapat dilakukan. Sebagian besar wisatawan akhirnya memilih menikmati panorama dari atas tebing atau duduk di area kafe sambil menunggu air laut surut.

 

Bendera merah juga dipasang sebagai tanda bahwa kondisi pantai belum aman untuk turun ke area bawah. Meski demikian, beberapa peselancar tetap terlihat memanfaatkan ombak besar untuk berselancar di titik yang memang diperuntukkan bagi aktivitas surfing.

 

Banyak Kafe dan Beach Club

 

Sepanjang jalur menuju Pantai Suluban, wisatawan akan menemukan banyak pilihan tempat bersantai. Beberapa nama yang cukup dikenal antara lain Single Fin, Island Brewing, hingga sejumlah restoran dan warung lokal yang menyuguhkan pemandangan langsung ke arah laut.

 

Selain menikmati makanan dan minuman, pengunjung juga dapat membeli berbagai suvenir khas Bali di toko-toko yang berada di sepanjang tangga menuju pantai.

 

Bahkan saat ombak sedang pasang, banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu di kafe sembari menikmati deburan ombak yang menghantam tebing karang.

 

Waktu Terbaik Berkunjung

Baca Juga: 10 Pantai Bali Terbaru 2026 Paling Populer, Hidden Beach hingga Pantai Viral dengan Tiket Mulai Gratis

Berdasarkan kondisi yang terlihat dalam video, waktu terbaik mengunjungi Pantai Suluban adalah pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA. Pada jam tersebut air laut biasanya mulai surut sehingga akses menuju pantai kembali terbuka.

 

Dengan kondisi tersebut, wisatawan dapat menikmati seluruh keindahan Pantai Suluban secara maksimal, mulai dari berjalan di sela-sela karang, menikmati pasir pantai, hingga menyaksikan panorama matahari terbenam yang menjadi ikon wisata kawasan Uluwatu.

 

Meski kali ini ombak sedang tinggi, pesona Pantai Suluban tetap berhasil memikat wisatawan. Keindahan alam, fasilitas yang semakin lengkap, serta suasana khas kawasan Pecatu menjadikan destinasi ini tetap layak masuk daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Bali.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : JooUpdate, You Tube, DIOLAH
Pantai Suluban Bali Libur Lebaran Bali Pantai Pecatu pantai bali wisata Uluwatu