Lombok Punya Hidden Gem Menakjubkan, Jelajahi Senggigi, Bukit Merese, Mandalika hingga Desa Sade

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:35 WIB
Lombok menawarkan wisata lengkap mulai Pantai Batu Bolong, Bukit Merese, Bukit Seger, Kuta Mandalika, Desa Sade hingga Pantai Ampenan yang memikat wisatawan.
Lombok menawarkan wisata lengkap mulai Pantai Batu Bolong, Bukit Merese, Bukit Seger, Kuta Mandalika, Desa Sade hingga Pantai Ampenan yang memikat wisatawan.

 

TULUNGAGUNG – Lombok terus mencuri perhatian wisatawan berkat deretan destinasi alam yang memukau dan budaya lokal yang masih terjaga. Pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menawarkan pengalaman liburan yang lengkap, mulai dari wisata pantai, bukit, desa adat, hingga kuliner khas yang membuat perjalanan semakin berkesan.

 

Menjelajahi Lombok dengan sepeda motor menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati setiap sudut keindahan pulau ini. Jalanan yang mulus, panorama laut di sepanjang pesisir, hingga perbukitan hijau menjadi pemandangan yang menemani perjalanan dari pagi hingga senja.

 

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Lombok secara maksimal, ada sejumlah destinasi yang layak masuk daftar kunjungan. Mulai dari Pantai Batu Bolong, Bukit Malimbu, Bukit Merese, Bukit Seger, Pantai Kuta Mandalika, Desa Adat Sade, hingga Pantai Ampenan.

 

Menikmati Pesona Pantai Batu Bolong

 

Perjalanan dari Kota Mataram menuju kawasan Senggigi menghadirkan panorama yang memanjakan mata. Jalan berkelok mengikuti garis pantai dengan laut biru di satu sisi dan bukit hijau di sisi lainnya.

 

Salah satu destinasi yang menarik perhatian adalah Pantai Batu Bolong. Pantai ini memiliki sebuah pura yang berdiri di atas batu karang berlubang, menjadikannya ikon wisata yang unik di kawasan Senggigi.

 

Wisatawan yang datang diwajibkan mengenakan kain kuning sebagai bentuk penghormatan terhadap kawasan suci. Menariknya, tiket masuk tidak dipatok dengan harga tertentu karena pengunjung cukup memberikan donasi seikhlasnya.

 

Selain menikmati panorama laut, wisatawan juga dapat berjalan di atas pasir putih yang lembut sambil mendengar deburan ombak yang menghantam batu karang.

 

Bukit Malimbu, Lokasi Favorit Menunggu Matahari Terbenam

 

Setelah meninggalkan Senggigi, perjalanan berlanjut menuju Bukit Malimbu yang terkenal sebagai salah satu spot sunset terbaik di Lombok.

 

Dari kawasan ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan laut lepas dengan latar gugusan pulau kecil. Menjelang sore, banyak pengunjung memilih bersantai sambil menikmati jajanan lokal yang dijual di sepanjang jalan.

 

Suasana senja di Bukit Malimbu menjadi salah satu momen yang paling banyak diburu para pemburu foto karena langit berubah menjadi gradasi jingga keemasan.

 

Bukit Merese, Tempat Terbaik Menyambut Matahari Pagi

 

Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Merese di kawasan Mandalika.

 

Destinasi ini menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati panorama matahari terbit. Dari puncak bukit, hamparan laut biru berpadu dengan garis pantai yang panjang menciptakan panorama spektakuler.

 

Wisatawan hanya membutuhkan waktu beberapa menit berjalan kaki dari area parkir untuk mencapai titik terbaik menikmati sunrise.

 

Selain menawarkan pemandangan indah, Bukit Merese juga dikenal sebagai lokasi yang cocok untuk bersantai karena suasananya masih relatif tenang.

 

Bukit Seger dan Keindahan Mandalika

 

Tak jauh dari Bukit Merese terdapat Bukit Seger yang menyuguhkan panorama berbeda.

 

Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat Pantai Seger, kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, hingga hamparan laut selatan Lombok.

 

Bukit Seger juga memiliki nilai sejarah dan budaya karena berkaitan dengan legenda Putri Mandalika yang menjadi asal-usul tradisi Bau Nyale.

 

Mengenal Budaya Sasak di Desa Sade

 

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Desa Adat Sade, permukiman tradisional masyarakat Suku Sasak yang masih mempertahankan adat istiadat leluhur.

 

Rumah-rumah di desa ini dibangun menggunakan anyaman bambu dengan atap alang-alang. Salah satu keunikan yang masih dipertahankan adalah lantai rumah yang dibersihkan menggunakan campuran tanah liat dan kotoran kerbau agar lebih kuat dan tidak mudah retak.

 

Selain melihat arsitektur tradisional, wisatawan juga dapat menyaksikan proses pembuatan kain tenun khas Sasak yang dikerjakan secara manual oleh para perempuan desa.

 

Menutup Perjalanan di Pantai Ampenan

 

Sebelum mengakhiri perjalanan, Pantai Ampenan menjadi destinasi terakhir yang menawarkan suasana santai menjelang malam.

Baca Juga: Puncak Gunung Rinjani: Surga Pendaki di Atap Pulau Lombok, Magnet bagi Petualang Lokal Maupun Mancanegara

Pantai yang dahulu dikenal sebagai pelabuhan penting pada masa kolonial ini kini menjadi tempat favorit masyarakat Kota Mataram menikmati matahari terbenam.

 

Dengan angin laut yang sejuk, panorama senja yang indah, serta suasana khas kota pesisir, Pantai Ampenan menjadi penutup sempurna sebelum melanjutkan petualangan berikutnya menuju kawasan Sembalun dan Gunung Rinjani.

 

Perjalanan ini membuktikan bahwa Lombok bukan hanya terkenal karena pantainya, tetapi juga memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan panorama alam yang mampu memberikan pengalaman liburan yang lengkap bagi setiap wisatawan.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : ngontenwisata, You Tube, DIOLAH
Bukit Merese Desa Sade Kuta Mandalika Pantai Sengginggi lombok