TULUNGAGUNG - Rute Pantai Kedung Tumpang Tulungagung kini relatif mudah dilalui karena sebagian akses sudah dibeton. Namun, wisatawan tetap perlu berhati-hati karena masih terdapat beberapa bagian jalan yang rusak, terutama setelah tikungan dan mendekati kawasan pantai.
Rute Pantai Kedung Tumpang dari Pucanglaban
Rute Pantai Kedung Tumpang dalam video dimulai dari kawasan pantai di sekitar Pucanglaban, Tulungagung. Dari titik tersebut, pengunjung diarahkan mengambil jalur ke kanan untuk menuju kawasan Pantai Kedung Tumpang.
Perjalanan dilakukan pada sore hari sekitar pukul 16.00 lebih. Dari perjalanan tersebut, kondisi laut mulai terlihat dari beberapa titik jalan, termasuk pemandangan pantai dan lautan lepas.
Akses menuju Pantai Kedung Tumpang disebut sudah lumayan bagus. Sebagian jalannya telah menggunakan beton sehingga kendaraan dapat melintas lebih nyaman dibandingkan jalur yang masih berupa tanah atau bebatuan.
Meski begitu, pengunjung tetap harus memperhatikan kondisi jalan. Dalam video terlihat beberapa bagian yang rusak, salah satunya setelah melewati tikungan.
Dari pertigaan menuju kawasan pantai, jarak yang disebut dalam video sekitar 3 kilometer. Sepanjang perjalanan, wisatawan juga dapat melihat pemandangan laut dari sisi jalan.
Jalur tersebut tidak hanya mengarah ke Kedung Tumpang. Dari sejumlah titik, pengunjung juga dapat melihat kawasan pantai lain seperti Pantai Pacar dan Pantai Molang.
Baca Juga: Dana BOS Tahap 2 2026 Mulai Disalurkan, Cek Status dan Rekening Sekolah Sekarang
Kondisi Jalan Menuju Pantai Kedung Tumpang
Pantai Kedung Tumpang sempat viral sekitar 2017–2018. Dalam video terbaru, pembuat konten ingin melihat bagaimana kondisi akses dan suasana kawasan tersebut setelah beberapa tahun berlalu.
Perjalanan menuju lokasi dilakukan menggunakan sepeda motor. Pengunjung disarankan tidak terburu-buru karena terdapat bagian jalan yang kondisinya kurang mulus.
Beberapa bagian perjalanan juga menawarkan pemandangan yang menarik. Laut lepas terlihat dari sisi jalan, sementara kawasan sekitar masih memperlihatkan aktivitas masyarakat dan pepohonan di sepanjang jalur.
Menjelang kawasan pantai, kondisi jalan disebut semakin menunjukkan karakter pesisir. Pengunjung dapat berhenti sejenak di beberapa titik untuk menikmati pemandangan sebelum melanjutkan perjalanan.
Dalam perjalanan tersebut, Pantai Pacar juga terlihat dari kejauhan. Sementara itu, jalur menuju sejumlah pantai lain di kawasan Pucanglaban disebut memiliki karakter tebing yang cukup menantang.
Karena perjalanan dilakukan pada sore hari, pembuat video juga mempercepat perjalanan agar tidak sampai terlalu malam. Wisatawan yang baru pertama kali berkunjung sebaiknya memperhatikan waktu perjalanan, terutama jika belum memahami kondisi jalur.
Baca Juga: Pondok Modern Gontor Ponorogo Ternyata Seluas Ini, Intip Fasilitas dan Suasana Santrinya
Parkir Pantai Kedung Tumpang Rp5.000
Setelah melewati perjalanan dari arah Pucanglaban, pengunjung akhirnya sampai di kawasan Pantai Kedung Tumpang. Dalam video, kawasan pantai terlihat memiliki sejumlah fasilitas dan area yang dapat digunakan pengunjung untuk berhenti.
Biaya yang disebut dalam video untuk parkir atau masuk kendaraan adalah Rp5.000. Nominal tersebut merupakan tarif yang disampaikan saat kunjungan dalam video dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Dari kawasan pantai, daya tarik utama yang terlihat adalah laut lepas dan deburan ombak yang menghantam tebing maupun karang. Pecahan ombak bahkan terlihat naik ke bagian atas karang ketika menghantam kawasan pesisir.
Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik Pantai Kedung Tumpang. Wisatawan dapat menikmati panorama laut sekaligus melihat karakter pantai yang didominasi tebing dan batuan karang.
Bagi wisatawan yang ingin mengikuti rute Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, akses yang sudah banyak dibeton membuat perjalanan relatif lebih mudah. Namun, bagian jalan yang rusak tetap perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman.
Selain itu, datang pada sore hari membutuhkan pertimbangan waktu. Pengunjung sebaiknya tidak terlalu lama berada di perjalanan jika belum mengenal medan agar dapat kembali sebelum kondisi sekitar terlalu gelap.
Source: Youtube/@antik_story4583
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri