TULUNGAGUNG - JLS Tulungagung menjadi salah satu jalur yang menawarkan pengalaman perjalanan berbeda. Selain menghubungkan kawasan pesisir, jalur lintas selatan ini menyuguhkan panorama laut biru tosca, perbukitan hijau, tebing, hingga sejumlah pantai yang terlihat dari sepanjang perjalanan.
Dalam video perjalanan menuju Pantai Sine, pengendara melewati JLS dari arah Blitar menuju Tulungagung. Perjalanan tersebut memperlihatkan kondisi jalan yang dinilai nyaman dengan pemandangan alam di kanan dan kiri.
Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah ketika laut mulai terlihat dari jalur baru tersebut. Perpaduan aspal hitam, marka jalan, bukit hijau, serta laut berwarna biru tosca membuat perjalanan terasa seperti sedang melewati kawasan wisata alam.
Baca Juga: P3K Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Guru Bisa Ikut Seleksi PNS Awal 2027
Perjalanan menuju Pantai Sine diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar 30 menit ketika pengendara mulai memasuki jalur tersebut. Sepanjang perjalanan, sejumlah pantai juga terlihat dari sisi jalan.
JLS Tulungagung tidak hanya menawarkan pemandangan jalan. Pengendara juga dapat melihat kawasan pesisir dari ketinggian. Dalam perjalanan, terdapat sejumlah penunjuk arah menuju Pantai Molang dan Pantai Pacar.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke arah Trenggalek dan Tulungagung. Di sepanjang jalur, terlihat pula Pantai Ngelinci dari bawah jalan. Kondisi tersebut membuat perjalanan tidak terasa monoton karena panorama laut terus muncul di beberapa titik.
Baca Juga: Pasar Susu Mulai Pulih, Peternak Tulungagung Tak Lagi Khawatir Produksi Tak Terserap
Selain laut, kawasan sekitar JLS juga dihiasi perbukitan. Salah satu pemandangan yang disebut dalam video adalah bukit yang bentuknya menyerupai Bukit Teletabis. Perpaduan bukit hijau dengan laut menjadi salah satu daya tarik visual sepanjang perjalanan.
Di beberapa bagian, terdapat rumah warga dan tambak di sekitar jalur. Pemandangan tersebut memperlihatkan aktivitas masyarakat yang hidup di kawasan pesisir dan perbukitan.
Jalur yang dilewati juga memiliki tanjakan dan tikungan. Pengendara dalam video menyebut harus menggunakan gigi rendah ketika melewati bagian yang menanjak.
Baca Juga: Pasar Susu Mulai Pulih, Peternak Tulungagung Tak Lagi Khawatir Produksi Tak Terserap
Memasuki kawasan mendekati Pantai Sine, panorama laut semakin terlihat jelas. Pepohonan kelapa dan tebing menambah daya tarik pemandangan. Beberapa pengunjung juga terlihat membuat konten di sepanjang jalur.
Salah satu tujuan perjalanan bukan hanya Pantai Sine, tetapi juga kawasan Skyview Alam Tebing. Lokasi tersebut berada di atas bukit dengan pemandangan laut lepas yang dapat dilihat dari ketinggian.
Akses menuju area atas belum sepenuhnya berupa jalan beraspal. Pengunjung perlu melewati jalan berbatu dan tanjakan sebelum sampai ke area parkir serta tempat makan.
Baca Juga: P3K Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Guru P3K Dapat Kesempatan Seleksi PNS 2027
Setelah kendaraan diparkir, pengunjung dapat menuju area kafe atau angkringan melalui tangga. Dari bagian atas, panorama laut biru tosca terlihat luas.
Dalam video, pengunjung memilih tempat duduk di bagian paling atas untuk menikmati makanan dan minuman sambil melihat pemandangan. Menu yang dipesan antara lain nasi ayam lalapan, es teh, serta makanan ringan.
Fasilitas yang tersedia di kawasan tersebut juga mencakup toilet dan musala. Area tempat duduk tersedia di bagian atas maupun bawah sehingga pengunjung dapat memilih lokasi sesuai keinginan.
Baca Juga: Volume Air Waduk Wonorejo Tinggal 49,7 Juta Meter Kubik, PLTA Mulai Atur Jam Operasional
Saat datang pada Senin siang menjelang sore, kondisi kawasan disebut belum terlalu ramai. Namun, suasana mulai berubah ketika malam tiba karena sejumlah pengunjung mulai berdatangan.
Pengunjung dalam video bahkan menghabiskan waktu hampir empat jam di lokasi karena merasa nyaman menikmati suasana. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan untuk mencari lokasi camping.
Biaya parkir motor di kawasan tersebut disebut Rp5.000. Dengan akses menuju lokasi dan panorama yang ditawarkan, JLS Tulungagung sekaligus menjadi bagian dari perjalanan wisata menuju sejumlah pantai di kawasan selatan.
Bagi wisatawan yang melintasi jalur ini, perjalanan tidak hanya menjadi sarana menuju destinasi. Panorama laut, bukit, tebing, rumah warga, hingga pantai yang terlihat dari kejauhan menjadi daya tarik tersendiri sepanjang perjalanan.
Editor : Carissa Emrys Fawnia