Gardu Pandang Dieng Kini Penuh Spot Foto, Wisatawan Soroti Perubahannya

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 12:10 WIB
Gardu Pandang Dieng kini dipenuhi spot foto dan wisata berbayar, tetapi panorama Gunung Sindoro tetap jadi daya tarik.(PINTEREST)
Gardu Pandang Dieng kini dipenuhi spot foto dan wisata berbayar, tetapi panorama Gunung Sindoro tetap jadi daya tarik.(PINTEREST)

DIENG - Gardu Pandang Dieng menjadi salah satu tujuan dalam perjalanan wisata ke dataran tinggi Dieng, Wonosobo. Dari kawasan ini, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Sindoro, hamparan permukiman, serta pemandangan pegunungan dari ketinggian. Namun, kawasan tersebut kini dipenuhi sejumlah spot foto dan tempat wisata berbayar yang membuat wajah Gardu Pandang Dieng dinilai berbeda dibanding kunjungan beberapa tahun sebelumnya.

Perjalanan menuju Gardu Pandang Dieng dilakukan setelah mengunjungi kawasan Candi Arjuna dan melihat embun es pada pagi hari. Suhu Dieng ketika itu masih sangat dingin hingga membuat pengunjung menggigil meski sudah mengenakan jaket.

Dari kawasan Candi Arjuna, perjalanan dilanjutkan menuju Gardu Pandang Dieng. Sebelum sampai tujuan, perjalanan sempat melewati Kawah Sikidang dan Telaga Warna.

Kawah Sikidang hanya dilihat dari luar. Pengunjung memilih tidak masuk dan menggunakan drone untuk mengambil gambar dari udara. Dalam perjalanan tersebut, tiket masuk Kawah Sikidang disebut Rp35.000, sementara parkir mobil Rp10.000.

Baca Juga: Batu Pandang Ratapan Angin Dieng Jadi Spot Terbaik Melihat Telaga Warna dari Ketinggian Tanpa Masuk Area Wisata

Dari udara, kepulan asap Kawah Sikidang terlihat menjadi salah satu daya tarik kawasan Dieng. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Telaga Warna.

Telaga Warna juga menjadi bagian dari perjalanan. Karena sebelumnya sudah pernah berkunjung, pengunjung memilih mengambil gambar menggunakan drone dari sekitar jalan.

Dari udara, Telaga Warna terlihat berwarna hijau. Kawasan tersebut juga memiliki Batu Pandang Ratapan Angin yang dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menikmati pemandangan telaga. Selain spot foto, terdapat pula wahana seperti zipline atau flying fox yang disebut dalam video.

Perjalanan kemudian mengarah ke kawasan Gardu Pandang Dieng. Sepanjang jalan terlihat sejumlah homestay, vila, serta jeep wisata yang digunakan wisatawan untuk menuju berbagai lokasi di dataran tinggi Dieng.

Baca Juga: Explore Dieng Wonosobo: Panduan Lengkap Wisata Alam Puncak Dieng yang Dingin dan Menakjubkan

Sesampainya di kawasan Gardu Pandang Dieng, wisatawan menemukan sejumlah spot wisata yang dikelola berbeda-beda. Salah satunya adalah kawasan bernama Dieng Atas Awan.

Untuk memasuki salah satu area tersebut, pengunjung dikenakan tiket Rp15.000. Sementara Gardu Pandang Dieng yang disebut sebagai lokasi lama sebenarnya dapat dikunjungi secara gratis, dengan ketentuan parkir kendaraan berada di lokasi tertentu.

Di sekitar kawasan juga terdapat berbagai tempat seperti Teras Atas Awan, Taman Langit, Serambi Dieng, serta sejumlah jembatan kaca dan lokasi foto lainnya. Masing-masing memiliki area dan pengelolaan tersendiri.

Kondisi tersebut membuat wisatawan memiliki banyak pilihan lokasi untuk berfoto dengan latar Gunung Sindoro dan lanskap pegunungan Dieng.

Baca Juga: Wisata Dieng: Sunrise Sikunir hingga Telaga Menjer, Cocok untuk One Day Trip

Salah satu pemandangan yang paling menonjol dari kawasan Gardu Pandang Dieng adalah Gunung Sindoro. Panorama gunung terlihat jelas ketika cuaca cerah.

Selain Gunung Sindoro, kawasan tersebut juga menawarkan pemandangan desa dan perbukitan. Pada pagi hari, wisatawan dapat menikmati panorama matahari terbit dan lautan awan tanpa harus mendaki Gunung Prau atau Bukit Sikunir.

Namun, bertambahnya spot wisata membuat suasana kawasan dinilai berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Dalam video, pengunjung menyampaikan bahwa dulu kawasan Gardu Pandang Dieng terasa lebih asri karena hanya terdapat satu gardu pandang yang dapat dinikmati wisatawan.

Kini, berbagai bangunan dan spot foto tumbuh di sejumlah titik. Kondisi tersebut memberikan lebih banyak pilihan aktivitas bagi wisatawan, tetapi sekaligus mengubah karakter kawasan yang sebelumnya lebih sederhana.

Setelah menikmati pemandangan dan membeli dodol sebagai oleh-oleh, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Magelang. Tujuan berikutnya adalah Nepal Van Java.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Gardu Pandang Dieng dieng gunung sindoro Kawah Sikidang Telaga Warna