Wisata Dieng 4 Hari, dari Candi Arjuna hingga Villa dengan Jacuzzi

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB
Wisata Dieng selama 4 hari menghadirkan Candi Arjuna, sunrise, jeep tour, perkebunan teh hingga villa dengan jacuzzi.(PINTEREST)
Wisata Dieng selama 4 hari menghadirkan Candi Arjuna, sunrise, jeep tour, perkebunan teh hingga villa dengan jacuzzi.(PINTEREST)

WONOSOBO - Wisata Dieng selama empat hari menjadi pengalaman panjang yang justru membuat seorang wisatawan ingin kembali. Perjalanan dari Tangerang itu membawa wisatawan menjelajahi Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Batu Pandang Ratapan Angin, Bukit Skoter, hingga sejumlah perkebunan teh dan telaga. Tak hanya alam, perjalanan juga diisi pengalaman menginap, jeep tour, serta menikmati suasana dataran tinggi yang dingin.

Perjalanan dimulai dari Terminal Poris Tangerang menggunakan bus Sinar Jaya. Karena perjalanan memakan waktu sekitar 12 jam, wisatawan memilih kelas sleeper agar dapat beristirahat selama perjalanan.

Bus berangkat pada 13 Juli pukul 00.00. Fasilitas yang disebut tersedia antara lain kopi, teh, bantal, selimut dan toilet khusus buang air kecil. Bus juga berhenti di restoran Taman Selera untuk makan.

Namun, perjalanan mengalami keterlambatan. Bus baru tiba di Terminal Mendolo Wonosobo sekitar pukul 10.00. Akibatnya, rencana menikmati matahari terbit pada hari pertama tidak terlaksana.

Setelah tiba, wisatawan dijemput dan langsung menuju tempat sarapan sebelum memulai perjalanan. Destinasi pertama adalah kompleks Candi Arjuna.

Candi Arjuna disebut sebagai kompleks candi yang dibangun sekitar abad ke-7 hingga ke-8. Kawasan tersebut terdiri dari lima candi utama, yakni Arjuna, Semar, Srikandi, Puntadewa, dan Sembadra.

Wisatawan menyarankan datang sebelum pukul 09.00 untuk mendapatkan pencahayaan yang lebih baik sekaligus mengurangi kemungkinan kawasan tertutup kabut tebal.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kawah Sikidang. Wisatawan memilih pintu masuk kedua karena jalurnya dianggap lebih dekat menuju kawah.

Di lokasi tersebut, aktivitas vulkanik dapat disaksikan dari jalur yang telah ditentukan. Kepulan uap panas dan lumpur menjadi daya tarik utama. Wisatawan juga mengingatkan pengunjung agar tidak melewati pembatas dan berhati-hati dengan aroma belerang yang cukup kuat.

Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Batu Pandang Ratapan Angin. Dari ketinggian, pengunjung dapat melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon sekaligus.

Baca Juga: Pesona Dataran Tinggi Dieng: Dari Telaga Warna hingga Candi Arjuna, Surga Wisata Alam dan Sejarah di Jawa Tengah

Malam berikutnya dihabiskan di penginapan kawasan Dieng. Suhu yang dingin membuat jaket menjadi perlengkapan penting.

Keesokan harinya, wisatawan mengikuti perjalanan menggunakan jeep menuju kawasan Sky Garden untuk menikmati suasana matahari terbit. Lokasi tersebut memiliki sejumlah spot foto berupa batu dan jembatan.

Wisatawan menyebut kawasan itu memiliki panorama yang indah, tetapi beberapa titik cukup tinggi dan membutuhkan kehati-hatian. Ketika semakin ramai, pengunjung disarankan memilih spot sejak awal agar tidak harus mengantre.

Perjalanan berlanjut ke Bukit Skoter. Lokasi ini menawarkan pemandangan perbukitan dan permukiman Dieng. Selain sunrise, bukit tersebut juga dapat menjadi pilihan untuk menikmati sunset dan berkemah.

Eksplorasi kemudian berlanjut ke Curug Sikarim. Air terjun tersebut memiliki ketinggian sekitar 125 meter. Jalurnya membutuhkan sedikit perjalanan dari area parkir, tetapi suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik tersendiri.

Wisatawan juga mengunjungi kawasan yang dijuluki Swiss van Java karena panorama perbukitannya. Perjalanan menggunakan jeep dinilai memberikan pengalaman tersendiri karena jalurnya menanjak dan menawarkan pemandangan alam.

Baca Juga: 11 Tempat Wisata Dieng 2026 yang Lagi Viral, Ada Balon Udara hingga Bukit Sikunir, Simak Harga Tiketnya

Destinasi lain yang dikunjungi adalah Telaga Menjer dan perkebunan teh Panama. Telaga Menjer disebut memiliki suasana lebih tenang dengan perbukitan hijau di sekelilingnya. Sementara itu, perkebunan teh menawarkan aktivitas santai dengan panorama hijau.

Pada hari berikutnya, wisatawan menyambangi Perkebunan Teh Tambi dan Gunung Cilik. Trekking menuju Gunung Cilik membutuhkan sekitar 15-20 menit dan menawarkan panorama Dieng dari ketinggian.

Perjalanan kemudian ditutup dengan Telaga Bedakah sebelum wisatawan beristirahat di Villa Mikuba. Villa tersebut memiliki jacuzzi dengan pemandangan alam dan fasilitas seperti dapur, microwave, smart TV, serta beberapa kamar tidur.

Setelah beberapa hari menjelajah, wisatawan kembali ke Terminal Mendolo untuk perjalanan pulang menuju Tangerang. Pengalaman tersebut meninggalkan kesan bahwa Dieng bukan sekadar tujuan wisata alam, tetapi kawasan dengan banyak pilihan aktivitas dan suasana yang berbeda di setiap sudutnya.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Telaga Menjer Bukit Skoter Wisata Dieng Candi Arjuna Kawah Sikidang