Wisata Labuan Bajo 3 Hari 2 Malam, Jelajah Komodo hingga Pink Beach

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB
Wisata Labuan Bajo 3 hari 2 malam menyuguhkan komodo, Pulau Padar, Pink Beach, snorkeling dan Kalong Island.(PINTEREST)
Wisata Labuan Bajo 3 hari 2 malam menyuguhkan komodo, Pulau Padar, Pink Beach, snorkeling dan Kalong Island.(PINTEREST)

LABUAN BAJO - Wisata Labuan Bajo menawarkan pengalaman menjelajahi pulau-pulau di kawasan Taman Nasional Komodo dengan kapal pinisi selama tiga hari dua malam. Perjalanan ini menghadirkan snorkeling di laut jernih, mendaki Pulau Padar, melihat komodo di habitat alaminya, menikmati Pink Beach, hingga menyaksikan ribuan kelelawar keluar dari Kalong Island menjelang malam.

Perjalanan dimulai dengan penerbangan menuju Labuan Bajo. Setibanya di kota tersebut, wisatawan menginap semalam di hotel yang lokasinya tidak jauh dari bandara sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

Konsep liveaboard dipilih karena tidak tersedia hotel atau penginapan berbasis daratan di pulau-pulau yang menjadi tujuan perjalanan. Kapal yang digunakan merupakan pinisi, kapal kayu tradisional Indonesia yang telah dilengkapi berbagai fasilitas modern.

Wisatawan menempati area dek atas yang menjadi tempat tinggal selama tiga hari. Kapal dilengkapi ruang bersantai, kamar mandi, area duduk luas serta area dengan beanbag yang dapat digunakan untuk bersantai maupun menikmati suasana malam.

Setelah berlayar sekitar dua jam, perjalanan memasuki destinasi pertama untuk snorkeling. Air laut yang jernih membuat keindahan bawah laut terlihat jelas. Dari permukaan, dasar laut tampak biasa, tetapi pemandangan berubah ketika wisatawan menyelam dan melihat berbagai kehidupan laut.

Baca Juga: Wisata Labuan Bajo: Jelajahi 6 Destinasi Ikonik dan Rincian Biaya Liburan ke Negeri Komodo

Perjalanan kemudian berlanjut menuju pantai berpasir putih sebelum menuju Pulau Padar. Destinasi ini menjadi salah satu alasan wisatawan tertarik mengunjungi Kepulauan Komodo setelah melihat foto panoramanya.

Dari dermaga, perjalanan menuju titik pandang Pulau Padar membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dari atas, wisatawan dapat melihat tiga pantai dengan warna berbeda. Pemandangan semakin menarik saat memasuki waktu golden hour ketika matahari mulai terbenam.

Hari berikutnya menjadi agenda untuk melihat komodo, mengunjungi Pink Beach, serta menyaksikan migrasi kelelawar di Kalong Island.

Di Pulau Komodo, wisatawan mengikuti perjalanan bersama ranger untuk mencari komodo liar. Beberapa komodo berhasil terlihat sedang berada di sekitar kawasan sumber air. Ranger membawa perlengkapan dan mengarahkan wisatawan agar tetap menjaga jarak.

Dalam video disebutkan komodo merupakan kadal terbesar di dunia dan dapat tumbuh hingga tiga meter. Wisatawan juga sempat melihat dua komodo berhadapan dan bertarung dalam waktu singkat.

Baca Juga: Labuan Bajau, Surga Tersembunyi yang Jadi Wisata Terbaik di Indonesia hingga Pendekatan Ramah Lingkungan

Setelah dari Pulau Komodo, perjalanan berlanjut ke Pink Beach. Wisatawan melakukan snorkeling dan paddle boarding sambil menikmati pasir pantai yang memiliki semburat warna merah muda.

Pemandangan kemudian berganti ketika kapal berlabuh di sekitar Kalong Island menjelang matahari terbenam. Pulau tersebut dikenal sebagai lokasi koloni kelelawar. Ribuan kelelawar biasanya keluar dari kawasan mangrove untuk mencari makanan pada malam hari.

Namun, kemunculan kelelawar tidak berlangsung sesuai perkiraan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan baru melihat kelelawar ketika kondisi sudah cukup gelap sehingga sulit direkam menggunakan kamera.

Hari terakhir diisi dengan aktivitas di sebuah pulau kecil. Wisatawan menikmati snorkeling dan bahkan melihat sejumlah bayi hiu di perairan dangkal. Setelah itu, perjalanan ditutup dengan hidangan terakhir di atas kapal.

Rangkaian perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa wisata Labuan Bajo tidak hanya menawarkan pemandangan daratan. Kehidupan bawah laut, komodo, pantai berwarna merah muda, panorama Pulau Padar hingga pengalaman tinggal di kapal menjadi bagian dari perjalanan tiga hari dua malam di kawasan tersebut.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Pink Beach Kalong Island wisata labuan bajo Pulau Padar pulau komodo