TULUNGAGUNG – Mengagendakan perjalanan liburan bersama seluruh anggota keluarga mensyaratkan pemilihan tempat rekreasi yang aman, nyaman, luas, serta mengandung nilai-nilai edukasi (edutainment). Dalam konteks ini, kawasan wisata Bali menyajikan salah satu kompleks taman budaya modern terbesar di Asia Tenggara, yakni Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK). Menjadi tempat rekreasi favorit bagi rombongan keluarga dan anak-anak, GWK memadukan keasrian taman batu kapur dengan kemegahan seni patung modern bertaraf internasional.
Berdiri di atas lahan seluas puluhan hektar di kawasan Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, komplek taman budaya ini dirancang sebagai pusat pelestarian dan pementasan seni kebudayaan Bali.
Keberadaan landmark patung raksasa serta ketersediaan fasilitas pendukung yang lengkap menjadikan GWK sebagai destinasi yang tidak pernah sepi dari serbuan pengunjung setiap musim liburan.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Kota Batu yang Unik, Ada Museum hingga Taman Lampion
Keagungan Patung GWK Setinggi 121 Meter
Daya tarik utama yang menjadi pusat perhatian setiap pengunjung di komplek wisata Bali ini adalah berdiri tegaknya Patung Garuda Wisnu Kencana. Karya mahakarya dari seniman maestro Nyoman Nuarta ini memiliki tinggi mencapai 121 meter dengan bentang sayap Garuda sejauh 64 meter, menjadikannya salah satu struktur patung tertinggi di dunia melampaui Patung Liberty di Amerika Serikat.
Patung yang menggambarkan sosok Dewa Wisnu menunggangi burung Garuda ini terbuat dari bahan tembaga dan kuningan. Wisatawan dapat mengagumi kemegahan struktur patung ini dari area Lotus Pond—sebuah alun-alun luas yang dikelilingi tebing-tebing batu kapur raksasa yang dipotong secara simetris. Area luas ini sering dimanfaatkan sebagai tempat berfoto, bersantai, hingga penyelenggaraan acara-acara konser musik berskala internasional.
Atraksi Seni Budaya Harian dan Fasilitas Lengkap
Selain menyuguhkan visual struktur bangunan patung yang megah, GWK juga menawarkan sarana edukasi kebudayaan bagi anak-anak melalui pementasan seni harian. Di area amphitheater, pengunjung dapat menyaksikan beraneka ragam pertunjukan tari tradisional Bali secara gratis sesuai jadwal, seperti Tari Barong, Tari Kecak, hingga drama tari Nusantara.
Fasilitas publik yang disediakan di dalam area GWK sangat mendukung kenyamanan liburan keluarga. Pengelola menyediakan layanan bus pengumpan (shuttle bus) untuk memobilisasi pengunjung di dalam area taman yang luas, deretan restoran yang menyajikan beragam kuliner lokal dan internasional, serta pusat cenderamata yang menjual aneka kerajinan tangan khas Bali.
Penyelenggaraan tata kelola pariwisata berbasis seni dan edukasi ini makin memperkokoh posisi wisata Bali sebagai tujuan liburan keluarga yang paling aman, menyenangkan, dan kaya akan pengetahuan budaya.
Baca Juga: 11 Wisata Kota Batu Terbaru dan Populer, Ada Wahana hingga Air Terjun
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube