RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Wisata Dieng menawarkan pengalaman lengkap bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam, udara sejuk, wisata sejarah, hingga kuliner khas Jawa Tengah. Dalam perjalanan selama dua hari satu malam, sejumlah destinasi yang dikunjungi meliputi Telaga Menjer, Batu Pandang Ratapan Angin, Bukit Skoter, Bukit Sikunir, Kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang, serta kuliner legendaris Mie Ongklok Longkrang.
Dieng Plateau atau Dataran Tinggi Dieng dikenal sebagai salah satu kawasan wisata alam di Jawa Tengah. Berada di dataran tinggi, kawasan ini menyuguhkan udara dingin dengan lanskap pegunungan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Perjalanan menuju Dieng dalam vlog tersebut dimulai dari Jakarta menggunakan bus Damri. Bus berangkat dari Damri Kemayoran menuju Terminal Mendolo, Wonosobo. Harga tiket perjalanan disebut Rp200 ribu dan perjalanan juga mendapatkan fasilitas makan.
Baca Juga: Ajak Anak Belajar Dinosaurus! Jatim Park 3 Jadi Primadona Wisata Batu Malang untuk Keluarga
Menikmati Telaga Menjer dan Ratapan Angin
Setelah tiba di Terminal Mendolo sekitar pukul 05.30, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa sepeda motor. Destinasi awal yang dikunjungi adalah kawasan Wonosobo untuk sarapan lontong tetel sebelum melanjutkan perjalanan menuju Telaga Menjer.
Telaga Menjer berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Danau alami tersebut dikelilingi perbukitan hijau dengan suasana yang tenang. Wisatawan dapat menikmati pemandangan dari tepi danau maupun menggunakan perahu untuk melihat kawasan tersebut lebih dekat.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Batu Pandang Ratapan Angin. Destinasi ini berada di ketinggian sekitar 2.100 mdpl dan menjadi salah satu titik untuk melihat Telaga Warna serta Telaga Pengilon dari atas.
Tiket masuk Ratapan Angin dalam perjalanan tersebut disebut Rp15 ribu. Dari titik tertinggi, wisatawan dapat melihat dua telaga sekaligus dalam satu bentang panorama.
Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Bukit Skoter yang berada sekitar 2.200 mdpl. Tempat ini menjadi lokasi untuk menikmati suasana sore hingga malam. Suhu di kawasan tersebut disebut mencapai sekitar 6-7 derajat Celsius.
Baca Juga: Nongkrong Nyaman View Pegunungan! 3 Tempat Wisata Batu Malang Ini Pas Buat Kulineran
Golden Sunrise di Bukit Sikunir
Perjalanan dilanjutkan pada dini hari menuju Bukit Sikunir untuk berburu Golden Sunrise. Wisatawan mulai melakukan pendakian sekitar pukul 04.15 dengan suhu yang disebut mencapai minus 2 derajat Celsius.
Penantian tersebut terbayar ketika matahari mulai terbit. Cuaca yang cerah membuat pemandangan Golden Sunrise terlihat jelas dengan latar Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Bukit Sikunir berada di ketinggian sekitar 2.300 mdpl dan dikenal sebagai salah satu lokasi populer untuk menikmati matahari terbit di kawasan Dieng.
Candi Arjuna hingga Kawah Sikidang
Setelah turun dari Bukit Sikunir, perjalanan dilanjutkan menuju Kompleks Candi Arjuna. Kawasan candi tersebut berada di ketinggian sekitar 2.000 mdpl dan dikaitkan dengan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno.
Dari Candi Arjuna, perjalanan diteruskan menuju Kawah Sikidang. Pengunjung dapat melihat aktivitas vulkanik berupa kepulan asap putih dan mencium aroma belerang yang cukup kuat. Pengunjung juga disarankan menggunakan masker saat berada di kawasan kawah.
Perjalanan ditutup dengan wisata kuliner ke Mie Ongklok Longkrang. Kuliner tersebut disebut telah berdiri sejak 1975. Satu porsi mie ongklok dibanderol Rp14 ribu, sementara tersedia pula sate ayam dan sate sapi.
Dua hari satu malam di Dieng pun berakhir di Terminal Mendolo. Rangkaian perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa wisata Dieng tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga sejarah dan kuliner khas Wonosobo.
Baca Juga: Uji Nyali di Kota Apel! 3 Wisata Batu Malang Ini Wajib Dicoba Pencinta Olahraga Ekstrem
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest