Wisata Labuan Bajo Bukan Cuma Komodo, Ada Pantai, Gua hingga Dunia Bawah Laut

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 19:40 WIB
Wisata Labuan Bajo menawarkan komodo, Pink Beach, diving, gua, air terjun hingga pengalaman budaya Manggarai (Pinterest).
Wisata Labuan Bajo menawarkan komodo, Pink Beach, diving, gua, air terjun hingga pengalaman budaya Manggarai (Pinterest).

RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Wisata Labuan Bajo tidak hanya menawarkan pengalaman melihat komodo. Kawasan ini juga memiliki pantai berpasir merah muda, pulau-pulau eksotis, gua tersembunyi, air terjun, hingga kehidupan bawah laut yang menarik untuk dijelajahi.

Dalam perjalanan beberapa hari di Labuan Bajo, wisatawan dapat memilih berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan menggunakan kapal menuju pulau-pulau di sekitar kota, menyelam, menikmati kuliner, hingga mengenal budaya masyarakat Manggarai di Flores.

Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan pada hari pertama adalah menjelajahi pulau-pulau menggunakan kapal. Pulau Padar menjadi salah satu tujuan populer karena memiliki titik pandang di atas bukit dengan panorama tiga pantai.

Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat pertemuan tiga kawasan pantai sekaligus. Pemandangan tersebut menjadi salah satu ikon yang banyak dikenal dari Labuan Bajo.

Melihat Komodo dan Pink Beach

Perjalanan kemudian berlanjut ke Pulau Komodo, salah satu kawasan yang menjadi habitat komodo. Dalam perjalanan tersebut, wisatawan bahkan dapat melihat komodo yang sedang berjalan di sekitar jalur kunjungan.

Komodo menjadi salah satu daya tarik utama Labuan Bajo. Namun, pengalaman di kawasan ini tidak berhenti pada satwa endemik tersebut.

Wisatawan juga dapat mengunjungi Pink Beach yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo. Pantai tersebut memiliki pasir berwarna merah muda dan menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Spiritual! Ini 4 Pura Paling Agung dalam Destinasi Wisata Bali yang Sarat Sejarah

Menjelajahi Dunia Bawah Laut

Bagi pencinta diving, perairan Labuan Bajo menawarkan pengalaman berbeda. Dalam perjalanan tersebut, aktivitas menyelam dilakukan selama satu hari untuk melihat kehidupan bawah laut.

Beberapa satwa yang disebut terlihat antara lain dua ekor pari manta, hiu sirip putih, hiu sirip hitam, ikan kakatua, penyu, gerombolan ikan jackfish, berbagai ikan karang, dan eagle ray.

Kondisi visibilitas bawah laut juga disebut sangat baik. Bagi wisatawan yang belum memiliki lisensi menyelam, tersedia pilihan untuk mengikuti sertifikasi sambil menikmati lokasi penyelaman.

Selain aktivitas wisata alam, Labuan Bajo juga memiliki pilihan kuliner. Salah satunya kawasan yang dipenuhi pedagang makanan laut segar. Wisatawan dapat memilih ikan atau udang yang kemudian dimasak langsung dan disantap di sekitar lokasi.

Menjelajahi Goa Batu Cermin dan Rano Cave

Hari berikutnya dapat diisi dengan menjelajahi destinasi di daratan. Salah satunya Goa Batu Cermin yang dalam materi perjalanan disebut sebagai Mirror Cave.

Gua tersebut memiliki bagian yang memungkinkan cahaya masuk dari atas. Saat sinar matahari mengenai bagian tertentu di dalam gua, bebatuan dapat memantulkan cahaya sehingga menyerupai cermin.

Selain Goa Batu Cermin, perjalanan juga mengunjungi sebuah air terjun yang membutuhkan sekitar satu jam perjalanan dari kota dan dilanjutkan dengan trekking sekitar 20 menit.

Ada pula Rano Cave, gua yang memiliki air berwarna biru dan menyegarkan. Meski terlihat seperti air tawar, air di dalam gua tersebut ternyata merupakan air asin.

Baca Juga: Bikin Ketagihan Liburan! Ini 10 Rekomendasi Wisata Bali Paling Hits dan Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Mengenal Budaya Masyarakat Manggarai

Wisata Labuan Bajo juga dapat dilengkapi dengan pengalaman budaya masyarakat Manggarai di Flores.

Dalam perjalanan tersebut, wisatawan melihat proses pembuatan kain tradisional. Masyarakat setempat menjelaskan bahwa pada masa lalu, leluhur mereka hanya membuat sekitar dua sarung atau selendang dalam setahun untuk digunakan dalam upacara tradisional di desa.

Proses menenun membutuhkan waktu dan ketelitian. Wisatawan juga dapat melihat bagaimana bahan-bahan yang digunakan dalam kehidupan masyarakat berasal dari lingkungan sekitar.

Konsep tersebut berkaitan dengan hubungan masyarakat dengan hutan. Hutan tidak hanya menjadi sumber bahan pangan, tetapi juga menyediakan tanaman obat dan rempah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan perpaduan komodo, pulau, pantai, diving, gua, air terjun, kuliner, dan budaya Manggarai, wisata Labuan Bajo menawarkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar melihat satwa endemik.

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : Pinterest
Pink Beach Goa Batu Cermin budaya Manggarai wisata labuan bajo pulau komodo