RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Wisata Malang menawarkan beragam pilihan destinasi, mulai dari kampung heritage di tengah kota, wisata kuliner, kawasan Gunung Bromo, air terjun, hingga pantai di Malang Selatan. Dalam perjalanan selama beberapa hari, sejumlah destinasi tersebut dapat dikunjungi sekaligus dengan pilihan transportasi dan penginapan yang beragam.
Perjalanan menuju Malang dalam materi ini dimulai dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menggunakan kereta api Majapahit. Perjalanan menuju Malang membutuhkan waktu sekitar 14 jam 40 menit dengan tarif yang disebut sebesar Rp375.000.
Baca Juga: Udaranya Bikin Rileks! Ini 5 Tempat Wisata Bandung Bertema Vulkanik dan Pegunungan Paling Eksotis
Kampung Heritage Kayu Tangan
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Kampung Heritage Kayu Tangan yang berada di pusat Kota Malang. Lokasinya disebut tidak jauh dari Balai Kota dan Alun-alun Kota Malang.
Kampung wisata ini mengusung konsep heritage dengan unsur budaya, sejarah, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Harga tiket masuk yang disebut dalam materi sebesar Rp5.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp10.000 bagi wisatawan asing.
Setelah berkeliling, perjalanan dilanjutkan dengan wisata kuliner di Sego Sambal Cak Uud. Wisatawan kemudian beristirahat di Grand Mercure Malang Mirama.
Hotel tersebut disebut memiliki 264 kamar, termasuk 11 suite, serta sejumlah restoran dan kafe. Kamar yang digunakan dalam perjalanan adalah tipe Deluxe dengan pemandangan Gunung Semeru.
Baca Juga: Udaranya Bikin Rileks! Ini 5 Tempat Wisata Bandung Bertema Vulkanik dan Pegunungan Paling Eksotis
Menjelajah Bromo hingga Jatim Park 3
Perjalanan wisata Malang kemudian berlanjut menuju kawasan Gunung Bromo. Sebelum menuju Bromo, wisatawan sempat menikmati kuliner di Bakso The Stadium dan berkunjung ke Jatim Park 3.
Trip Bromo dimulai tengah malam dan berlangsung hingga sekitar siang hari. Destinasi pertama adalah panorama sunrise Gunung Bromo. Setelah menikmati matahari terbit, perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Widodaren, Pasir Berbisik, dan Bukit Teletabis.
Kawasan Bromo juga menjadi tempat wisata kuliner. Salah satunya adalah penjual es degan yang menawarkan minuman dengan harga mulai Rp10.000 untuk ukuran gelas.
Setelah sekitar 12 jam menjelajah kawasan Bromo, perjalanan kembali ke hotel untuk beristirahat.
Baca Juga: Anak-Anak Pasti Betah! 5 Tempat Wisata Bandung Ini Seru, Edukatif, dan Pas Buat Liburan Keluarga
Tumpak Sewu dan Teluk Asmara
Hari berikutnya diisi dengan perjalanan menuju Air Terjun Tumpak Sewu. Dari hotel di Kota Malang, perjalanan menuju destinasi tersebut disebut membutuhkan waktu sekitar dua jam.
Tumpak Sewu menawarkan panorama air terjun dari atas. Wisatawan juga dapat turun mendekati kawasan air terjun, meski jalurnya cukup menguras tenaga.
Setelah menikmati Tumpak Sewu, perjalanan berlanjut sekitar dua jam lebih menuju Pantai Teluk Asmara di Malang Selatan.
Teluk Asmara dikenal dengan gugusan pulau-pulau kecil di tengah laut. Pemandangannya dalam materi disebut mirip Raja Ampat sehingga kawasan ini mendapat julukan Raja Ampat-nya Malang.
Pantai tersebut memiliki air yang jernih, pasir putih, serta panorama pulau-pulau karang kecil yang menjadi daya tarik utama. Setelah menikmati suasana pantai, perjalanan kembali ke hotel membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.
Sebelum meninggalkan Malang, perjalanan juga diisi dengan berburu oleh-oleh khas Malang. Wisatawan kemudian menginap di Ibis Styles Malang, hotel bintang empat yang disebut memiliki 150 kamar. Kamar tipe Deluxe dalam perjalanan tersebut dibanderol sekitar Rp600.000 per malam.
Baca Juga: Mahaskai Batu Angkruk, Pesona Negeri di Atas Awan di Dieng yang Bikin Penasaran
Perjalanan Pulang dengan Kereta Malabar
Setelah lima hari berada di Malang, perjalanan ditutup dengan kepulangan menggunakan kereta api Malabar dari Malang menuju Bandung.
Kereta Malabar melayani rute Bandung-Malang dengan waktu tempuh sekitar 13 jam. Dalam satu rangkaian tersedia kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi.
Perjalanan kereta tersebut melewati sejumlah kota, termasuk Yogyakarta dan Blitar, sebelum akhirnya tiba di Bandung.
Rangkaian perjalanan ini menunjukkan bahwa wisata Malang tidak hanya menawarkan destinasi alam. Wisatawan juga dapat menikmati kawasan heritage, kuliner, hotel, pegunungan, air terjun, dan pantai dalam satu perjalanan.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest