RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Gunung Bromo kembali menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati panorama sunrise. Perjalanan menuju salah satu spot favorit, Bukit Cinta, bahkan dimulai sejak sekitar pukul 03.00 dini hari ketika kondisi jalan masih gelap, berkabut, dan suhu udara terasa sangat dingin.
Perjalanan dimulai dari Postosari menuju kawasan Bukit Cinta. Lokasi tersebut menjadi salah satu tempat yang digunakan wisatawan untuk menyaksikan matahari terbit dengan latar panorama Gunung Bromo dan kawasan pegunungan di sekitarnya.
Pengunjung tidak diperbolehkan membawa kendaraan pribadi menuju area tersebut karena kondisi jalannya curam dan berkelok-kelok. Sebagai alternatif, wisatawan dapat menggunakan mobil jeep yang disediakan pengelola.
Baca Juga: Perbandingan Kostum Versi 1.0 vs 2.0: Hot Toys Artisan Iron Spider Dengan Aksesoris Gauntlet Thanos
Sewa Jeep Gunung Bromo Rp500 Ribu-Rp700 Ribu
Satu mobil jeep disebut dapat diisi hingga enam orang, termasuk sopir. Untuk tarif sewanya, wisatawan perlu menyiapkan sekitar Rp500.000 hingga Rp700.000 untuk satu mobil.
Perjalanan menuju Bukit Cinta dilakukan sekitar pukul 03.00. Saat itu, suasana masih gelap dengan kabut yang cukup terasa. Suhu udara juga sangat dingin sehingga wisatawan disarankan menggunakan jaket atau pakaian tebal.
Sekitar pukul 03.30, rombongan tiba di area Bukit Cinta. Wisatawan sudah terlihat ramai berdatangan untuk mendapatkan kesempatan menyaksikan sunrise.
Untuk mencapai titik Bukit Cinta, pengunjung masih harus menaiki ratusan anak tangga. Kondisi udara semakin dingin ketika berada di area tersebut. Namun, wisatawan tidak perlu khawatir jika membutuhkan perlengkapan penghangat karena terdapat penjual yang menawarkan syal dan jaket.
Semakin pagi, pemandangan sunrise mulai menunjukkan keindahannya. Matahari perlahan muncul dengan warna kemerahan dan kekuningan. Langit yang sebelumnya gelap juga mulai berubah menjadi biru.
Dari Bukit Cinta, wisatawan dapat melihat panorama Gunung Bromo dan Gunung Batok. Perubahan warna langit dan cahaya matahari yang semakin terang membuat pemandangan kawasan tersebut terlihat semakin jelas.
Baca Juga: Menjelajahi Wisata Beiji Guwang Hidden Canyon, Air Terjun Tukad Cepung, dan Blue Lagoon Sambangan
Lanjut ke Pasir Berbisik dan Kawah Bromo
Setelah menikmati sunrise dari Bukit Cinta, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Pasir Berbisik. Nama tersebut dikaitkan dengan suara mendesis yang konon terdengar ketika angin berhembus di atas hamparan pasir kawasan Bromo.
Dari area tersebut, Gunung Batok terlihat berada dalam satu kawasan dengan Gunung Bromo. Wisatawan kemudian dapat melanjutkan perjalanan menuju kawah Bromo dari area parkir jeep.
Perjalanan menuju kawah dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa kuda. Dalam materi perjalanan tersebut, tarif menunggang kuda disebut mencapai Rp200.000 untuk sekali jalan.
Rangkaian perjalanan mulai dari mengejar sunrise di Bukit Cinta, menikmati hamparan Pasir Berbisik hingga melihat kawasan kawah membuat Gunung Bromo menjadi pilihan wisata yang menawarkan beragam panorama alam dalam satu perjalanan.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, perjalanan dini hari perlu dipersiapkan dengan pakaian hangat karena suhu udara di kawasan Bromo dapat terasa sangat dingin. Kepadatan pengunjung di Bukit Cinta juga menjadi bagian dari pengalaman berburu sunrise di salah satu destinasi wisata populer Jawa Timur tersebut.
Baca Juga: Jalan Manding Pucanglaban Tulungagung Kini Mulus, Karya Bhakti TNI 2026 Resmi Ditutup
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest