28.1 C
Tulungagung
Sunday, October 2, 2022

Tim Labfor Polda Jatim Akan Periksa Lokasi Kebakaran di RM Ramayana

 BLITAR KOTA – Peristiwa kebakaran Rumah Makan (RM) Ramayana terus diselidiki polisi. Kebakaran yang terjadi pada Jumat (18/1) lalu itu hampir menghanguskan seluruh bagian ruko milik rumah makan legendaris itu. 

 

Rencananya, Polres Blitar Kota mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim). Polres telah berkoordinasi dengan tim labfor untuk proses identifikasi lebih lanjut. “Sudah koordinasi. Besok rencananya tim labfor ke lokasi (kebakaran),” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono kepada Jawa Pos Radar Blitar, Minggu (20/1). 

 

Heri mengatakan, kedatangan labfor itu nantinya untuk proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi. Tim labfor nantinya datang langsung ke lokasi untuk memeriksa satu per satu sudur ruangan yang terbakar. “Termasuk memeriksa dari mana datangnya sumber api dan apa penyebabnya,” ujarnya. 

 

Yang pasti, tim labfor akan mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP untuk diperiksa lebih lanjut. Entah itu dari arang bekas kebakaran atau potongan kabel. Dengan begitu, bisa diketahui nantinya apa penyebab sebenarnya kebakaran rumah makan milik Yenny Karnadi atau akrab di sapa Cik Min ini. 

 

Sebelumnya, paska kebakaran itu tim identifikasi sudah melakukan Olah TKP langsung. Polisi juga telah memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kebakaran. “Sudah olah TKP langsung setelah kebakaran. Hasilnya, menunggu dari Labfor saja,” ungkap Heri. 

 

Seperti diberitakan, sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dari Kota Blitar dan Kabupaten Blitar dikerahkan saat kebakaran terjadi RM Ramayana pada Jumat (18/1). Hanya dalam hitungan beberapa menit, api sudah menghanguskan bangunan berlantai satu itu. Hingga menghanguskan kompleks ruko bagian timur.

 

Selain menghanguskan dapur bagian timur, api juga menghanguskan kursi makan dan meja. Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. 

 BLITAR KOTA – Peristiwa kebakaran Rumah Makan (RM) Ramayana terus diselidiki polisi. Kebakaran yang terjadi pada Jumat (18/1) lalu itu hampir menghanguskan seluruh bagian ruko milik rumah makan legendaris itu. 

 

Rencananya, Polres Blitar Kota mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim). Polres telah berkoordinasi dengan tim labfor untuk proses identifikasi lebih lanjut. “Sudah koordinasi. Besok rencananya tim labfor ke lokasi (kebakaran),” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono kepada Jawa Pos Radar Blitar, Minggu (20/1). 

 

Heri mengatakan, kedatangan labfor itu nantinya untuk proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi. Tim labfor nantinya datang langsung ke lokasi untuk memeriksa satu per satu sudur ruangan yang terbakar. “Termasuk memeriksa dari mana datangnya sumber api dan apa penyebabnya,” ujarnya. 

 

Yang pasti, tim labfor akan mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP untuk diperiksa lebih lanjut. Entah itu dari arang bekas kebakaran atau potongan kabel. Dengan begitu, bisa diketahui nantinya apa penyebab sebenarnya kebakaran rumah makan milik Yenny Karnadi atau akrab di sapa Cik Min ini. 

 

Sebelumnya, paska kebakaran itu tim identifikasi sudah melakukan Olah TKP langsung. Polisi juga telah memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kebakaran. “Sudah olah TKP langsung setelah kebakaran. Hasilnya, menunggu dari Labfor saja,” ungkap Heri. 

 

Seperti diberitakan, sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dari Kota Blitar dan Kabupaten Blitar dikerahkan saat kebakaran terjadi RM Ramayana pada Jumat (18/1). Hanya dalam hitungan beberapa menit, api sudah menghanguskan bangunan berlantai satu itu. Hingga menghanguskan kompleks ruko bagian timur.

 

Selain menghanguskan dapur bagian timur, api juga menghanguskan kursi makan dan meja. Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. 

Artikel Terkait


Most Read


Artikel Terbaru

/