Senin, 17 Jan 2022
Radar Tulungagung
Home / Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

05 Maret 2018, 13: 36: 37 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

Alm. Hj. Roekmianah

Share this      

TRENGGALEK – Kabar duka datang dari keluarga besar dr. Soedomo, dokter yang namanya diabadikan menjadi nama rumah sakit umum daerah (RSUD dr. Soedomo) di Trenggalek ini. Hj. Roekmianah, istri dr. Soedomo meninggal di usia ke-89 tahun pada Senin 26 Februari 2018 lalu. Jenazahnya dimakamkan di TPU Keputih Surabaya. Keluarga menggelar pengajian sampai tadi malam atau hari ketujuh meninggalnya almarhumah.

Hj. Roekmianah sendiri merupakan istri kedua dr. Soedomo. Sedangkan istri pertama bernama Sukeni, meninggal dunia pada 5 Mei 1949, meninggalkan empat putra yaitu Supomo Heryanto Bsc, dr. Hj. Sutristiani, Ir. Hj. Retno Widjajaningsih, Prof. dr. Hj. Retno Handayani MSc, PhD. Bersama Hj. Roekmianah dr. Soedomo dikaruniai tujuh putra yaitu Drh. Bintarto, Drh. Djoko Galiyono MSc, Ir. H. Djoko Djatiroso Dipl H.E, Ir. Hj. Retno Nagayomi, Drh. Djoko Sakti Setyo Laksono, Drs. Karunia Adji Djayono dan Ir. Djoko Purmandoko.

Sehingga ada 11 anak yang dirawat oleh Roekmianah sepeninggal dr. Soedomo pada tahun 1977. Kasih sayang dan kesabaran Roekmianah turut mengantarkan semua anaknya meraih kesuksesan. “Kami semua rukun. Memang seperti diajarkan almarhum bapak agar kami terus rukun, saling membantu, kami kakak yang tua membantu para adik. Kami sebelas anak juga terus menunggui ibu selama dirawat di rumah sakit 24 jam bergantian,” ucap Ir. Hj. Retno Widjajaningsih, mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek yang tinggal di Jalan Cokroaminoto 10 Trenggalek ini.

Kesan mendalam juga disampaikan Ir. Hj. Retno Nagayomi. Perempuan yang akrab disapa Mamiek ini melihat Roekmianah sebagai sosok ibu yang sangat mandiri. Dengan banyaknya anak dan keluarga besar semasa membesarkan putra putrinya, terbawa di masa tuanya ingin selalu bersilaturahmi. Mempererat kekeluargaan dengan tidak melewatkan acara berkumpul seperti arisan tiap tiga bulan, atau kesempatan lainnya.

Termasuk awal Februari lalu, bersama dirinya dan salah satu saudara laki – laki Drh. Djoko Sakti Setyo Laksono, Roekmianah berkunjung ke Trenggalek ke rumah Ir. Hj. Retno Widjajaningsih. “Ibu itu orangnya mandiri, tidak mau ngrepotin anak. Maunya apa – apa dikerjakan sendiri, makan, mandi, ambil apa – apa jalan sendiri. Dan seperti kebiasaan Bapak (dr. Soedomo) dulu, senang bersilaturahmi, kemana – mana bersama, mengunjungi keluarga dan saudara,” ucap Mamiek.

Atas meninggalnya Hj. Roekmianah, pimpinan dan seluruh karyawan RSUD dr. Soedomo Trenggalek turut berbela sungkawa. ”Semoga meninggalnya khusnul khotimah,  diampuni segala kesalahannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amin,” ucap Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek dr. Saeroni. (tin)

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

RUKUN : Bersama alm. dr. Soedomo, yang selalu menanamkan kerukunan dalam keluarga.

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

Bersama Ir. Hj. Retno Nagayomi

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

BERKUMPUL : Acara arisan rutin keluarga tanggal 18 Januari 2018.

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

KEBERSAMAAN : Keluarga besar dr. Soedomo

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

KEBERSAMAAN : Keluarga besar dr. Soedomo

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

SILATURAHMI : Acara hari raya Idul Fitri.

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

SAYANG KELUARGA : Almarhumah Hj. Roekmianah saat di acara arisan keluarga di Kediaman Hj. Retno Widjajaningsih Sarwanto di Jalan Cokroaminoto 10 Trenggalek April 2017 lalu.

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

KEBERSAMAAN : Keluarga besar dr. Soedomo

Keluarga Dokter Soedomo Berduka

SELALU HADIR : Pertemuan keluarga yang begitu disukai alm. Hj. Roekmianah.

(rt/ang/ang/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia