26.1 C
Tulungagung
Saturday, August 13, 2022

Sinyal Gerindra dan Hanura ke Petahana

KOTA, Radar Trenggalek – Arah politik beberapa partai politik (parpol) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Trenggalek 2020 mulai terlihat. Hal ini terjadi setelah turun rekomendasi PDI Perjuangan (PDIP) yang jatuh pada petahana Moch. Nur Arifin (Ipin) berpasangan dengan Syah Muhammad Nata Negara. 

Dengan turunnya rekomendasi tersebut, beberapa parpol kemungkinan melakukan hal yang sama, termasuk Partai Gerindra. Apalagi berdasarkan hasil pemetaan, keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Pilkada serentak 2020 ini kebanyakan berkoalisi dengan PDIP.

“Untuk kepastiannya, kami masih menunggu rekom dari DPP. Namun jika bicara arah dukungan Gerindra, kemungkinan besar rekomendasi dari pusat berpeluang besar turun kepada petahana,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Trenggalek Nurhadi Rokhmad.

Nurhadi melanjutkan, apalagi selain peta politik pada pilkada daerah lain, asumsi seperti itu terjadi pada hasil perjalanan proses penjaringan yang dilakukan DPC Partai Gerindra. “Kami juga berpikir realities. Dengan situasi seperti kini, besar kemungkinan petahana yang akan memenangkan kompetisi. Sebab, bakal calon lain belum bermunculan,” katanya.

Selain itu, pemilihan di internal partai tersebut juga memiliki pertimbangan lain, yaitu terkait kesiapan pencalonan, elektabilitas, hingga hasil kinerja selama ini. Kendati demikian, hal tersebut belum 100 persen. Sebab, menunggu keputusan DPP. Mengingat DPC hanya sebagai pelaksana saja dan keputusan ada di tangan DPP.

Untuk itu, DPC sudah mengirimkan seluruh berkas yang diperlukan terkait pemberian rekomendasi tersebut. “Untuk pastinya, tunggu saja rekom turun yang diperkirakan pada awal atau pertengahan bulan depan (Agustus, Red),” jelas Nurhadi Rokhmad.

Hal yang hampir sama diutarakan Ketua DPC Partai Hanura Trenggalek M. Husni Tahir Hamid. Menurut dia, terkait rekomendasi Partai Hanura nanti jatuh kepada siapa, dirinya tidak bisa berandai-andai. Sebab, itu merupakan wewenang pusat. Namun pada intinya, Partai Hanura menyukai pengelolaan pemerintahan di Trenggalek seperti sekarang ini. “Rekomendasi nanti kepada siapa, kami masih menunggu keputusan DPP. Ditunggu saja,” imbuhnya. (*)

KOTA, Radar Trenggalek – Arah politik beberapa partai politik (parpol) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Trenggalek 2020 mulai terlihat. Hal ini terjadi setelah turun rekomendasi PDI Perjuangan (PDIP) yang jatuh pada petahana Moch. Nur Arifin (Ipin) berpasangan dengan Syah Muhammad Nata Negara. 

Dengan turunnya rekomendasi tersebut, beberapa parpol kemungkinan melakukan hal yang sama, termasuk Partai Gerindra. Apalagi berdasarkan hasil pemetaan, keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Pilkada serentak 2020 ini kebanyakan berkoalisi dengan PDIP.

“Untuk kepastiannya, kami masih menunggu rekom dari DPP. Namun jika bicara arah dukungan Gerindra, kemungkinan besar rekomendasi dari pusat berpeluang besar turun kepada petahana,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Trenggalek Nurhadi Rokhmad.

Nurhadi melanjutkan, apalagi selain peta politik pada pilkada daerah lain, asumsi seperti itu terjadi pada hasil perjalanan proses penjaringan yang dilakukan DPC Partai Gerindra. “Kami juga berpikir realities. Dengan situasi seperti kini, besar kemungkinan petahana yang akan memenangkan kompetisi. Sebab, bakal calon lain belum bermunculan,” katanya.

Selain itu, pemilihan di internal partai tersebut juga memiliki pertimbangan lain, yaitu terkait kesiapan pencalonan, elektabilitas, hingga hasil kinerja selama ini. Kendati demikian, hal tersebut belum 100 persen. Sebab, menunggu keputusan DPP. Mengingat DPC hanya sebagai pelaksana saja dan keputusan ada di tangan DPP.

Untuk itu, DPC sudah mengirimkan seluruh berkas yang diperlukan terkait pemberian rekomendasi tersebut. “Untuk pastinya, tunggu saja rekom turun yang diperkirakan pada awal atau pertengahan bulan depan (Agustus, Red),” jelas Nurhadi Rokhmad.

Hal yang hampir sama diutarakan Ketua DPC Partai Hanura Trenggalek M. Husni Tahir Hamid. Menurut dia, terkait rekomendasi Partai Hanura nanti jatuh kepada siapa, dirinya tidak bisa berandai-andai. Sebab, itu merupakan wewenang pusat. Namun pada intinya, Partai Hanura menyukai pengelolaan pemerintahan di Trenggalek seperti sekarang ini. “Rekomendasi nanti kepada siapa, kami masih menunggu keputusan DPP. Ditunggu saja,” imbuhnya. (*)

Artikel Terkait


Most Read


Artikel Terbaru

/