Senin, 23 May 2022
Radar Tulungagung
Home / Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Massa Bakal Demo di Pendapa

23 Juni 2021, 15: 26: 49 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Massa Bakal Demo di Pendapa

Ilustrasi (Istimewa)

Share this      

KOTA, Radar Trenggalek - Sangat kecewa pada sikap sekretaris daerah (sekda) Trenggalek yang dua kali mangkir dari permintaan hearing. Itulah yang dirasakan oleh Paguyuban Masyarakat Peduli Trenggalek. Pasalnya, mereka bersikeras sekda yang juga ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) tersebut harus hadir dalam hearing yang rencananya dijadwalkan besok (24/6), apa pun alasannya.

Sebab, wacana utang untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) tersebut menyangkut nasib anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tiga hingga empat tahun ke depan. APBD semestinya digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Jika rencana yang dilakukan pemkab terkait wacana utang tersebut asal-asalan, dikhawatirkan malah semakin menambah beban APBD dan menyengsarakan rakyat. "Karena itu, kami minta sekda menjelaskan penggunaan anggaran dari dana hasil pinjaman itu," ungkap Ketua Paguyuban Masyarakat Peduli Trenggalek, Imam Bahruddin.

Dia melanjutkan, untuk itu apa pun alasannya, sekda dan didampingi anggota TAPD lain harus hadir dalam hearing tersebut. Sebab, keberadaanya sangat penting untuk menjelaskan wacana pinjaman yang akan dilakukan. Jika memang ada undangan kegiatan lain bahkan di luar kota, jika bisa diwakilkan pejabat lain. "Memang hingga hari ini (kemarin, 22/6, Red) kami belum menerima surat resmi persetujuan hearing itu. Namun itu telah menjadi penetapan resmi pimpinan dalam hearing Senin kemarin. Jadi harus dilaksanakan," katanya.

Jika besok sekda kembali mangkir, pihaknya akan langsung mengadakan aksi untuk meminta penjelasan dari bupati. Bahkan tidak menutup kemungkinan aksi tersebut akan dilakukan dengan pengerahan massa ke Pendapa Manggala Praja Nugraha. Jika hanya segelintir orang yang meminta penjelasan dari bupati, kemungkinan besar akan ditolak. Jadi aksi demonstrasi dengan massa merupakan satu-satunya jalan agar keluhan masyarakat didengar. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia