Minggu, 28 Nov 2021
Radar Tulungagung
Home / Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Pemkab Serahkan Hibah Kompetitif dari Program YESS

01 Oktober 2021, 17: 39: 22 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Pemkab Serahkan Hibah Kompetitif dari Program YESS

Share this      

KOTA, Radar Tulungagung - Pemkab Tulungagung melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Tulungagung  menyerahkan bantuan hibah kompetitif kepada 13 petani muda yang lolos seleksi program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) kemarin (30/9).

Bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) ini wujud dukungan pemerintah kepada petani setempat dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian. Agar pertanian di kabupaten ini semakin baik dan maju.

Bantuan diserahkan langsung Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, didampingi Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Setya Budhi Udrayana; Kepala Dispertan Tulungagung Suprapti; Kepala Bappeda Tulungagung Maryani; dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Tulungagung Sofyan Heryanto. 

Baca juga: Untuk Indonesia Tangguh, Unita Gelar Vaksinasi bagi Mahasiswa dan Umum

Pemkab Serahkan Hibah Kompetitif dari Program YESS

Kegiatan dilanjutkan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani di Tulungagung.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, potensi pertanian di Tulungagung luas, tapi tenaganya masih didominasi kelompok tua. Perlu regenerasi agar pertanian di Tulungagung semakin maju.

“Dengan inovasi ini, diharapkan banyak anak muda tertarik mengembangkan diri di bidang pertanian. Terlebih di sana ada pelatihan yang manfaatkan teknologi, alsintan, hingga jejaring pemasaran,” katanya.

Pria nomor satu di lingkup Pemkab Tulungagung ini mengucapkan terima kasih kepada Kementan. Tulungagung menjadi salah satu yang terpilih sebagai penerima manfaat YESS di Jawa Timur.

“Dengan stimulus berupa bantuan hibah kompetitif ini, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di bidang pertanian kita,” tandasnya.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana menjelaskan, program YESS merupakan program Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD). Salah satu implementasinya, memberikan bantuan modal melalui hibah kompetitif kepada petani muda di Tulungagung untuk mengembangkan usaha pertanian yang telah dirintis.

“Sasaran kami petani muda. Usia 19-39 tahun,” katanya. Untuk batch I, ada 13 petani penerima program YESS. Dengan melalui evaluasi proposal bisnis yang diajukan, verifikasi, evaluasi lapangan oleh tim dosen Polbangtan Malang, dan verifikasi di tingkat pusat.

“Program ini mencetak wirausaha muda pertanian. Pertanian di Tulungagung pun semakin berkembang dan maju,” tandasnya.

Kepala Dispertan Tulungagung Suprapti menjelaskan, Tulungagung salah satu yang menerima program YESS dari 15 penerima program se­Indonesia di empat provinsi. Yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

2.060 petani muda diberikan pelatihan penguatan kapasitas. Seperti penyusunan proposal bisnis bagi pemula, manajemen bisnis, literasi keuangan, dan motivasi bisnis.

 “Belum semua dilatih. 24 petani muda mengajukan proposal bisnis ke kementerian, batch I lolos 13 orang. Mereka mendapat hibah kompetitif sebesar 1,6 miliar,” katanya.

Menurut dia, program YESS ini efektif mengatasi minimnya antusiasme generasi muda dalam bidang pertanian.

“Mereka akhirnya mau mengembangkan potensi pertanian yang ada. Pertanian kita juga akan maju,” tuturnya.

Pihaknya juga menyerahkan bantuan sarpras kepada kelompok tani di Tulungagung. Berupa hand traktor, hand sprayer elektrik, cultivator, pompa air, benih padi, benih jagung, bibit alpukat, dan pengembangan cabai.

“Untuk petani dalam rangka mewujudkan visi misi Pak Bupati. Menyejahterakan petani Kabupaten Tulungagung,” tandasnya. (lil/dfs)

(rt/lai/ang/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia