RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Banyaknya budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur menjadi pusat sentra ikan hias milik Jepang ini. Sektar 150 juta ikan koi menjadi ajang budidaya masyarakat patria hingga membuat patung ikan koi sebagai ikon Blitar.
Menurut Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, ikan dengan warna yang cerah ini menjadi primadona Blitar sebagai primadona lantaran beberapa faktor. Salah satu faktor yang paling penting adalah alam di Blitar sangat sejuk sehingga lebih cocok untuk membudidayakan ikan hias tersebut.
Kualitas udara dan air sangat mempengaruhi, sehingga warna ikan koi bisa secerah dengan ada yang di Jepang. Pasalnya, memang dalam merawat ikan koi harus membutuhkan kadar air yang tinggi. Selain itu, iklim udara juga mepengaruhi kesehatan ikan hias tersebut.
Kolam yang diperuntukkan untuk ikan koi harus benar-benar bersih dan terjaga. Meskipun memakan modal hingga jutaan rupiah, aset budidaya ikan koi menjadi keberuntungan bagi masyarakat Patria.
Pada wilayah Kabupaten Blitar, khususnya wilayah Sumberingin, banyak sekali lahan-lahan pertanian yang dijadikan sebagai kolam. Tak lupa juga sumber modal yang dikeluarkan, seperti listrik dan pengembangbiakan juga cukup melelahkan. Pasalnya, untuk perkembangbiakan ikan koi harus mendatangkan langsung pejantan dari Negeri Sakura. Karena dengan hal itu dapat menghasilkan peranakan ikan koi berkualitas.
Editor : Nurul Hidayah