KOTA BLITAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menggencarkan promosi produk lokal atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengungkapkan, pemerintah pusat sudah meminta seluruh daerah untuk sejumlah langkah antisipatif dalam menghadapi ancaman resesi. Harapannya agar dampak yang dirasakan bisa ditekan semaksimal mungkin. “Salah satu upaya yang bisa dilakukan seperti menggencarkan promosi produk lokal. Memberdayakan pelaku UMKM,” jelasnya kepada Koran ini.
Dengan begitu, pelaku UMKM bisa tetap produktif di tengah ancaman resesi maupun inflasi. Mereka tetap memperoleh pemasukan dari kegiatan usahanya. “Jadi, di setiap kegiatan-kegiatan, pemkot bisa mengandalkan produk lokal. Baik itu barang maupun jasa. Dengan begitu, laju perekonomian kota tetap terjaga dan aman,” ujar politikus PDI-P ini.
Di samping, program bantuan sosial (bansos) juga harus tetap digulirkan. Baik itu program beras kesejahteraan daerah (rastrada) milik pemkot, maupun bansos dari pusat serta pemerintah provinsi. Pemberian bansos selama ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat miskin atau kurang mampu.
Ada beberapa jenis bansos yang digulirkan. Di antaranya, bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan nontunai (BPNT), serta bantuan program keluarga harapan (PKH). Bantuan tersebut diberikan kepada sasaran penerima yang sudah terdata dan terverifikasi sesuatu ketentuan.
Masyarakat tidak boleh menerima bansos dobel. Entah itu dari rastrada maupun BLT dan lain sebagainya. Setiap warga hanya wajib menerima satu jenis bansos. Apabila kedapatan menerima dobel, petugas akan mencoret salah satu jenis bantuan.
Sebelumnya, tahun ini pemkot kembali menggelar sejumlah event besar untuk memeriahkan momen hari-hari tertentu. Sedikitnya ada 52 event yang bakal meramaikan tahun ini. Seperti agenda tahun-tahun sebelumnya, yaitu peringatan pemberontakan PETA, hingga momen kemerdekan Hari Jadi Kota Blita. “Event-event yang telah kami siapkan semoga mampu menggerakkan roda perekonomian pedagang maupun warga,” tandasnya. (sub/c1) Editor : Doni Setiawan