Tak harus dengan nasi, makanan olahan tepung juga bisa menjadi alternatif untuk sumber kalori tubuh. Sayangnya, budaya dan tradisi di tanah air tidak familier dengan roti alias bakery, apalagi untuk kudapan saat berbuka puasa.
“Sebenarnya bisa saja, karena bakery itu kan juga mengandung karbohidrat,” ujar Agus Purwanto, seorang produsen bakery.
Dia menjelaskan, bakery memiliki beberapa komposisi yang juga berguna untuk nutrisi tubuh. Misalnya, terigu, telur, susu, margarin, gula, dan beberapa bahan lain. Namun, kebiasaan masyarakat Indonesia lebih puas ketika menggunakan nasi untuk menu pokok makanannya. “Saat musim puasa, permintaan bakery cukup meningkat, tapi memang bukan untuk kebutuhan buka puasa, biasanya untuk penunjang atau pelengkap saja,” katanya.
Dia mengungkapkan, roti biasanya digunakan saat darurat saja. Misalnya, saat perjalanan jauh dan tidak memungkinkan untuk mampir ke warung atau rumah makan. Desain dan kemasannya yang mudah dibawa menjadikan panganan ini sebagai alternatif yang pas. “Tidak ribet dan cukup awet alias tidak mudah basi,” imbuhnya (hai/c1) Editor : Endah Sriwahyuni