Minggu, 28 Nov 2021
Radar Tulungagung
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Menko Airlangga Lepas Pengiriman 23 Ribu Ton Jagung Antarpulau

01 Oktober 2021, 10: 17: 13 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Menko Airlangga Lepas Pengiriman 23 Ribu Ton Jagung Antarpulau

SEJAHTERAKAN PETANI: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo dan melepas pengiriman 23 ribu ton jagung ke antarpulau, Kamis (30/9).

Share this      

GORONTALO, Radar Tulungagung - Sektor pertanian menjadi salah satu sektor perekonomian yang terus menunjukkan kinerja positif selama masa pandemi Covid-19. Pada triwulan II 2021, tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 0,38 persen.

Komoditas jagung, salah satu komoditas unggulan sektor pertanian yang berkontribusi besar pada peningkatan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan industri, khususnya peternakan unggas.

Dalam kurun waktu 10 tahun ini, perkembangan komoditas jagung di Provinsi Gorontalo meningkat sangat signifikan. Produksi yang semula hanya 605.781 ton, kini mencapai 1,8 juta ton atau meningkat di kisaran angka 300 persen.

Baca juga: Dukung Permodalan bagi UMKM, Strategi Penopang Perekonomian Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo, Kamis (30/9) melepas pengiriman antarpulau sebanyak 23.000 ton jagung.

“Pelepasan jagung sebesar 23 ribu ton yang kita lakukan hari ini merupakan sinergi berbagai stakeholder yang kiranya dapat memacu semangat pelaku usaha komoditas pertanian lainnya. Baik di Provinsi Gorontalo maupun di Indonesia untuk terus bekerja sama bahu-membahu dalam membangun sektor pertanian,” ujar Airlangga di Pelabuhan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Saat panen raya, harga jagung cenderung turun menyentuh angka Rp 2.900 per kg. Dengan adanya pengiriman ke luar Gorontalo, harga pembelian jagung mencapai Rp 4.800-5.300 per kg.

Dalam kurun waktu April-September 2021 ini, telah dilakukan198 kali pengiriman jagung antarpulau untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional. Dengan total volume 1.002.366 ton.

Acara pelepasan pengiriman jagung oleh Menko Airlangga ditandai dengan pemecahan kendi ke lambung Kapal Hodasco 19, salah satu dari tiga kapal yang secara bersamaan akan mengirim jagung dari Gorontalo ke beberapa tujuan.

Tujuan Jakarta sebanyak 6.500 ton, tujuan Surabaya sebanyak 10.000 ton, dan tujuan Makassar sebanyak 6.500 ton.

Setelah acara, Menko Airlangga mengunjungi sentra vaksinasi yang diadakan oleh Kodim 1313/Pohuwato. Kegiatan bertajuk “Serbuan Vaksin Covid­19 kepada Seluruh Masyarakat di Wilayah Koramil 1313­08 Dulupi”.

Vaksinasi dilakukan terhadap 271 warga Desa Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Menko Airlangga juga berkesempatan menyerahkan bantuan beras kepada warga dan melanjutkan perjalanan ke Desa Dulupi untuk melakukan panen raya jagung bersama warga.

“Dengan harga tinggi, kesejahteraan petani meningkat. Ini yang kami dukung karena pemerintah pro pertanian,” ungkapnya.

Kami dorong masyarakat menanam jagung dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bisa dibayar saat panen, bunganya murah 3 persen. Apabila gagal panen, ada asuransinya.

“Kami dorong masyarakat memproduksi jagung sebanyak mungkin,” pungkas Menko Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyerahkan KUR kepada para petani jagung secara simbolis. Diharapkan dapat mendorong permodalan masyarakat dalam mengelola pertanian.

Turut hadir dalam acara tersebut gubernur Gorontalo; anggota DPR RI Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM; Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko; serta Forkopimda Provinsi Gorontalo. (ag/fsr)

(rt/ang/ang/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia