Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Harga Emas Antam Sempat Anjlok Lalu Melonjak Tajam, Ini Waktu Terbaik Investasi Menurut Perencana Keuangan

Nabiyah Putri Wibowo • Rabu, 4 Februari 2026 | 11:40 WIB

Harga emas Antam fluktuatif dan sempat melonjak tajam. Simak waktu terbaik investasi emas menurut perencana keuangan.
Harga emas Antam fluktuatif dan sempat melonjak tajam. Simak waktu terbaik investasi emas menurut perencana keuangan.
RADAR TULUNGAGUNG- Harga emas Antam kembali menjadi sorotan publik setelah mengalami pergerakan tajam dalam dua hari terakhir.

Logam mulia yang dikenal sebagai instrumen investasi aman ini sempat mengalami penurunan signifikan sebelum akhirnya melonjak drastis. Kondisi tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya: kapan waktu terbaik untuk mulai investasi emas?

Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam pada Minggu, 1 Februari 2026, tercatat turun ke level Rp2.860.000 per gram.

Angka ini merosot cukup dalam dibandingkan harga sebelumnya yang masih bertengger di Rp3.120.000 per gram. Namun, penurunan itu tidak berlangsung lama.

Sehari berselang, harga emas Antam justru melesat tajam. Kenaikan mencapai Rp167.000 per gram membuat harga kembali naik menjadi sekitar Rp3.270.000 per gram.

Fluktuasi harga emas Antam yang cepat ini menunjukkan bahwa pergerakan emas sangat dinamis dan sulit diprediksi dalam jangka pendek.

Baca Juga: TPG THR 100% 2025 Belum Cair di Daerah? Ini Batas Waktu Resmi Pencairan Menurut Kemenkeu, Guru Wajib Tahu!

Jangan Menunda Investasi Emas

Perencana keuangan Andi Nugroho menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak menunda investasi hanya karena menunggu harga turun.

Menurutnya, prinsip dasar investasi adalah memulai sesegera mungkin.

“Kalau kemarin belum sempat mulai, maka hari ini adalah waktu terbaik,” ujar Andi. Ia menilai menunggu harga emas turun justru berisiko karena tidak ada pihak yang bisa memastikan kapan harga benar-benar berada di titik terendah.

Bahkan, dalam banyak kasus, harga justru terus naik tanpa diduga.

Emas Cocok untuk Jangka Menengah dan Panjang

Andi menjelaskan bahwa emas lebih ideal dijadikan instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Ia menyarankan agar emas disimpan minimal selama tiga tahun agar potensi keuntungannya bisa lebih optimal.

Dalam jangka pendek, fluktuasi harga emas Antam memang bisa cukup tajam. Namun dalam rentang waktu yang lebih panjang, emas cenderung menunjukkan tren kenaikan yang stabil dan mampu menjaga nilai kekayaan dari inflasi.

Perhatikan Selisih Harga Beli dan Jual

Hal penting lain yang sering diabaikan investor pemula adalah selisih antara harga beli dan harga jual kembali.

Andi mengingatkan agar investor memastikan harga jual emas sudah lebih tinggi dibanding harga belinya saat akan mencairkan investasi.

“Keuntungan baru didapat kalau harga jual lebih tinggi dari harga beli. Jadi jangan hanya melihat harga naik hari ini, tapi perhatikan juga spread-nya,” jelasnya.

Baca Juga: Rekrutmen PPPK 2026 Resmi Dibuka, Guru dan Tendik SMA Unggul Garuda Dibutuhkan di 4 Provinsi, Ini Syarat Lengkapnya

Pilih Emas Batangan, Bukan Perhiasan

Dalam hal bentuk investasi, Andi merekomendasikan emas batangan dibanding emas perhiasan. Alasannya, emas batangan memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi dan lebih mendekati harga pasar.

Sementara itu, emas perhiasan umumnya dikenakan biaya tambahan seperti ongkos pembuatan, yang membuat harga jual kembalinya lebih rendah.

Selain itu, perhiasan juga dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen.

Pajak Juga Perlu Diperhitungkan

Investor juga perlu memahami aspek pajak dalam investasi emas. Untuk emas batangan, penjualan kembali dikenakan pajak sebesar 0,25 persen.

Sedangkan untuk perhiasan, pajak yang dikenakan lebih besar karena masuk kategori barang kena PPN.

Memahami kewajiban pajak ini penting agar perhitungan keuntungan investasi emas bisa lebih realistis dan tidak mengejutkan di kemudian hari.

Emas Fisik vs Emas Digital

Seiring perkembangan teknologi, investasi emas kini tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik. Masyarakat juga bisa membeli emas digital melalui berbagai platform resmi.

Menurut Andi, baik emas fisik maupun emas digital memiliki potensi pertumbuhan dan tingkat likuiditas yang relatif sama.

Karena itu, pilihan jenis investasi bisa disesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan, dan kenyamanan masing-masing investor.

“Yang terpenting bukan bentuknya, tapi konsistensi dan tujuan investasinya,” pungkasnya.

Baca Juga: SKTP 26 dan 28 Januari 2026 Sudah Terbit, TPG Guru Cair Awal Februari atau Tunggu 20 Februari? Ini Penjelasan Lengkapnya

Editor : Nabiyah Putri Wibowo
#perencana keuangan #emas digital #harga emas Antam 2026 #investasi emas #Emas batangan asli