Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Brosur Pinjaman KUR BRI 2026 Bunga 6 Persen Jadi Sorotan, Begini Cara Hitung Angsuran dan Syarat Pengajuannya

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Jumat, 27 Februari 2026 | 15:25 WIB

Brosur pinjaman KUR BRI 2026 bunga 6 persen jadi acuan UMKM. Simak cara hitung angsuran dan syarat pengajuan terbaru.(Pinterest)
Brosur pinjaman KUR BRI 2026 bunga 6 persen jadi acuan UMKM. Simak cara hitung angsuran dan syarat pengajuan terbaru.(Pinterest)

Radar Tulungagung  - Informasi brosur mengenai pinjaman KUR BRI 2026 dengan bunga sekitar 6 persen per tahun menjadi perhatian para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha.

Melalui brosur tersebut, calon debitur dapat mengetahui perkiraan cicilan bulanan serta rincian pokok dan bunga pinjaman.

Keberadaan brosur pinjaman KUR BRI 2026 membantu calon peminjam memahami simulasi angsuran sebelum mengajukan kredit.

Namun perhitungan pada brosur biasanya hanya berupa estimasi sehingga hasil akhirnya bisa berbeda tergantung kebijakan bank dan kondisi usaha pemohon.

Dalam brosur pinjaman KUR BRI 2026, suku bunga yang ditawarkan berkisar 6 persen per tahun hingga pinjaman lunas.

Program Kredit Usaha Rakyat ini tetap menjadi pilihan masyarakat karena bunganya lebih ringan dibandingkan pinjaman komersial.

Meski begitu, calon debitur tetap perlu memahami cara menghitung pokok dan bunga agar dapat menebak cicilan secara lebih akurat.

Cara Menghitung Angsuran dari Brosur KUR BRI

Perhitungan angsuran KUR BRI pada dasarnya terdiri dari pokok pinjaman dan bunga yang pelaksanaannya setiap bulan.

Sebagai contoh simulasi, pinjaman sekitar Rp10 juta dengan tenor dua tahun akan menghasilkan cicilan bulanan yang terdiri dari komponen pokok dan bunga. Nilai cicilan hasil perhitungan manual biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan angka yang tercantum pada brosur.

Hal tersebut terjadi karena bunga KUR tidak sepenuhnya rata 6 persen, melainkan terdapat pembulatan angka yang mempengaruhi hasil akhir cicilan.

Oleh karena itu calon debitur disarankan menggunakan perhitungan sendiri sebagai acuan kemampuan pembayaran dan tidak hanya mengandalkan angka dari brosur pinjaman.

Baca Juga: Heboh Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 dan Rapel Cair 1 Maret, terjadi? Ini Penegasan Resmi TASPEN yang Wajib Diketahui

BI Checking Jadi Penentu Persetujuan

Salah satu faktor penting dalam pengajuan pinjaman KUR adalah riwayat pemohon kredit.

Calon debitur harus memiliki catatan kredit yang baik atau bebas dari tunggakan. Data riwayat kredit akan diperiksa terlebih dahulu sebelum bank melakukan survei ke rumah maupun lokasi usaha.

Jika riwayat kredit bermasalah atau masuk daftar hitam, kemungkinan besar pengajuan pinjaman akan ditolak.

Sebaliknya, permohonan dengan riwayat kredit lancar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan persetujuan pinjaman.

Disarankan Ajukan Pinjaman Bertahap

Bagi pelaku usaha yang baru pertama kali mengajukan KUR, disarankan mengajukan pinjaman dengan nominal kecil terlebih dahulu.

Pengajuan pertama biasanya tidak langsung disetujui dalam jumlah besar karena bank akan menilai karakter dan kemampuan pembayaran debitur.

Jika pembayaran lancar selama beberapa bulan, debitur biasanya memiliki peluang untuk mengajukan penambahan pinjaman atau top up dengan plafon lebih besar.

Strategi ini dinilai lebih aman dibandingkan langsung mengajukan pinjaman dalam jumlah besar pada tahap awal.

Baca Juga: Sebanyak 117 Gerai KDMP di Tulungagung Dibangun, Ketersediaan Lahan Jadi Kendala Utama

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Beberapa dokumen yang perlu disiapkan dalam pengajuan pinjaman antara lain KTP pemohon dan pasangan, Kartu Keluarga, serta surat keterangan usaha.

Usaha yang diajukan harus sudah berjalan minimal enam bulan karena pihak bank akan melakukan pengawasan langsung ke lokasi usaha.

Pemohon juga harus berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Selain itu, masalah jaminan masih terjadi di masyarakat. Secara kebijakan pemerintah, pinjaman KUR tertentu tidak memerlukan bantuan tambahan. Namun dalam praktiknya beberapa kantor bank masih meminta jaminan sesuai penilaian masing-masing.

Melalui pemahaman brosur pinjaman KUR BRI 2026, calon debitur diharapkan dapat menghitung sendiri estimasi cicilan sekaligus menentukan jumlah pinjaman yang sesuai dengan kemampuan usaha agar pembayaran tetap lancar.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#Brosur Pinjaman KUR BRI 2026 #KUR BRI #Syarat KUR BRI #bunga KUR BRI 2026