RADAR TULUNGAGUNG - Pergerakan harga emas batangan Antam mengalami penurunan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini.
Harga emas Antam tercatat melemah Rp13.000 per gram menjadi Rp3.122.000, setelah sebelumnya berada di level yang lebih tinggi.
Ini menunjukkan adanya perbedaan yang cukup mencolok antara tren harga emas Antam dengan harga emas dunia yang justru mengalami kenaikan.
Meski harga emas Antam turun, harga emas dunia di pasar Spot tercatat terus mengalami penguatan selama lima hari berturut-turut. Pada perdagangan hari ini, harga emas dunia berada di level USD5.357 per troy ons, naik 0,64% dibandingkan dengan harga sebelumnya.
Kenaikan harga emas dunia ini turut memberikan pengaruh positif terhadap pasar emas global, namun tidak sejalan dengan pergerakan harga emas dalam negeri.
Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Tambang Emas Antam ini, yang menjadi salah satu pilihan utama bagi investor dan masyarakat Indonesia, telah mengalami penurunan sejak beberapa hari terakhir.
Meskipun harga emas dunia mengalami kenaikan, penguatan mata uang dolar AS dan kebijakan moneter global tampaknya masih mempengaruhi pergerakan harga emas lokal.
Bagi pemegang emas batangan Antam, berita ini tentu menjadi perhatian penting, karena penurunan harga emas Antam disertai dengan harga buyback oleh Antam yang juga ikut melemah.
Harga buyback emas Antam saat ini tercatat sebesar Rp2.901.000 per gram, menurun dibandingkan harga sebelumnya. Hal ini artinya, bagi mereka yang ingin menjual emas batangan Antam, mereka akan mendapatkan harga yang lebih rendah daripada sebelumnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun 16 Februari 2026, TASPEN Kediri Tegaskan Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun
Sementara itu, untuk para investor emas global, kenaikan harga emas dunia menjadi indikasi positif bagi pergerakan harga emas ke depannya.
Harga emas dunia yang mencatatkan kenaikan berturut-turut ini diperkirakan akan tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik, meskipun terdapat ketidakpastian dalam pasar domestik.
Seiring dengan volatilitas harga emas yang terus berubah, pemilik emas di Indonesia disarankan untuk memantau terus perkembangan harga emas dunia dan kondisi pasar lokal.
Meskipun harga emas dunia naik, kondisi harga emas lokal yang mengalami penurunan dapat mempengaruhi keputusan pembelian dan penjualan emas oleh masyarakat.
Editor : Manda Dwi Agustin