Peluncuran Perlinsos Digital 2026 Dijadwalkan 10 November, Begini Target Pemerintah

JAKARTA - Peluncuran Perlinsos digital 2026 direncanakan berlangsung pada 10 November oleh Presiden untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial di Indonesia. Program ini telah mencakup 514 kabupaten dan kota, dengan 11,5 juta kepala keluarga (KK) tercatat dalam sistem digitalisasi perlindungan sosial.
Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan perkembangan tersebut dalam laporan kepada Presiden. Sistem ini diharapkan membantu pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang berhak menerima bantuan dan meningkatkan transparansi penyaluran.
Ratusan Ribu Agen Bantu Pendaftaran Warga
Hingga laporan disampaikan, terdapat sekitar 775.000 agen Perlinsos yang membantu masyarakat melakukan pendaftaran. Jumlah pendaftar melalui portal digital juga disebut telah melampaui 600.000 per hari.
Capaian tersebut menjadi bagian dari uji coba digitalisasi perlindungan sosial yang dilakukan pemerintah. Sistem ini dirancang untuk mendukung proses pendataan agar bantuan lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Studi Bali Tunjukkan Perbaikan Akurasi
Hasil studi uji coba di Provinsi Bali menunjukkan exclusion error turun sebesar 24,1%. Sementara itu, inclusion error dilaporkan turun dari 4,1%, sehingga digitalisasi dinilai berpotensi memperbaiki ketepatan sasaran bantuan sosial.
Exclusion error berkaitan dengan warga yang berhak tetapi tidak menerima bantuan, sedangkan inclusion error berkaitan dengan penerima yang tidak memenuhi kriteria. Penurunan kedua jenis kesalahan tersebut menjadi salah satu alasan pengembangan sistem digital.
Meski peluncuran direncanakan pada 10 November 2026, masyarakat tetap perlu menunggu informasi resmi tentang prosedur dan persyaratan program. Tanggal peluncuran juga tidak serta-merta memastikan seluruh penerima memperoleh transfer tunai pada hari yang sama.



