RADAR TULUNGAGUNG - Dunia tinju Tanah Air kembali memanas setelah Rudi Golden Boy memberikan tanggapan tegas terkait call out yang dilontarkan oleh Paris.
Dalam pernyataannya, Rudi menilai tantangan tersebut kurang sopan karena belum disertai kesepakatan kontrak yang jelas.
Dia bahkan menyebut peluang Paris untuk menang dalam laga yang dimaksud adalah nol persen.
Rudi Golden Boy mengaku tidak mempermasalahkan tantangan secara pribadi, namun ia menyoroti cara penyampaiannya.
Menurut dia, ajakan bertarung seharusnya dilakukan secara profesional, bukan sekadar pernyataan terbuka yang memancing polemik di media sosial.
“Bukan soal berani atau tidak berani. Masalahnya, tantangannya ini kurang sopan, kontraknya belum jelas, tapi sudah keluar pernyataan ini itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan bahwa dirinya saat ini sedang mempertimbangkan berbagai hal sebelum merespons tantangan tersebut.
Dia menyebut lokasi pertandingan menjadi salah satu poin penting yang harus dibicarakan, termasuk pilihan arena yang netral.
“Kalau netral, tinggal dua: Super Knock Out atau Beyond. Tidak ada yang lain. Kecuali saya yang turun langsung,” katanya.
Dalam wawancara singkat, Rudi juga menekankan bahwa seorang atlet profesional harus menjaga etika ketika mengundang lawan bertanding.
Menurut dia, call out yang dilakukan Paris terkesan emosional dan tidak didasari perhitungan matang.
“Kalau mau mengajak tanding, ya disampaikan dengan cara yang baik. Jangan seperti ini, belum ada kontrak, belum jelas, sudah mengundang perhatian publik,” tegasnya.
Dia pun menyinggung soal netralitas lokasi pertandingan. Bagi Rudi, memilih tempat yang tidak memihak salah satu pihak sangat penting untuk menjaga sportivitas.
Meski sudah ada dua lokasi yang ia anggap netral, Rudi tetap membuka kemungkinan pembahasan lebih lanjut jika memang ada alternatif lain.
Baca Juga: Nikita Mirzani Laporkan Balik Reza Gladys, Soroti Dugaan Suap dan Kriminalisasi di Persidangan
Pernyataan Rudi yang paling menarik perhatian publik adalah soal prediksi peluang Paris jika bertarung melawannya.
Tanpa ragu, ia menyebut bahwa peluang tersebut nol persen. “Paris menang dari saya? Nol persen,” katanya singkat.
Komentar tersebut sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Sebagian mendukung keyakinan Rudi, sementara yang lain menganggap pernyataan tersebut terlalu meremehkan lawan.
Rudi sendiri mengaku tidak bermaksud merendahkan, tetapi ia menilai kemampuan dirinya dan Paris memang terpaut jauh. ****
Editor : Dharaka R. Perdana