Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sosok Wanita Rambut Biru di Pemakaman Gary Iskak Disemprot Anak Almarhum, Tingkahnya Bikin Keluarga Geram

Friesta Cahya Ramadhani • Selasa, 2 Desember 2025 | 17:25 WIB
Wanita berambut biru di pemakaman Gary Iskak jadi sorotan usai tingkahnya membuat keluarga almarhum geram.(Youtube)
Wanita berambut biru di pemakaman Gary Iskak jadi sorotan usai tingkahnya membuat keluarga almarhum geram.(Youtube)

RADAR TULUNGAGUNG – Kehadiran wanita rambut biru di pemakaman Gary Iskak menjadi sorotan besar setelah tingkahnya dianggap tidak etis oleh keluarga almarhum.

Momen tak pantas itu viral dan memicu kemarahan Sabria, anak Gary Iskak, yang langsung menyemprot perempuan tersebut karena perilakunya dinilai mengganggu prosesi pemakaman.

Peristiwa terkait wanita rambut biru di pemakaman Gary Iskak itu pertama kali terekam dalam sebuah video yang tersebar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Sabria terlihat menegur keras perempuan berambut biru yang terus merekam proses pemakaman ayahnya tanpa menunjukkan empati terhadap keluarga yang sedang berduka.

Teguran itu memicu perhatian publik dan membuat nama sosok tersebut ramai dibicarakan.

Dalam tiga paragraf awal pemberitaan ini, istilah wanita rambut biru di pemakaman Gary Iskak menjadi fokus utama karena menjadi kata kunci yang mendominasi percakapan warganet sejak insiden ini mencuat.

Berdiri di Belakang Keluarga, tapi Sibuk Rekam Konten

Perempuan berambut biru itu tampak mengenakan kacamata hitam yang diselipkan di atas kepalanya.

Sepanjang prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, ia berdiri tepat di belakang istri almarhum, Richa Novisha, serta anak-anak Gary yang tengah menangis.

Alih-alih memberi ruang untuk keluarga berduka, ia justru terlihat sibuk memegang ponsel dan merekam suasana makam.

Videonya pun kemudian diunggah ke akun TikTok pribadi, memicu kemarahan banyak pihak.

Dalam unggahan Sabria di TikTok, terlihat jelas bagaimana perempuan tersebut memprioritaskan pembuatan konten di momen yang seharusnya dipenuhi doa dan keheningan.

Sabria kemudian menyampaikan bahwa adiknya sempat terdorong akibat keberadaan perempuan itu yang tidak menjaga jarak.

Ambil Bunga Tabur Hingga Lakukan Gestur Tidak Pantas

Tidak hanya merekam, perempuan rambut biru tersebut disebut juga mengambil bunga tabur yang sebenarnya disediakan untuk keluarga inti.

“Maaf, tidak dekat dan tidak dianggap. Keluarga saya juga tidak suka,” tulis Sabria dalam video yang ia unggah.

Hal lain yang membuat keluarga semakin geram adalah gestur wanita tersebut yang dianggap tidak pantas.

Ia terlihat melakukan love sign dengan kedua tangan, lalu mengacungkan gesture saranghaeyo ke arah makam Gary Iskak.

Perilaku itu dinilai tidak sesuai dengan suasana duka dan dianggap tidak menghormati keluarga almarhum.

Keluarga menyebut tindakan itu sama sekali tidak sensitif.

Bahkan beberapa pelayat terlihat heran karena perempuan tersebut tampak seperti sedang berada di acara hiburan, bukan di pemakaman seorang sahabat atau kerabat. 

Diketahui Seorang Tiktoker dan Pernah Live Bareng Almarhum

Berdasarkan penelusuran warganet, perempuan tersebut merupakan seorang tiktoker yang cukup aktif melakukan siaran langsung.

Ia juga diketahui beberapa kali melakukan live bersama Gary Iskak semasa hidupnya.

Namun video-video kebersamaan itu tiba-tiba hilang pada 1 Desember 2025.

Penghapusan konten itu menimbulkan banyak tanda tanya.

Publik menduga perempuan itu sengaja menghapus jejak digital setelah aksinya di pemakaman menjadi kontroversi.

Akhirnya Kirim Pesan Permintaan Maaf

Setelah insiden tersebut ramai, wanita rambut biru itu akhirnya menghubungi Sabria melalui pesan pribadi.

Ia menyampaikan permintaan maaf dan mengaku telah menghapus seluruh video terkait almarhum.

“Sudah saya takedown videonya. Mohon maaf lahir batin atas segala khilaf untuk seluruh keluarga besar,” tulisnya.

Ia juga menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Gary Iskak dan berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.\

Sabria menerima permintaan maaf itu dan memberikan respons singkat.

Namun ia tetap menekankan pesan bahwa tindakan seperti itu tidak boleh terulang, baik di pemakaman siapa pun.

“Baik, terima kasih banyak. Ke depannya jangan lagi melakukan hal seperti itu di pemakaman siapa pun,” jawabnya.

Kasus Ini Jadi Pengingat Etika saat Melayat

Insiden ini menimbulkan diskusi luas mengenai etika hadir di pemakaman, terutama di era media sosial.

Banyak warganet yang menilai kehadiran konten di momen sakral seperti pemakaman harus dibatasi.

Perekaman tanpa izin dan perilaku tidak sensitif dianggap tidak menghormati keluarga yang sedang kehilangan.

Kasus ini sekaligus mengingatkan bahwa menjaga sopan santun lebih penting daripada sekadar mengumpulkan penonton atau membuat konten viral.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#gary iskak meninggal #wanita rambut biru #Pemakaman Gary Iskak #etika pemakaman