24.4 C
Tulungagung
Friday, September 30, 2022

Tiap Ramadhan dan Agustus Pengunjung Pantai Gemah Selalu Menurun

TULUNGAGUNG – Meskipun dalam nuansa akhir pekan, namun Minggu kemarin (5/9) pengunjung Pantai Gemah tidak seramai biasanya. Bahkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mencatat terjadi penurunan pengunjung dari Agustus hingga awal September. Kondisi ini diprediksi akan kembali normal pada minggu depan.

Suasana Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki Minggu sore masih terlihat ramai wisatawan yang bermain ATV hingga berenang di tepi laut. Tampak juga wisatawan berswafoto di dekat perahu milik nelayan. Terdengar beberapa kali petugas pantai menginformasikan lewat pengeras suara perihal wisatawan yang dicari keluarganya.

“Agustus itu menjadi langganan kalau pengunjung Pantai Gemah berkurang. Bisa diingat, dalam setahun Pantai Gemah agak sepi itu puasa dan Agustus. Jumat dan Sabtu lalu saja ada 1.500 pengunjung, Minggu bertambah menjadi 2.000 wisatawan,” ujar Humas Pantai Gemah, Purnomo.

Dia melanjutkan, saat puasa sepi karena masyarakat lebih fokus dengan ibadah Ramadan dan berwisata ke pantai menguras tenaga. Sedangkan saat Agustus kemarin pengunjung berkurang karena banyak kegiatan Hari Kemerdekaan di desa-desa, sehingga masyarakat banyak mendapatkan hiburan. Selain itu, banyak jalan macet yang digunakan karnaval hingga lomba baris.

Padahal pada kondisi normal, pengunjung Pantai Gemah bisa mencapai di atas 4 ribu orang tiap hari. Dari wisatawan keluarga hingga rombongan sekolah, komunitas atau perkumpulan lain yang memakai bus pariwisata. Sedangkan kemarin Minggu, hanya terlihat mobil dan motor yang menandakan wisatawan keluarga.

“Meskipun pengunjung berkurang, namun setiap Minggu jumlah wisatawan dipastikan meningkat daripada hari-hari biasanya. Tapi ya bus pariwisata tidak ada, lebih banyak kendaraan roda empat yang masuk area pantai,” terangnya.

Ketika disinggung perihal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mempengaruhi tingkat wisatawan, Purnomo merespons belum ada efek. Sebab pemberlakuan harga baru BBM masih baru berlaku Sabtu siang, bahkan kendaraan mobil dan motor banyak yang terparkir di Pantai Gemah.

Sementara itu, menurut Erika Nur Halimah wisatawa asal Kota Malang berencana berwisata ke Pantai Gemah telah sejak lama. Namun baru terealisasikan kemarin, karena diajak teman-teman yang asli Tulungagung.

“Lumayan ramai wisatawan di Pantai Gemah. Apalagi semakin sore sepertinya banyak wisatawan datang untuk melihat matahari terbenam,” ungkapnya.(jar/din)






Reporter: Binti Ayyul Husnaini

TULUNGAGUNG – Meskipun dalam nuansa akhir pekan, namun Minggu kemarin (5/9) pengunjung Pantai Gemah tidak seramai biasanya. Bahkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mencatat terjadi penurunan pengunjung dari Agustus hingga awal September. Kondisi ini diprediksi akan kembali normal pada minggu depan.

Suasana Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki Minggu sore masih terlihat ramai wisatawan yang bermain ATV hingga berenang di tepi laut. Tampak juga wisatawan berswafoto di dekat perahu milik nelayan. Terdengar beberapa kali petugas pantai menginformasikan lewat pengeras suara perihal wisatawan yang dicari keluarganya.

“Agustus itu menjadi langganan kalau pengunjung Pantai Gemah berkurang. Bisa diingat, dalam setahun Pantai Gemah agak sepi itu puasa dan Agustus. Jumat dan Sabtu lalu saja ada 1.500 pengunjung, Minggu bertambah menjadi 2.000 wisatawan,” ujar Humas Pantai Gemah, Purnomo.

Dia melanjutkan, saat puasa sepi karena masyarakat lebih fokus dengan ibadah Ramadan dan berwisata ke pantai menguras tenaga. Sedangkan saat Agustus kemarin pengunjung berkurang karena banyak kegiatan Hari Kemerdekaan di desa-desa, sehingga masyarakat banyak mendapatkan hiburan. Selain itu, banyak jalan macet yang digunakan karnaval hingga lomba baris.

Padahal pada kondisi normal, pengunjung Pantai Gemah bisa mencapai di atas 4 ribu orang tiap hari. Dari wisatawan keluarga hingga rombongan sekolah, komunitas atau perkumpulan lain yang memakai bus pariwisata. Sedangkan kemarin Minggu, hanya terlihat mobil dan motor yang menandakan wisatawan keluarga.

“Meskipun pengunjung berkurang, namun setiap Minggu jumlah wisatawan dipastikan meningkat daripada hari-hari biasanya. Tapi ya bus pariwisata tidak ada, lebih banyak kendaraan roda empat yang masuk area pantai,” terangnya.

Ketika disinggung perihal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mempengaruhi tingkat wisatawan, Purnomo merespons belum ada efek. Sebab pemberlakuan harga baru BBM masih baru berlaku Sabtu siang, bahkan kendaraan mobil dan motor banyak yang terparkir di Pantai Gemah.

Sementara itu, menurut Erika Nur Halimah wisatawa asal Kota Malang berencana berwisata ke Pantai Gemah telah sejak lama. Namun baru terealisasikan kemarin, karena diajak teman-teman yang asli Tulungagung.

“Lumayan ramai wisatawan di Pantai Gemah. Apalagi semakin sore sepertinya banyak wisatawan datang untuk melihat matahari terbenam,” ungkapnya.(jar/din)






Reporter: Binti Ayyul Husnaini

Artikel Terkait


Most Read


Artikel Terbaru

/