Anggrek Bulan hingga Kuping Gajah, Ini Rahasia Merawat Anggrek agar Rajin Berbunga !

LEMBANG - Anggrek bulan hingga anggrek kuping gajah memiliki karakter dan kebutuhan perawatan berbeda yang perlu diketahui sebelum dipelihara.
Di Kebun Anggrek Bandung, Lembang, Jawa Barat, beragam koleksi memperlihatkan bahwa tanaman anggrek tidak hanya menarik karena bunganya, tetapi juga karena bentuk daun, pola warna, dan cara tumbuhnya. Dengan memahami kebutuhan cahaya dan media tanam, pencinta tanaman bisa memilih jenis anggrek yang sesuai dengan kondisi rumah.
Kebun yang berada di kawasan Teras Lembang, Land of Wakaf tersebut membudidayakan berbagai kelompok anggrek, mulai dari Phalaenopsis, Dendrobium, Cattleya, Oncidium, Bulbophyllum, hingga Paphiopedilum. Sejumlah jenis berasal dari Indonesia, sedangkan lainnya merupakan hasil budidaya dan persilangan.
Baca Juga: Kalender Jawa Lengkap dengan Wuku dan Ringkel, Ini Cara Memahami Kotak Angka dalam Satu Windu
Anggrek Bulan Cocok untuk Pemula
Phalaenopsis atau anggrek bulan menjadi salah satu pilihan yang direkomendasikan bagi orang yang baru mulai mengoleksi anggrek. Tanaman ini memiliki daun lebar dan bunga yang hadir dalam berbagai warna, seperti putih, merah muda, ungu, dan kuning.
Corak bunganya pun beragam. Ada tipe berwarna polos atau solid color, berbintik yang dikenal sebagai spotted, serta bergaris atau stripe. Sebagian anggrek juga memiliki labelum atau bagian bunga yang menyerupai lidah dengan warna dan bentuk khas.
Di Kebun Anggrek Bandung, anggrek bulan dijual mulai sekitar Rp115 ribu untuk tipe bunga kecil. Tanaman dengan bunga besar atau karakter tertentu ditawarkan pada kisaran Rp125 ribu hingga Rp150 ribu.
Keunggulan lainnya adalah masa mekar yang relatif panjang. Menurut penjelasan pengelola kebun, bunga anggrek bulan dapat bertahan sekitar tiga hingga lima bulan, bergantung pada kondisi tanaman dan lingkungannya.
Setelah bunga gugur, tanaman yang sehat dan memperoleh perawatan sesuai kebutuhan dapat kembali berbunga. Namun, waktu munculnya bunga baru tidak selalu sama pada setiap tanaman.
Jangan Sembarangan Menjemur Anggrek
Salah satu hal penting dalam merawat anggrek adalah memahami kebutuhan cahaya. Anggrek bulan menyukai tempat terang dengan cahaya tidak langsung. Tanaman ini tidak cocok terus-menerus terkena terik matahari karena daunnya berisiko mengalami kerusakan.
Untuk penyiraman, pengelola kebun menjelaskan bahwa anggrek bulan yang ditanam dalam pot dapat disiram sekitar empat hari sekali sebagai gambaran perawatan di kebun. Frekuensinya tetap perlu disesuaikan dengan kelembapan media, sirkulasi udara, suhu, dan kondisi akar.



